Empat Kasus Etik Pernah Menyeret Wakil Ketua KPK Lili Pintauli

Reporter

Editor

Amirullah

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar (tengah) bersama Puteri Indonesia 2020 Roro Ayu Maulida Putri (kanan) memberikan keterangan pers usai mendampingi Finalis Putri Indonesia 2022 yang berkunjung ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Selasa 24 Mei 2022. Kunjungan 45 Finalis Putri Indonesia 2022 itu merupakan rangkaian dari pembekalan terkait nilai-nilai antikorupsi dan KPK mengajak Finalis Puteri Indonesia mengkampanyekan program antikorupsi. ANTARA FOTO/Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi akan menggelar sidang dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar pada Selasa, 5 Juli 2022. Lili diduga menerima gratifikasi berupa fasilitas akomodasi hotel hingga tiket menonton ajang balap MotoGP 2022 di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat dari Pertamina pada Maret lalu.

"Sidang etik bagi LPS (Lili Pintauli Siregar) dijadwalkan tanggal 5 Juli 2022," kata Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris di Jakarta, Jumat, 1 Juli 2022.

Ini bukan kasus etik pertama Lili. Berikut sederet kasus kode etik yang mendera bekas pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tersebut;

1. Berkomunikasi dengan Pihak Berperkara dalam Kasus Tanjungbalai

Dewan Pengawas KPK menyatakan Lili Pintauli terbukti berkomunikasi dengan Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, M Syahrial, yang saat itu menjadi calon tersangka kasus suap lelang jabatan di Tanjungbalai.

"Menyatakan terperiksa Lili Pintauli Siregar bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa menyalahgunakan pengaruh selaku pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani KPK," kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean saat konferensi pers, Senin, 30 Agustus 2021.

Lili dinyatakan melakukan pelanggaran etik berat dengan sanksi pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan.

2. Pembohongan Publik

Dewan Pengawas memutuskan Lili terbukti berbohong saat menggelar konferensi pers yang isinya menyangkal pernah berkomunikasi dengan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial.

“Telah terbukti bahwa Saudari Lili Pintauli Siregar melakukan kebohongan dalam konferensi pers pada tanggal 30 April 2021,” kata sumber Tempo mengutip dokumen Dewas soal putusan terhadap Lili, Rabu, 20 April 2022.

Meski Lili terbukti melakukan hal itu, Dewan Pengawas tak menghukum Lili dengan dalih sanksi atas kebohongannya sudah terserap dalam pelanggaran etik terdahulu.

3. Berkomunikasi dengan Pihak Berperkara dalam Kasus Labuhan Batu Utara

Pada November 2021, Lili kembali dilaporkan ke Dewan Pengawas karena diduga berkomunikasi dengan pihak beperkara dalam kasus suap dana alokasi khusus di Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, yang diusut oleh KPK. Namun Dewan Pengawas tidak menindaklanjuti laporan ini dengan alasan laporannya masih tidak jelas.

4. Menerima Tiket Moto GP Mandalika dan Akomodasi Hotel

Lili Pintauli diadukan ke Dewan Pengawas karena diduga menerima tiket menonton MotoGP Mandalika dan akomodasi hotel di tombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dari pihak PT Pertamina, Maret lalu. Sidang etik untuk kasus ini akan digelar pekan depan.

DEWI NURITA | RUSMAN PARAQBUEQ

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Pimpinan Ogah Tangani Kasus Lili Pintauli, IM57: KPK Pernah Tangani Robin Pattuju

23 hari lalu

Pimpinan Ogah Tangani Kasus Lili Pintauli, IM57: KPK Pernah Tangani Robin Pattuju

Kata Praswad, keengganan KPK menangani kasus Lili Pintauli merupakan bentuk dari sikap lembaga yang enggan melakukan pembenahan internal.


KPK Sebut Tak Bisa Tangani Kasus Gratifikasi Lili Pintauli

24 hari lalu

KPK Sebut Tak Bisa Tangani Kasus Gratifikasi Lili Pintauli

Dewas KPK menggugurkan sidang etik Lili Pintauli. Menyerahkan penanganan kasus selanjutnya kepada pimpinan KPK.


ICW Sayangkan Keputusan Jokowi Kabulkan Pengunduran Diri Lili Pintauli

30 hari lalu

ICW Sayangkan Keputusan Jokowi Kabulkan Pengunduran Diri Lili Pintauli

Pembuktian dugaan gratifikasi dan tindak penyuapan oleh Lili Pintauli dianggap makin sulit.


ICW Gelar Aksi Penyerahan Balsem Masuk Angin kepada Dewan Pengawas KPK

30 hari lalu

ICW Gelar Aksi Penyerahan Balsem Masuk Angin kepada Dewan Pengawas KPK

ICW menggelar aksi protes terhadap putusan Dewan Pengawas KPK. Aksi hanya dihadiri kurang dari lima orang dan satu orang sebagai aktor teatrikal.


ICW Menilai Pengguguran Sidang Etik Lili Pintauli Siregar Janggal

30 hari lalu

ICW Menilai Pengguguran Sidang Etik Lili Pintauli Siregar Janggal

ICW menganggap janggal pengguguran sidang etik Lili Pintauli Siregar. Aparat dituntut aktif mengusut dugaan tindak pidana korupsi oleh Lili.


Lili Pintauli Mundur, KPK: Kegiatan dan Program Kerja Tetap Berjalan Normal

31 hari lalu

Lili Pintauli Mundur, KPK: Kegiatan dan Program Kerja Tetap Berjalan Normal

KPK menyatakan kegiatan dan program kerja tetap berjalan normal meskipun salah satu pimpinannya, Lili Pintauli Siregar, telah mundur sejak Senin


ICW Desak Dewas KPK Berikan Bukti Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli ke Polisi atau Jaksa

31 hari lalu

ICW Desak Dewas KPK Berikan Bukti Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli ke Polisi atau Jaksa

ICW mendorong agar Dewas KPK segera melaporkan dan menyerahkan bukti dugaan gratifikasi Lili Pintauli itu ke aparat penegak hukum.


KPK Anggap Tepat Keputusan Dewas Gugurkan Sidang Etik Lili Pintauli

33 hari lalu

KPK Anggap Tepat Keputusan Dewas Gugurkan Sidang Etik Lili Pintauli

Ali mengatakan ketika sudah mundur sebagai pimpinan KPK, maka Lili Pintauli bukan lagi menjadi subjek persidangan.


DPR Belum Terima Nama Pengganti Lili Pintauli Siregar, Bambang Pacul: Kami Tak Akan Kejar Presiden Jokowi

33 hari lalu

DPR Belum Terima Nama Pengganti Lili Pintauli Siregar, Bambang Pacul: Kami Tak Akan Kejar Presiden Jokowi

Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto menyatakan lembaganya belum menerima surat presiden terkait nama pengganti Komisioner KPK yang mengundurkan diri, Lili Pintauli Siregar.


DPR Minta Kasus Pidana Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli Siregar Tetap Diproses

33 hari lalu

DPR Minta Kasus Pidana Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli Siregar Tetap Diproses

Pidana dugaan gratifikasi yang diterima oleh Lili Pintauli Siregar tak bisa gugur meskipun yang bersangkutan telah mundur dari KPK.