Brigadir J Tewas Jumat Baru Diungkap Senin, Polri: karena Ada Momen Idul Adha

Reporter

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Pol Ahmad Ramadhani didampingi Kepala Bagian Penerangan Umum (Kapagpenum) Kombes Pol Gatot Repli Handoko memberikan keterangan pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Senin, 4 April 2022. Dalam kasus ini diduga turut melibatkan ribuan member dengan nilai investasi mencapai Rp1,2 triliun. Di mana dari empat tersangka, tiga diantaranya RPW, MU, JHP telah ditahan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan menjelaskan alasan kepolisian baru mengungkap kasus baku tembak Brigadir J dan Bharada E ke publik Senin 11 Juli 2022 padahal kejadiannya pada Jumat 8 Juli 2022. 

Ramadhan berdalih hari berikutnya bertepatan pada momentum Hari Raya Idul Adha. Walau begitu, dia mengklaim polisi tetap sigap menangani kasus.

“Saat kasus itu terjadi, polisi segera menangani kasus tersebut yang prinsipnya adalah ketika ada kasus terjadi dengan cepat polisi langsung mendatangi TKP, langsung mengolah TKP dan melakukan tindakan-tindakan sesuai prosedur,” tuturnya saat konferensi pers di Mabes Polri, Rabu, 13 Juli 2022.

Ramadhan hanya menegaskan kembali bahwa institusinya serius menangani kasus yang tengah jadi sorotan publik ini. Dia ingin publik tetap bersabar menunggu hasil dari penyelidikan.

Soal status kasus, polisi telah menaikan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Olah tempat kejadian perkara juga telah dilakukan oleh Badan Reserse Kriminal di rumah Inspektur Jenderal Ferdy Sambo.

Ditanya soal kejanggalan di jasad Brigadir J, Ramadhan juga enggan merincikan lebih lanjut. Sebab beberapa pihak dan termasuk pihak keluarga diberitakan ragu soal penembakan terhadap Brigadir J.

Polri, kata Ramadhan, berkomitmen mengusut kasus ini hingga menemui titik terang dan tuntas. “Seperti yang disampaikan Kapolri, kita serius. Sampai Kapolri membentuk tim khusus ini untuk menghilangkan keraguan di masyarakat,” katanya.

Soal kejanggalan kronologis yang diceritakan oleh Ramadhan, dirinya mengatakan informasi yang disampaikan adalah pembaruan informasi dari sebelumnya. Dia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan penjelasan saat hari pertama pada siang dan malam hari Senin lalu.

“Jadi jangan digiring ada perbedaan. Yang berbeda itu penjelasan orang-orang atau isu liar, itu berbeda. Kalau penjelasan media, itu harus sama,” tuturnya.

Baca: Polisi Belum Terima Informasi Resmi soal Peretasan WhatsApp Keluarga Brigadir J






Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Nanti Kami Update

5 jam lalu

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Nanti Kami Update

Polri mengatakan panitia sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan sedang dibentuk. Belum diketahui kapan akan digelar sidang etiknya pekan ini.


Profil Kapolres Jakarta Selatan Ade Ary, Pengganti Kombes Budhi Herdi Susianto yang Tersandung Ferdy Sambo

10 jam lalu

Profil Kapolres Jakarta Selatan Ade Ary, Pengganti Kombes Budhi Herdi Susianto yang Tersandung Ferdy Sambo

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memutasi Kombes Ade Ary Syam Indradi jadi Kapolres Metro Jakarta Selatan, pengganti Kombes Budhi Herdi Susianto.


Kapolri Mutasi 30 Perwira, Kombes Ade Ary Syam Jabat Kapolres Metro Jaksel

12 jam lalu

Kapolri Mutasi 30 Perwira, Kombes Ade Ary Syam Jabat Kapolres Metro Jaksel

Pada 22 Agustus, Kapolri juga telah menerbitkan surat telegram memutasi 24 personel Polri yang sebagian besar terlibat dalam kasus Brigadir J.


DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

13 jam lalu

DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini bersama personel gabungan Pemerintah Kota, TNI, Polri, dan komunitas menjalankan gerebek lumpur di Waduk Pluit.


Jelang Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Apa Perannya Dalam Kasus Ferdy Sambo?

14 jam lalu

Jelang Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Apa Perannya Dalam Kasus Ferdy Sambo?

Sidang etik terhadap Mantan Karopaminal Polri, Brigjen Hendra Kurniawan rencananya akan dilangsungkan pada pekan ini. Perwira tinggi Polri ini diduga melakukan pelanggaran perintangan atau obstruction of justice pada kasus pembunuhan Nofriyansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.


Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

15 jam lalu

Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

Untuk mengusut penyebab ledakan, Polri mengerahkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Solo dan dibantu Satgaswil Densus 88


Jebakan Batman Polisi Lalu Lintas Harus Dihentikan, Lemkapi: Tindak Tegas Pelanggar

1 hari lalu

Jebakan Batman Polisi Lalu Lintas Harus Dihentikan, Lemkapi: Tindak Tegas Pelanggar

Edi Hasibuan mengatakan, Polisi Lalu Lintas (Polantas) merupakan baromater pelayanan Polri sehingga jebakan batman pengguna jalan harus dihentikan.


Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

2 hari lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

2 hari lalu

Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

Ipda Arsyad Daiva Gunawan merupakan salah satu personil yang mengolah TKP pembunuhan Brigadir J.


Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

3 hari lalu

Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

Komnas HAM dinilai perlu mengoptimalkan wewenangnya dalam penyelidikan pro justitia atas kasus pembunuhan Brigadir J.