Beda Suara dengan Hasto soal Koalisi dengan PKS dan Demokrat, Masinton Ditegur PDIP

Reporter

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Masinton Pasaribu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa, 8 Oktober 2019. TEMPO/Andita Rahma

TEMPO.CO, Jakarta -DPP PDI Perjuangan menegur Masinton Pasaribu karena menyatakan pendapat yang berbeda dengan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto soal peluang koalisi dengan PKS dan Partai Demokrat. Hasto sebelumnya tegas menyatakan bahwa PDIP tidak bisa berkoalisi dengan dua partai tersebut. Namun Masinton menilai pernyataan Hasto adalah pendapat pribadi. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR itu mengatakan tidak tertutup kemungkinan bagi PDIP untuk berkoalisi dengan partai mana pun, termasuk PKS dan Demokrat.

"Saya sudah koordinasi dengan Badan Kehormatan dan sebelumnya Pak Masinton sudah mendapat teguran lisan dan sekarang akan diberikan teguran lagi sesuai dengan AD/ART partai," kata Hasto lewat keterangannya, Sabtu, 25 Juni 2022.

Hasto berujar Masinton Pasaribu diberi surat teguran karena berbicara ke publik di wilayah yang bukan lingkup tanggungjawabnya. "Setiap anggota partai harus berbicara sesuai dengan ruang lingkup," kata Hasto.

Hasto kembali menegaskan, PDIP tidak mungkin bekerjasama dengan PKS karena berbeda dalam aspek ideologi dan aspek historis. Begitu pun halnya dengan Partai Demokrat. Hasto mengatakan aspek historis masa lalu di antara kedua partai masih bisa dilakukan proses rasionalisasi. Namun, ideologi kedua partai dinilai berbeda..

“Dalam disertasi saya juga menunjukkan ada perbedaan fundamental di dalam garis kebijakan politik luar negeri, politik pertahanan yang digariskan dari zaman Bung Karno, zaman Bu Mega, dengan zaman Pak SBY,” ujarnya.

Berbeda dengan Hasto, Masinton justru menyebut peluang PDIP berkoalisi dengan PKS dan Partai Demokrat belum tertutup. "Apa yang disampaikan Pak Sekjen itu secara pribadi. Tentu beliau menyampaikan itu fenomena di akar rumput.Tapi dalam kerjasama politik kan semuanya dengan mana saja, ya mungkin aja. Artinya bisa dilakukan kerjasama di level politik atas, cuma kadang di atasnya ketemu di bawahnya bisa beda. Langgam geraknya enggak sama. Kadang begitu. Itu harus digabungkan," ujar Masinton di Kompleks Parlemen, kemarin.

Menurut Masinton PDIP tidak alergi dengan partai mana pun. "PDI Perjuangan itu selalu terbuka lah, jadi enggak bisa disimpulkan bahwa kita ini alergi bekerjasama dengan mana pun," ujar Masinton.

Hasto Kristiyanto lantas menegaskan pernyataannya merupakan sikap partai. PDIP, kata dia, mungkin bisa bekerjasama dengan berbagai pihak terkait persoalan bangsa dan negara. Tetapi terkait dengan kontestasi pemilu, ujar dia, PDIP  tidak bisa bekerjasama dengan partai yang memiliki perbedaan ideologi, platform, dan skala prioritas.

DEWI NURITA

Baca Juga: PDIP Tegaskan Sulit Berkoalisi dengan PKS dan Demokrat, Ini Sebabnya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Surya Paloh Temui Presiden Jokowi, NasDem Bantah Bahas Reshuffle

1 jam lalu

Surya Paloh Temui Presiden Jokowi, NasDem Bantah Bahas Reshuffle

Surya Paloh menemui Presiden Jokowi di Istana Negara pada Jumat sore kemarin.


Daftar Partai Politik yang Lolos dan Tak Lulus Verifikasi KPU untuk Pemilu 2024

19 jam lalu

Daftar Partai Politik yang Lolos dan Tak Lulus Verifikasi KPU untuk Pemilu 2024

KPU melaporkan, sebanyak 43 partai telah memiliki akun Sistem Informasi Partai Politik. Lalu, berapa partai yang lolos tahap verifikasi administrasi Pemilu 2024?


Penyidikan Kasus Korupsi Bansos Belum Usai, KPK Targetkan Temui Titik Terang Akhir Tahun Ini

22 jam lalu

Penyidikan Kasus Korupsi Bansos Belum Usai, KPK Targetkan Temui Titik Terang Akhir Tahun Ini

KPK memastikan kasus korupsi bansos akan menemui titik terang akhir tahun ini.


Ibas Demokrat Harap HUT Ke-77 RI Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

2 hari lalu

Ibas Demokrat Harap HUT Ke-77 RI Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Di momen HUT ke-77 RI ini Ibas juga mengajak berbagai pihak untuk terus berkolaborasi untuk menyelesaikan setiap permasalahan bangsa.


HUT RI ke-77, AHY Harap Perbedaan Tak Jadi Halangan Bersatu Mewujudkan Cita-cita Bangsa

2 hari lalu

HUT RI ke-77, AHY Harap Perbedaan Tak Jadi Halangan Bersatu Mewujudkan Cita-cita Bangsa

AHY menegaskan, Indonesia adalah negara besar. Negara ini, ujar dia, bukan lahir dari pemberian kolonial.


HUT RI ke-77, Presiden PKS Sebut Kebijakan Pemerintahan Presiden Jokowi Belum Berpihak Kepada Rakyat

2 hari lalu

HUT RI ke-77, Presiden PKS Sebut Kebijakan Pemerintahan Presiden Jokowi Belum Berpihak Kepada Rakyat

PKS menilai kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi saat ini masih banyak yang belum berpihak kepada rakyat.


Puan Maharani Singgung Soal Sayap Burung di Pidatonya, Pengamat: Indikasi Siap Maju di Pilpres 2024

2 hari lalu

Puan Maharani Singgung Soal Sayap Burung di Pidatonya, Pengamat: Indikasi Siap Maju di Pilpres 2024

Elektabilitas Puan Maharani dinilai masih bisa dikerek oleh mesin partai PDIP asalkan mereka solid.


Belum Tentukan Arah Koalisi, PDIP: Kami Punya Kesabaran Revolusioner

2 hari lalu

Belum Tentukan Arah Koalisi, PDIP: Kami Punya Kesabaran Revolusioner

Hasto menyatakan bahwa bahwa PDIP memiliki kesabaran revolisioner sehingga tak tergoda untuk segera menentukan arah koalisi.


5 Pesan Megawati Agar PDIP Cetak Hattrick di Pemilu 2024

2 hari lalu

5 Pesan Megawati Agar PDIP Cetak Hattrick di Pemilu 2024

Ketua Umum PDIP Megawati menyampaikan lima pesan agar partai itu bisa memenangkan Pemilu 2024. Salah satunya jas merah.


PKS Putuskan Usung Capres Nasionalis-Religius, Anies Baswedan Masuk Daftar

2 hari lalu

PKS Putuskan Usung Capres Nasionalis-Religius, Anies Baswedan Masuk Daftar

Anies Baswedan masuk daftar capres PKS.