HUT Polri ke-76, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Dapat Pujian, Tapi....

Reporter

Editor

Febriyan

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Dankorbrimob Irjen Anang Revandoko (kiri) menghadiri lomba tembak Kapolri Cup 2022 di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Community 300, Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 11 Juni 2022. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

TEMPO.CO, Jakarta -  Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menindak tegas anak buahnya yang melakukan pelanggaran. Meskipun demikian, IPW menilai Listyo Sigit masih memiliki dua pekerjaan rumah terkait kasus AKBP Raden Brotoseno dan Irjen Napoleon Bonaparte. 

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, memberikan catatan khusus dalam peringatan HUT Polri ke-76 yang jatuh pada hari ini, Kamis, 1 Juli 2022. Sugeng menyaatakan mendukung langkah Kapolri untuk terus membersihkan budaya menyimpang dari anggotanya yang mengkhianati kode etik. IPW menyatakan pemecatan harus dilakukan baik dari tingkat Jenderal sampai tamtama.

“Siapa pun pimpinannya, Polri tak boleh kendor untuk menjaga marwah institusi Polri,” kata Sugeng melalui keterangan tertulis, Jumat, 1 Juli 2022. 

Sugeng mengatakan Polri bukanlah penguasa, melainkan abdi negara yang mempunyai tugas melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Menurut dia, pimpinan tertinggi Polri harus mampu menjalankan organisasinya sesuai dengan tujuan reformasi Polri.

Dia mengatakan setiap anggota Polri harus menjadi teladan bagi masyarakat. Prilaku mereka, kata dia, merupakan representasi institusi. Setiap pelanggaran yang dilakukan, kata dia, merupakan pengkhianatan terhadap sumpah dan janji, juga mengkhianati institusi Polri.

Sugeng menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo cukup serius dalam membenahi prilaku bawahannya. IPW mencatat di masa Listyo ada banyak anggota yang terkena Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). IPW mencatat sejak dilantik, sudah ada 352 anggota Polri dipecat berasal dari 19 Polda.

Sepanjang tahun ini saja, menurut IPW, telah terdapat 39 anggota Polri yang dipecat karena pelanggaran kode etik dan pidana. "Sementara puluhan anggota lainnya telah direkomendasikan untuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)," kata Suggeng.

Sugeng berharap sanksi berat itu bisa membawa perbaikan ke institusi Polri, yakni perubahan perubahan kultural, perubahan mental anggota Polri. 

“Sebab, budaya menyimpang seperti penyalahgunaan wewenang, arogansi, pungli dan ketidakprofesionalan serta praktek kekerasan semakin terkikis,” kata dia.

Meskipun demikian, IPW menilai Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih memiliki pekerjaan rumah soal kasus AKBP Raden Brotoseno dan Irjen Napoleon Bonaparte. Brotoseno yang sempat divonis bersalah karena menerima suap belakangan diketahui masih aktif sebagai anggota Polri sementara Napoleon Bonaparte merupakan perwira yang disebut terlibat dalam kasus kaburnya Joko Tjandra. 

"Kenyataan ini, harus menjadi evaluasi Polri ke depan. Sehingga marwah Polri sebagai Bhayangkara Negara dengan spirit Presisinya tetap terjaga," kata Sugeng. 






Putri Candrawathi Menangis saat Mengenakan Baju Tahanan: Saya Ikhlas Diperlakukan Seperti Ini

8 jam lalu

Putri Candrawathi Menangis saat Mengenakan Baju Tahanan: Saya Ikhlas Diperlakukan Seperti Ini

Putri Candrawathi sempat menangis saat muncul ke publik menggunakan baju tahanan


Kenakan Baju Tahanan, Putri Candrawathi: Saya Mohon Doanya Bisa Lalui Semuanya

8 jam lalu

Kenakan Baju Tahanan, Putri Candrawathi: Saya Mohon Doanya Bisa Lalui Semuanya

Putri Candrawathi juga menyampaikan pesan kepada anak-anaknya agar terus belajar tekun hingga mencapai cita-citanya.


Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

9 jam lalu

Kapolri Siapkan 1.800 Personel di Papua untuk Bantu KPK Tangkap Lukas Enembe

Kapolri mengatakan penyiapan personel untuk membantu KPK menangkap Lukas Enembe itu adalah upaya Polri mendukung pemberantasan korupsi.


Kapolri Pastikan Putri Candrawathi Bisa Temui Anaknya Meski Ditahan

10 jam lalu

Kapolri Pastikan Putri Candrawathi Bisa Temui Anaknya Meski Ditahan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Putri Candrawathi tetap bisa menemui anak-anaknya meski sudah ditahan di rutan Bareskrim


Alasan Polri Tahan Putri Candrawathi

10 jam lalu

Alasan Polri Tahan Putri Candrawathi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Putri Candrawathi ditahan di rumah tahanan Mabes Polri mulai hari ini.


Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

10 jam lalu

Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

Kejaksaan Agung akan menerima pelimpahan tersangka pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi pada Senin, 3 Oktober 2022


Didampingi Para Jenderal, Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Bukan Anggota Polri Lagi

10 jam lalu

Didampingi Para Jenderal, Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Bukan Anggota Polri Lagi

Didampingi sederet jenderal, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan secara resmi pemecatan Irjen Ferdy Sambo dari institusi Polri.


Kapolri Sebut Tiga Kapolda Tidak Terlibat Skenario Ferdy Sambo

11 jam lalu

Kapolri Sebut Tiga Kapolda Tidak Terlibat Skenario Ferdy Sambo

Kapolri mengatakan Divisi Propam Polri dan tim khusus telah memeriksa dan menyimpulkan tiga Kapolda tidak terkait dengan skenario kasus Ferdy Sambo.


Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

17 jam lalu

Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

Edi Hasibuan mengatakan pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bermakna bangun sinergi.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

17 jam lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.