Kejagung Nyatakan Berkas Perkara Indra Kenz Sudah Lengkap

Reporter

Antara

Jumat, 24 Juni 2022 06:30 WIB

Indra Kenz meminta maaf ke semua korban aplikasi trading Binomo. Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 25 Maret 2022.Bareskrim Polri memperpanjang masa penahanan tersangka kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option, Binomo. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara tersangka kasus penipuan investasi opsi biner Indra Kenz telah lengkap dan siap untuk disidangkan.

"Berkas perkara atas nama tersangka IK telah lengkap secara formil dan materiil," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Kamis 23 Juni 2022.

Ketut menjelaskan berkas perkara Indra Kenz dinyatakan lengkap setelah diteliti oleh Jaksa Peneliti di Direktorat Pidana Terhadap Keamanan Negara, Ketertiban Umum, dan Tindak Pidana Umum Lainnya (Kamnegtibum dan TPUL) Jampidum.

Dia menyebutkan Indra Kenz disangkakan melanggar Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sesuai dengan ketentuan Pasal 8 ayat (3) b, Pasal 138 ayat (1), dan Pasal 139 KUHAP, lanjut Ketut, jaksa meminta penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum.

"Untuk selanjutnya, menentukan apakah perkara tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dapat atau tidak dilimpahkan ke pengadilan," jelasnya.

Penyidik menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, termasuk Indra Kenz, dalam perkara tersebut, yakni Fakar Suhartami Pratama, Brian Edgar Nababan, Wiky Mandara Nurahadi, Vanessa Khong (kekasih Indra Kenz), Rudiyanto Pei (ayah Vanessa Khong) dan Nathania Kesuma (adik Indra Kenz).

Dalam perkara itu, total kerugian dari 108 korban penipuan Indra Kenz mencapai Rp73,1 miliar. Penyidik telah menyita barang bukti dan aset tersangka, di antaranya dokumen dan barang bukti elektronik, kendaraan mobil Tesla, dua unit rumah di Sumatera Utara, dan satu unit rumah beserta tanah di Tangerang Selatan, 12 jam tangan mewah berbagai merk, dan uang tunai Rp1,64 miliar.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Komisaris Besar Chandra Sukma Kumara membenarkan pihaknya telah menerima pemberitahuan bahwa berkas perkara Indra Kenz dinyatakan lengkap. Untuk pelimpahan tahap II, yakni tersangka dan barang bukti, akan dilakukan hari ini, Jumat 24 Juni. "Betul, sudah dinyatakan lengkap. Rencana besok untuk pelimpahan tahap II," ujar Chandra.

Baca: Korban Binomo Khawatir Masa Penahanan Indra Kenz Segera Habis






Kasus Indra Kenz Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

21 jam lalu

Kasus Indra Kenz Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Kejaksaan Agung telah menerima penyerahan tanggung jawab tersangka Indra Kenz beserta barang bukti dari Bareskrim Polri.


Kuasa Hukum Korban DNA Pro Bantah Rendahkan Profesi Tukang Ojek

1 hari lalu

Kuasa Hukum Korban DNA Pro Bantah Rendahkan Profesi Tukang Ojek

Bayu Wicaksono, kuasa hukum korban penipuan investasi DNA Pro, mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan dirinya merendahkan profesi tukang ojek.


Warga Bogor Kecewa Lahan yang Dibagikan Jokowi Disita Satgas BLBI

1 hari lalu

Warga Bogor Kecewa Lahan yang Dibagikan Jokowi Disita Satgas BLBI

178 SHM yang dahulu dibagikan Presiden Jokowi di Istana Bogor dibatalkan karena masuk dalam objek sitaan Tim Satgas BLBI. Tengah diusut Bareskrim.


Hari Ini, Bareskrim Limpahkan Tahap II Perkara Indra Kenz ke Kejari Tangsel

2 hari lalu

Hari Ini, Bareskrim Limpahkan Tahap II Perkara Indra Kenz ke Kejari Tangsel

Bareskrim Polri melimpahkan tahap II tersangka Indra Kenz dan barang bukti kasus penipuan investasi opsi biner (binary option) melalui aplikasi Binomo


Kejagung Bakal Panggil Lagi Eks Mendag Lutfi Jika Ada Perkembangan Baru

2 hari lalu

Kejagung Bakal Panggil Lagi Eks Mendag Lutfi Jika Ada Perkembangan Baru

Penyidik Kejaksaan Agung telah memeriksa mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi pada Rabu, 22 Juni 2022.


Kejagung Belum Temukan Fakta Dugaan Eks Mendag Muhammad Lutfi Terima Suap

3 hari lalu

Kejagung Belum Temukan Fakta Dugaan Eks Mendag Muhammad Lutfi Terima Suap

Menurut Supardi, selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi, eks Mendag Muhammad Lutfi sudah terbuka dalam menjawab pertanyaan penyidik


Diperiksa Lebih dari 12 Jam, Eks Mendag Muhammad Lutfi Tinggalkan Kejagung

3 hari lalu

Diperiksa Lebih dari 12 Jam, Eks Mendag Muhammad Lutfi Tinggalkan Kejagung

Rabu malam mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meninggalkan Gedung Bundar Kejaksaan Agung tanpa banyak komentar.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, 3 Tersangka Ditahan di Rutan Salemba

3 hari lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, 3 Tersangka Ditahan di Rutan Salemba

Penyidik Kejagung melakukan penyerahan tahap II atas kasus korupsi pengadaan pesawat Garuda jenis Bombardier CRJ-100


Eks Mendag Muhammad Lutfi Diperiksa Kejagung, Berapa Harta Kekayaannya?

3 hari lalu

Eks Mendag Muhammad Lutfi Diperiksa Kejagung, Berapa Harta Kekayaannya?

Eks Mendag Muhammad Lutfi pada hari ini memenuhi panggilan penyidik Kejagung. Berapa nilai harta kekayaannya?


Simak, inilah 4 Cara Mengenali Modus Penipuan di WhatsApp

3 hari lalu

Simak, inilah 4 Cara Mengenali Modus Penipuan di WhatsApp

Sebagai aplikasi yang jamak digunakan masyarakat, WhatsApp tidaklah aman dari modus penipuan daring. Bagaimana cara mengenali penipuan di WA?