Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam Polri, Kompolnas: Tindakan Bharada E harus Dilindungi

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) adakan konpres soal Revisi UU antiterorisme Andrea H Poeloengan, Bekto Suprapto Sekretaris, Poengky Indarti, Benediktus Bambang Nurhadi di gedung Kompolnas, 2 Juni 2017. TEMPO/Albert

TEMPO.CO, Jakarta -  Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas mengikuti perkembangan kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo dengan berpegang pada pernyataan Divisi Humas Polri.

Dalam pernyataannya Divisi Humas menyebut latar belakang penembakan terhadap Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J adalah karena pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Anggota Kompolnas Poengky Indarti mengatakan tindakan Bharada E yang terlibat baku tembak dengan Brigadir J karena terjadinya pelecehan terhadap istri Kadiv Propam Polri harus dilindungi.

"Kami berpendapat bahwa korban kekerasan seksual dan orang yang melindungi korban kekerasan seksual harus dilindungi," kata Indarty seperti dikutip dari Antara, Selasa, 12 Juli 2022.

Menurut dia, kasus pelecehan masuk dalam kategori kekerasan seksual, yang dapat menyerang perempuan di mana saja, kapan saja, dapat menimpa perempuan siapa saja.

"Dan tindakan keji tersebut dapat dilakukan oleh orang-orang yang kita kenal," katanya.

Bharada E yang merupakan ajudan Kadiv Propam datang setelah mendengar teriakan minta tolong istri Kadiv Propam. Tetapi kedatangan Bharada E malah disambut tembakan senjata oleh Brigadir J, sehingga Bharada E balas menembak untuk membela diri.

"Kami menganggap pemicu kasus ini adalah terjadinya pelecehan dan ancaman kekerasan todongan pistol oleh Brigadir J kepada istri Kadiv Propam selaku korban, yang diikuti dengan serangan Brigadir J kepada Bharada E yang berupaya menyelamatkan korban," ujar Indarti.

Ia berharap dari kasus ini, masyarakat sabar menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Propam dan Polres Jakarta Selatan.

"Kami mendukung pemeriksaan yang profesional, transparan dan akuntabel dalam kasus ini," ujar dia.

Peristiwa polisi tembak polisi itu terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo pada Jumat sore, 8 Juli 2022.

Berdasarkan keterangan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam Polri dan menodongkan pistol di dalam kamar pribadinya.

Kejadian itu membuat istri Kadiv Propam Polri berteriak hingga didengar Bharada E yang berada di lantai dua rumah itu.

Mengetahui kejadian itu, Bharada E turun ke lantai dua dan sempat menanyakan ada apa, namun pertanyaannya dibalas dengan tembakan oleh Brigadir J.

Posisi masih berada di tangga, Bharada E membalas tembakan yang dilakukan Brigadir J ke arahnya. Tembakan Bharada E sebanyak lima tembakan mengenai tubuh Brigadir J yang mengalami tujuh luka tembakan.

Menurut Ramadhan, Brigadir J menembak sebanyak tujuh kali kepada Bharada E, sedangkan Bharade E melepaskan lima tembakan, tapi ada satu tembakan yang mengenai dua bagian tubuh, sehingga ditubuhnya ditemukan tujuh luka tembak.

Secara pidana kasus ini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan sesuai locus delicti atau tempat kejadian perkara.

Sementara itu, Bharada E telah ditahan Divisi Propam Polri, sedangkan jenazah Brigadir J telah dipulangkan ke kampung halamannya di Jambi.

Baca juga: Sore Berdarah di Rumah Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

12 jam lalu

Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan jaminan keamanan jaksa yang menutaskan berkas Ferdy Sambo


Mahfud Md Soal Reformasi Polri: Bandar Judi Tersangka, Wewenang Propam Dipecah

1 hari lalu

Mahfud Md Soal Reformasi Polri: Bandar Judi Tersangka, Wewenang Propam Dipecah

Reformasi, kata Mahfud MD, terutama menyangkut masalah kultural, seperti hedonisme, gaya hidup mewah, dan judi yang melibatkan anggota kepolisian.


Setengah Hati Mengusut Kasus Turunan Ferdy Sambo Cs

1 hari lalu

Setengah Hati Mengusut Kasus Turunan Ferdy Sambo Cs

Sejumlah kasus turunan Ferdy Sambo masih menjadi misteri. Mulai dari Konsorsium 303 hingga keterlibatan 3 kapolda.


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

1 hari lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Tragedi Kanjuruhan, YLBHI Sebut Ada Pelanggaran Penanganan Massa Oleh Polisi

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, YLBHI Sebut Ada Pelanggaran Penanganan Massa Oleh Polisi

YLBHI menyebut ada pelanggaran penanganan massa oleh polisi sehingga Tragedi Kanjuruhan memakan korban hingga 129 orang.


5 Fakta Kasus Ferdy Sambo Cs: P21, Ferdi Diansyah, dan Konsorsium 303

1 hari lalu

5 Fakta Kasus Ferdy Sambo Cs: P21, Ferdi Diansyah, dan Konsorsium 303

Pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs menambahkan beberapa kasus P21, Ferdy Diansyah, dan konsorsium 303.


Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

2 hari lalu

Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

Jaksa akan menggabungkan dua perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan kasus obstruction of justice.


Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

2 hari lalu

Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akhirnya ditahan karena pembunuhan Brigadir J. Kak Seto minta negara melindungi anak Putri dan Sambo.


Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

2 hari lalu

Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

Jika keluarga Putri Candrawathi tidak mampu merawat anak tersebut, negara bisa mengambil alih peran orang tua.


Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Digelar Pekan Depan

2 hari lalu

Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Digelar Pekan Depan

Kapolri Listyo Sigit juga memastikan pelimpahan berkas perkara kasus pembunuhan Brigadir J berjalan lancar.