Apa Itu Filantropi dan Bagaimana Sejarahnya?

Reporter

Editor

Nurhadi

Sorak anak Gaza ketika Paman ACT datang bawa air bersih.Sumber: Aksi Cepat Tanggap

TEMPO.CO, Jakarta - Saat ini tengah ramai diperbincangkan kasus dugaan penyelewengan dana donasi masyarakat oleh lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dugaan penyelewengan itu diungkap majalah Tempo edisi 2 Juli 2022. ACT merupakan salah satu lembaga filantropi yang ada di Indonesia. Lantas, apa itu filantropi dan bagaimana sejarahnya?

Secara sederhana, filantropi dapat diartikan sebagai tindakan sukarela dan kedermawanan yang dilakukan untuk kepentingan publik. Jika ditarik ke belakang, sejarah filantropi di Indonesia bermula dari unsur filantropi tradisional yang bersumber dari agama, terutama Kristen dan Islam. Filantropi keagamaan di Indonesia ini terkait dengan kegiatan misionaris serta dakwah.

Chusnan Jusuf, peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (Puslitbang Kesos), dalam karya ilmiahnya berjudul Filantropi Modern untuk Pembangunan Sosial, menyebut ada dua bentuk filantropi berdasarkan sifatnya, yakni filantropi tradisional dan filantropi modern. 

Filantropi tradisional merupakan filantropi berbasis belas kasihan yang pada umumnya berbentuk pemberian untuk kepentingan pelayanan sosial seperti pemberian kepada yang membutuhkan untuk membantu kebutuhan tempat tinggal, pakaian, makanan, dan lain-lain. Dengan begitu, jika ditinjau dari orientasinya, filantropi tradisional lebih bersifat individual. 

Sementara filantropi modern yang juga kerap disebut filantropi untuk pembangunan sosial dan keadilan sosial merupakan bentuk kedermawanan sosial yang dimaksudkan untuk menjembatani jurang antara si kaya dengan si miskin. Hal Itu dimaksudkan sebagai upaya menyalurkan sumber daya guna menunjang kegiatan yang menggugat ketidakadilan struktur yang menjadi penyebab kemiskinan dan ketidakadilan.

Mengutip paparan James O. Midgley, profesor dari Departemen Kesejahteraan Sosial University of California, Berkeley, filantropi merupakan satu dari tiga pendekatan untuk menggaungkan kesejahteraan termasuk di dalamnya upaya pengentasan kemiskinan, yaitu pendekatan social service, social work dan philanthropy. Filantropi dianggap sebagai salah satu modal sosial telah menyatu di dalam kultur komunal (tradisi) yang telah mengakar sejak lama khususnya di masyarakat pedesaan. 

Praktik filantropi tidak lepas dari peran agama, tak terkecuali di Indonesia. Melansir uraian Frederick Bird, seperti dikutip dari laman Creative Hub FISIPOL UGM, tradisi Kristen menyebut filantropi dengan istilah karitas (charity) atau beramal. Karitas menjadi semacam etika atau norma untuk saling membantu.

Konsep karitas diterjemahkan dalam aksi-aksi sosial berbasis keagamaan dengan tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan. Dalam Alkitab, terdapat banyak anjuran kepada para murid Yesus untuk berbagi harta yang dimiliki, memperluas keramahtamahan dan pelayanan, serta untuk memperhatikan kebutuhan para pengikut mereka.

Sementara dalam tradisi Islam, mengutip karya ilmiah al-Qaradawi berjudul Fiqh az-Zakat: A Comparative Study, komitmen terhadap kaum miskin secara simbolis direpresentasikan dengan kewajiban membayar zakat. Orang-orang dewasa yang memiliki kekayaannya di atas batas minimum (nishab) diwajibkan membayar zakat kepada lembaga pengelola zakat.

Konsep zakat bisa dibilang berbeda dengan karitas karena zakat merupakan kewajiban bagi umat muslim. Pembayaran zakat dimaknai sebagai proses purifikasi harta benda, dan menanamkan paham bahwa dalam harta yang dipunyai, terdapat hak orang-orang yang membutuhkan. Membayar zakat juga menunjukkan ketaatan dan kepatuhan kepada perintah Allah SWT, seperti halnya seorang Muslim yang menegakkan saalat.

MUHAMMAD HATTA MUARABAGJA

Baca juga: Inilah 5 Miliarder Dunia yang Memiliki Lembaga Filantropi






Apa Agama Resmi Zaman Kerajaan Majapahit?

3 hari lalu

Apa Agama Resmi Zaman Kerajaan Majapahit?

Ternyata, era kerajaan Majapahit memiliki multi-agama, apa sajakah itu? Dan, apa agama resmi saat itu?


Mahfud MD Hadiri Konferensi Kerukunan Beragama di India

4 hari lalu

Mahfud MD Hadiri Konferensi Kerukunan Beragama di India

Mahfud MD bersama sejumlah ulama berpengaruh di Indonesia akan menghadiri konferensi mengenai kerukunan antaragama di India.


7 Negara Mayoritas Muslim Terkaya di Dunia, Indonesia Masuk?

5 hari lalu

7 Negara Mayoritas Muslim Terkaya di Dunia, Indonesia Masuk?

Berikut 7 negara mayoritas muslim terkaya di dunia, ada qatar, kuwait hingga arab saudi


10 Agama Terbesar di Dunia 2022 Berdasarkan Jumlah Pengikutnya, Islam ke Berapa?

7 hari lalu

10 Agama Terbesar di Dunia 2022 Berdasarkan Jumlah Pengikutnya, Islam ke Berapa?

Berikut daftar 10 agama terbesar di dunia 2022 berdasarkan jumlah pengikutnya versi World Population Review


Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

7 hari lalu

Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

KH Muhammad Subki mengharapkan Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia mampu gemakan Islamic Center di Indonesia.


Capaian Zakat Baru 10 Persen dari Potensi, Wapres: Kalau Sudah 90 Persen Tak Ada Lagi Orang Miskin

8 hari lalu

Capaian Zakat Baru 10 Persen dari Potensi, Wapres: Kalau Sudah 90 Persen Tak Ada Lagi Orang Miskin

Ma'ruf berharap, ke depan, ada aturan mengenai zakat layaknya sertifikasi halal yang telah diwajibkan untuk semua produk di Indonesia.


Berbagai Pandangan tentang Apokaliptik

15 hari lalu

Berbagai Pandangan tentang Apokaliptik

Pencarian kata apokaliptik mendadak banyak ditelusuri artinya, karena dikaitkan dengan kemungkinan kasus kematian misterius keluarga di Kalideres


Taliban Melarang Perempuan Memasuki Taman Hiburan di Kabul

20 hari lalu

Taliban Melarang Perempuan Memasuki Taman Hiburan di Kabul

Pemerintahan Taliban di Afghanistan akan membatasi perempuan mengakses taman umum, termasuk taman hiburan.


Sopir Bus di Turki Menolak Berhenti untuk Salat, Penumpang Protes

21 hari lalu

Sopir Bus di Turki Menolak Berhenti untuk Salat, Penumpang Protes

Sebuah perusahaan perjalanan di Turki dikecam karena pengemudinya menolak berhenti agar para penumpangnya bisa menjalankan salat.


Forum Agama G20 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ketua PBNU: Hidup Rukun

23 hari lalu

Forum Agama G20 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ketua PBNU: Hidup Rukun

Forum Agama G20 atau Forum R20 kembali diadakan di Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Jumat hingga Ahad 4-6 November 2022.