Polisi Selundupkan 52,90 Kg Sabu di Dumai, Polri: Ditindak Tegas hingga Pemecatan

Anggota Kepolisian berjaga di dekat barang bunti narkotika saat rilis pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di Gedung BNN RI, Jakarta, Kamis, 14 Juli 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W'

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI akan menindak tegas anggotanya yang ditangkap Badan Narkotika Nasional atau BNN karena menyelundupkan 52,90 kilogram sabu dari Malaysia ke Indonesia. Anggota Polri berinisial E itu ditangkap bersama seorang warga sipil di Dumai, Riau pada Jumat, 8 Juli 2022.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan mengatakan tindak pidana narkoba adalah kejahatan luar biasa. Pimpinan Polri, kata dia, tak main-main dengan penyalahgunaan narkoba.

"Ditindak tegas itu proses peradilan umum, jadi dia dipidanakan bahkan sampai ke proses PTDH (pemecatan tidak dengan hormat), pemecatan," ujar Ramadhan di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 14 Juli 2022. 

Ramadhan memastikan E bukan dari satuan reserse narkotika. Sampai saat ini Propam Polri masih menyelidiki peran E dalam penyelundupan puluhan kilogram sabu itu. 

Dia mengatakan, Polri masih menunggu persidangan terhadap E untuk menentukan hukuman yang dibeikan. "Tentu nanti akan diikuti sidang etik ya," kata Ramadhan.

Sementara itu Deputi Pemberantasan BNN Kenedy mengungkapkan, E ditangkap di dalam mobilnya yang diparkir di halaman hotel kawasan Dumai. Saat dibekuk, E sedang membawa narkoba jenis sabu seberat 52,90 kilogram yang dibungkus dalam kemasan teh Cina berwarna hijau serta dikamuflasekan ke dalam kardus berisi rambutan.

Kepada petugas, E mengaku barang narkotika tersebut hendak dibawa bersama warga sipil berinisial Y yang saat itu masih menunggu di kamar hotel. Polisi kemudian menangkap Y tak lama setelah mendapatkan informasi itu. 

"Narkotika jenis sabu miliki jaringan sindikat internasional ini dikirim dari Sungai Pelek Selangor, Malaysia, menuju Pelabuhan Laut Dumai, dan rencananya akan dibawa ke Pekanbaru, Riau," kata Kenedy. 

Selain anggota Polri, BNN juga menangkap tiga anggota TNI di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Selasa, 5 Juli 2022. Ketiga tersangka berinisal MS, BH, dan J membantu seorang warga sipil berinisial L menyelundupkan ganja seberat 61,10 kilogram ganja dari Aceh ke Jakarta.

Kenedy menerangkan, ganja-ganja itu dikemas ke dalam 67 bungkus plastik dan dikirim ke Jakarta menggunakan tiga dus besar. Lebih lanjut, L yang bekerja sebagai kepala gudang ekspedisi pengiriman bakal meneruskannya kepada tiga anggota TNI itu. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (2), pasal 112 (2) jo pasal 132 (2). Pasal 111 ayat (2) jo Pasal 132 (2) Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Para tersangka terancam dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

 Baca juga: BNN Tangkap Anggota TNI dan Polri Penyelundup Puluhan Kilogram Sabu dan Ganja

M JULNIS FIRMANSYAH 

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

1 hari lalu

KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

KontraS menyatakan setidaknya ada empat argumentasi mengapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan.


TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

2 hari lalu

TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

TPNPB menyatakan pembakaran kantor Distrik Paniai Utara sebagai awal perang terhadap pemerintah Indonesia.


KKB Diduga Serang Pekerja di Jalan Trans Papua Barat, TNI dan Polri Masih Cari Korban Tewas

3 hari lalu

KKB Diduga Serang Pekerja di Jalan Trans Papua Barat, TNI dan Polri Masih Cari Korban Tewas

TNI dan Polri masih mencari jasad empat warga sipil korban terduga serangan oleh KKB kepada 12 pekerja jalan Trans-Papua


Dibebaskan dari Tuduhan Penggunaan Narkoba, Lee Sang Bo: Masih Berjuang Pulih

3 hari lalu

Dibebaskan dari Tuduhan Penggunaan Narkoba, Lee Sang Bo: Masih Berjuang Pulih

Hasil tes urin menunjukkan negatif narkoba, Lee Sang Bo bersyukur namun masih harus berjuang untuk sembuh dari depresinya.


Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

3 hari lalu

Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

Edi Hasibuan mengatakan pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bermakna bangun sinergi.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

3 hari lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

4 hari lalu

Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

Komnas HAM meminta TNI mengevaluasi keberadaan Brigif Raider 20 di Timika, Papua. Permintaan ini merupakan yang pertama dari Komnas untuk TNI.


Feud Between Two Generals of TNI

4 hari lalu

Feud Between Two Generals of TNI

Effendi Simbolon, a member of DPR revealed the dispute between Indonesian Military or TNI Commander Gen. Andika Perkasa and Gen. Dudung Abdurachman.


Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

4 hari lalu

Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

Putri mendiang Imam S Arifin, berinisial RDA, ditangkap polisi karena diduga mencuri belasan sepeda motor.


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

4 hari lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.