Mabes Polri Beberkan Aset Hasil Kejahatan KSP Indosurya Senilai Rp 466 Miliar

Reporter

Editor

Febriyan

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan (kiri) menunjukkan foto Direktur Operasional KSP Indosurya Suwito Ayub saat rilis pengungkapan penipuan dan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 1 Maret 2022. Dittipideksus Bareskrim Polri menahan pendiri sekaligus Ketua KSP Indosurya Cipta Henry Surya dan Direktur Keuangan KSP Indosurya Cipta June Indria serta menetapkan Direktur Operasional KSP Indosurya Suwito Ayub masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena mangkir dalam pemanggilan untuk dimintai keterangan pada pekan lalu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah membeberkan sejumlah aset milik Henry Surya, pendiri Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Indosurya Cipta, yang  telah disita oleh penyidik. Aset-aset itu disebut bernilai total Rp 466 miliar. 

Nurul menyatakan bahwa polisi saat ini menangani dua laporan terhadap Henry Surya. Aset bernilai Rp 466 miliar itu disita terkait penanganan kasus dalam laporan pertama.

"Pertama, sesuai dengan laporan polisi Nomor LPB.0125.III.2020.Bareskrim tanggal 3 Maret 2020 merupakan berkas lama telah dilakukan penyitaan terhadap aset hasil tindak pidana dengan total Rp 466 miliar," kata Nurul kepada wartawan di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Senin, 11 Juli 2022.

Aset tersebut adalah empat unit apartemen senilai Rp 60 miliar, dua unit apartemen dua lantai dengan nilai Rp 6 miliar, dua unit kantor apartemen bernilai Rp 15 miliar, tiga lantai apartemen Sudirman suites bernilai Rp 300 miliar, dua unit apartemen Pakuwon Surabaya bernilai Rp 10 miliar, empat unit ruko bussines longue Rp 50 miliar, 12 unit apartemen sapron senilai Rp 20 miliar, dan satu unit ruko Garden City Rp 5 miliar.

"Saat ini, laporan polisi tersebut sedang dalam proses melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum," ujarnya.

Berikutnya, terkait laporan polisi Nomor LPB.0204.IV.2022.SCKT Bareskrim Polri tanggal 27 April 2022 merupakan berkas baru pelapor A, korban Hendra Kusuma Karnoto dan kawan-kawan sebanyak 165 orang dengan nilai total kerugian Rp 800 miliar.

"Tersangka HS selaku pendiri dan ketua KSP Indosurya 2012 - 2016, serta pengendali 2016-2020 patut diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan cara menghimpun dana nasabah melalui marketing dengan bunga keuntungan tinggi, yaitu 8-11 persen," ujarnya.

Setalah dana nasabah terkumpul, kata Nurul, digunakan untuk kepentingan pribadi Henry Surya dan perusahaannya, sehingga pada saat jatuh tempo, tidak dapat dicairkan atau gagal bayar.

Berdasarkan alat bukti keterangan saksi, serta petunjuk yang diperoleh dalam proses penyidikan, maka Bos KSP Indosurya telah ditetapan sebagai tersangka dan dilakukan upaya paksa berupa penangkapan pada Kamis, 7 Juli 2022.

"Dan telah dilakukan upaya penahanan selama 20 hari terhitung mulai 8 Juli 2022 sampai dengan 27 Juli 2022 di rumah tahanan Bareskrim Polri," kataya.

Adapun pasal yang disangkakan kepada tersangka Henry Surya, yaitu pasal 378 KUHP dan/atau pasal 372 KUHP, dan pasal 3,pasal 4, pasal 5, pasal 6, juncto pasal 10 UU No. 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak 10 miliar.

"Rencana selanjutnya penyidik akan meminta keterangan saksi saksi dan saksi ahli, penyitaan barang bukti lain hasil kejahatan, menyelesaikan proses pemberkasan, serta koordinasi dengan JPU," kata Kombes Nurul.






Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

6 jam lalu

Anggota DPRD Bantul Yang Ditangkap Polisi Diduga Berkaitan Jasa Makelar CPNS

Anggota DPRD yang juga menjabat Ketua Komisi D itu ditangkap paksa Polda DIY sejak Jumat, 30 September 2022.


Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko Ditangkap Polisi Karena Kasus Penipuan

2 hari lalu

Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko Ditangkap Polisi Karena Kasus Penipuan

Anggota DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko disebut menipu seseorang sehingga mengalami kerugian sejumlah Rp 150 juta.


Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

2 hari lalu

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

Pemilik toko online mengiming-imingi korban akan mendapat komisi 10 persen dari transaksi. Kini anak-anak itu dikejar penagih utang.


Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

3 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

Mahfud MD menjamin pemeriksaan Lukas Enembe sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, termasuk memberikan perlindungan hukum kepadanya jika tak salah


Mabes Polri Bilang Bareskrim Tak Temukan Adanya Konsorsium 303

3 hari lalu

Mabes Polri Bilang Bareskrim Tak Temukan Adanya Konsorsium 303

Konsorsium 303 disebut-sebut sebagai jaringan judi online yang diduga melibatkan Ferdy Sambo serta pejabat tinggi Polri.


Bareskrim Polri Usut 4 Kasus Robot Trading dengan Kerugian Korban Rp 25 Miliar

5 hari lalu

Bareskrim Polri Usut 4 Kasus Robot Trading dengan Kerugian Korban Rp 25 Miliar

Bareskrim Mabes Polri sedang menyidik empat perkara robot trading yang merugikan korban hingga Rp 25 Miliar.


Korban Kasus KSP Indosurya 23 Ribu Orang, Kejagung: Kerugian Terbesar dalam Sejarah Rp 106 Triliun

5 hari lalu

Korban Kasus KSP Indosurya 23 Ribu Orang, Kejagung: Kerugian Terbesar dalam Sejarah Rp 106 Triliun

Kerugian dalam kasus KSP Indosurya disebut Kejaksaan Agung sebagai yang terbesar dalam sejarah yaitu Rp 106 triliun dengan 23 ribu korban.


Pengacara Terjerat Kasus Penipuan, IPW: Penyidik Polres Jakarta Barat Main Mata?

6 hari lalu

Pengacara Terjerat Kasus Penipuan, IPW: Penyidik Polres Jakarta Barat Main Mata?

Pengacara berinisial NR (46) yang terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan disebut tak kooperatif dalam menjalani proses hukum.


Unggah Foto Terduga Pelaku Penipuan, Jessica Iskandar: Kamu di Mana Sekarang?

6 hari lalu

Unggah Foto Terduga Pelaku Penipuan, Jessica Iskandar: Kamu di Mana Sekarang?

Jessica Iskandar mengajukan berbagai pertanyaan untuk mantan rekan bisnisnya dan memberikan sindiran mengenai mobilnya yang raib.


KPK akan Dalami Dugaan TPPU Lukas Enembe di Kasino

7 hari lalu

KPK akan Dalami Dugaan TPPU Lukas Enembe di Kasino

KPK akan mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe di kasino.