PDIP Jamin Ganjar Kalah di Jateng Jika Nekat Nyapres dari Partai Lain

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Pacul Wuryanto ditemui di kantor PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Desember 2019. TEMPO/Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak akan menang di provinsi asalnya, seandainya nekat maju sebagai calon presiden atau capres dari partai lain.

"Ini kami bicara umpama, ya, saya tidak ingin mendahului. Umpamanya Pak Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDI Perjuangan, tidak dapat rekomendasi (capres) dari PDIP, lalu dicalonkan partai lain, saya pastikan di Jawa Tengah tidak akan dapat 30 persen. Pasti kegulung. Kalau dia dapat 30 persen saja, sudah hebat," ujar Bambang ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 12 Juli 2022.

Adapun Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang menjadi 'kandang banteng'. Jawa Tengah merupakan lumbung suara yang menjadi penentu kemenangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam dua pemilu sebelumnya. Pada Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf unggul telak sebesar 77,26 persen atau 16,7 juta suara dengan kemenangan di seluruh wilayah Jawa Tengah. Sementara pesaingnya hanya memperoleh 22,74 persen atau 4,9 juta suara.

Menurut Bambang, pengaruh PDIP sangat kuat di Jawa Tengah. Ia memastikan siapa pun calon yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024 akan menang di Jawa Tengah. "Kenapa Bambang Pacul bisa ngomong begitu? karena infrastruktur kami sudah siap. Kalau bahasa menterengnya, infrastruktur tempur kita sudah siap," kata Ketua Komisi III DPR RI itu.

Untuk itu, Bambang mengingatkan semua kader untuk manut mendukung siapa pun capres yang diputuskan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut Bambang, pilihan Megawati pasti yang paling tepat.

"Ganjar itu dulu waktu Pilgub 2013, siapa yang mengira dia dapat rekomendasi? Enggak punya duit, nama juga enggak ada. Jangankan elektabilitas, popularitas juga enggak kelihatan. Tapi itu diputusin Ibu (Megawati) sendiri," ujar dia.

Bambang bercerita, Ketua DPP PDIP Puan Maharani turut berperan menyokong Ganjar ketika maju di Pilgub Jateng. "Mbak Puan itu yang minta memimpin pertempuran di Jawa Tengah setelah Ganjar yang ditetapkan. Lalu ibu mengizinkan Mbak Puan. Tapi kata ibu, 'Kalau sampai kalah, ku sembelih kau, Puan. Bayangkan, itu di dalam rapat resmi loh disampaikan. Maka ketika Ganjar mau ugal-ugalan, kualat nanti. Ini saya true story, loh," tuturnya.

Adapun PDIP sampai saat ini belum memutuskan siapa sosok capres yang akan diusung di Pilpres 2024. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa urusan capres merupakan hak prerogatif yang diberikan kepadanya dalam Kongres PDIP 2019 lalu.

Megawati meminta semua pihak bersabar menunggu pengumuman Capres PDIP. Menurutnya, PDIP tidak ingin buru-buru tanpa pertimbangan matang. Toh, ujar dia, Pemilihan Presiden 2024 masih dua tahun lagi.

"Ya, sabarlah sedikit. Kan, masih lama, dua tahun lagi, ya, boleh, dong, saya umpetin aja dulu. Saya sebagai ketua umum harus berhitung, dan perhitungan saya belum selesai," ujar Megawati di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Kamis, 23 Juni 2022.

Sementara PDIP belum menentukan calon, Partai NasDem sudah colong start menetapkan tiga kandidat bakal calon presiden, salah satunya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dua lainnya yakni; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Ganjar Pranowo enggan berkomentar banyak soal rekomendasi tersebut. Ia mengucapkan terima kasih, namun menegaskan bahwa dirinya tetap kader PDIP. Dan keputusan capres PDIP, kata Ganjar, menunggu titah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. "Saya terima kasih mendapatkan kehormatan itu (dari NasDem), tapi saya PDI Perjuangan," kata Ganjar medio Juni lalu.

DEWI NURITA

Baca juga: PDIP Yakin Menang Pemilu 2024 Meski Tak Bisa Lagi Jual Jokowi






Ganjar Pranowo Umumkan UMK 2023: Semarang Tertinggi, Banjarnegara Terendah

7 jam lalu

Ganjar Pranowo Umumkan UMK 2023: Semarang Tertinggi, Banjarnegara Terendah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengumumkan upah minimum kabupaten atau kota atau UMK yang akan berlaku pada tahun 2023. SImak rinciannya.


Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Singgung Soal RKUHP, Ini Kata Anggota DPR

8 jam lalu

Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Singgung Soal RKUHP, Ini Kata Anggota DPR

Anggota DPR Arteria Dahlan menilai peristiwa bom polsek Astana Anyar tak ada hubungannya dengan protes soal RKUHP.


Ketua Komisi Hukum DPR Sebut Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Korban Keyakinan

10 jam lalu

Ketua Komisi Hukum DPR Sebut Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Korban Keyakinan

Pelaku bom Polsek Astana Anyar disebut sebagai korban keyakinan.


Safari Politik di Aceh, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu

15 jam lalu

Safari Politik di Aceh, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, mengatakan seorang warga sipil melaporkan bakal capres NasDem Anies Baswedan, karena aksi kampanye di Aceh 2 Desember


Ajak Masyarakat Uji Materi RKUHP di MK, Menkumham Sebut Hakimnya Tak Perlu Diragukan

1 hari lalu

Ajak Masyarakat Uji Materi RKUHP di MK, Menkumham Sebut Hakimnya Tak Perlu Diragukan

Menkumham menilai independensi hakim Mahkamah Konstitusi tak perlu diragukan untuk menguji materi RKUHP.


Menkumham Tak Mau Nasihat Pendemo RKUHP di DPR: Enggak Ada Gunanya

1 hari lalu

Menkumham Tak Mau Nasihat Pendemo RKUHP di DPR: Enggak Ada Gunanya

Menkumham Yasonna Laoly menyatakan tak ada gunanya memberikan nasihat kepada para penolak pengesahan RKUHP.


RKUHP Disahkan DPR, Mahfud Md: Bagus

1 hari lalu

RKUHP Disahkan DPR, Mahfud Md: Bagus

Menkopolhukam Mahfud Md menilai pengesahan RKUHP hari ini sudah bagus.


Pengesahan RKUHP, Diwarnai Aksi Protes Pendirian Tenda di Depan Gedung DPR

1 hari lalu

Pengesahan RKUHP, Diwarnai Aksi Protes Pendirian Tenda di Depan Gedung DPR

DPR dan pemerintah tetap mengesahkan RKUHP meskipun mendapatkan tentangan dari berbagai pihak.


RKUHP Disahkan, Menkumham Janji Akan Sosialisasikan ke Berbagai Pihak

1 hari lalu

RKUHP Disahkan, Menkumham Janji Akan Sosialisasikan ke Berbagai Pihak

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berjanji akan mensosialisasikan RKUHP yang baru disahkan ke berbagai pihak.


Sandiaga Bikin 100 Paket Wisata Agar Orang Indonesia Tak Liburan ke Luar Negeri saat Nataru

1 hari lalu

Sandiaga Bikin 100 Paket Wisata Agar Orang Indonesia Tak Liburan ke Luar Negeri saat Nataru

Sandiaga berharap paket wisata ini membuat para wisatawan Nusantara memilih melancong ke dalam negeri ketimbang luar negeri.