Ganjar Bacakan Rekomendasi Rakernas PDIP: Penetapan Capres Hak Prerogatif Megawati

Reporter

Dewi Nurita

Editor

Juli Hantoro

Kamis, 23 Juni 2022 16:18 WIB

Kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) menjawab pertanyaan jurnalis di sela istirahat pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu, 22 Juni 2022. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membacakan rekomendasi akhir Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan atau Rakernas PDIP dalam sesi penutupan yang digelar Kamis, 23 Juni 2022.

Rakernas PDIP menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya ada tujuh rekomendasi terkait ideologi pancasila, sistem politik, dan Pemilu 2024. 

"Rakernas II Partai menegaskan bahwa penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh PDI Perjuangan pada Pemilu 2024 berdasarkan keputusan Kongres V Partai, AD/ART Partai, dan tradisi demokrasi partai adalah hak prerogatif Ketua Umum Partai, Prof. DR. (H.C.) Megawati Soekarnoputri," bunyi salah satu poin rekomendasi yang dibacakan Ganjar di lokasi Rakernas, Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Kamis, 23 Juni 2022.

Berikut rekomendasi lengkap tujuh poin rekomendasi yang dibacakan Ganjar;

1. Rakernas II Partai menegaskan pentingnya pembumian Pancasila berdasarkan falsafah dan spirit kelahirannya pada 1 Juni 1945. Pancasila sebagai ideologi, falsafah, landasan dan bintang penuntun seluruh kebijakan strategis pemerintahan, dan menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Berkaitan hal tersebut, kurikulum pendidikan nasional di seluruh strata pendidikan harus memasukkan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib. 

2. Rakernas II Partai mendukung sepenuhnya upaya Pemerintah dalam memulihkan dampak pandemi Covid-19 dengan mempercepat vaksinasi Covid-19, percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, bantuan sosial, peningkatan penyerapan lapangan kerja, investasi, dan stabilitas harga kebutuhan pokok rakyat. 

3. Rakernas II Partai mendorong Presiden Jokowi untuk meningkatkan sinergi koneksitas dan kerjasama partai politik pengusung pemerintah guna memaksimalkan keberhasilan pemerintah bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. 

4. Rakernas II Partai menegaskan bahwa penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh PDI Perjuangan pada Pemilu 2024, berdasarkan keputusan Kongres V Partai, AD/ART Partai, dan tradisi demokrasi Partai adalah hak prerogatif Ketua Umum Partai, Prof. DR.(H.C.) Megawati Soekarnoputri. 

5. Rakernas II Partai menegaskan pentingnya melakukan penataan sistem politik pasca Pemilu 2024 agar sesuai dengan Demokrasi Pancasila dengan melakukan koreksi sistem pemilu dan praktik politik liberal yang bersifat kapitalistik, penuh semangat individual, penguatan peran dan fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. 

6. Rakernas II Partai menegaskan pentingnya konsepsi dasar Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dengan memprioritaskan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, inovasi, dan peningkatan kualitas pendidikan yang mengedepankan budi pekerti, nation and characler building, serta peningkatan seluruh aspek pendidikan yang mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dengan konsepsi dasar pembangunan nasional tersebut, Indonesia harus mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif dan berdaya saing global, sekaligus memahami persoalan lokal untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan, serta terus menggelorakan semangat kepemimpinan Indonesia di dunia internasional. 

7. Rakernas II Partai mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden Jokowi dalam mewujudkan perdamaian dunia dengan mengambil inisiatif bagi penyelesaian konflik Rusia-Ukraina melalui pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif, dan sekaligus mewujudkan kepentingan nasional Indonesia.

Baca juga: Buka Peluang Koalisi dengan PKB, PDIP Sebut Cak Imin Dekat dengan Megawati

DEWI NURITA

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Pagi Ini Jokowi Bertolak dari Jakarta untuk Temui Putin dan Zelensky

40 menit lalu

Pagi Ini Jokowi Bertolak dari Jakarta untuk Temui Putin dan Zelensky

Pagi ini Jokowi dijadwalkan menuju Munich, Jerman, sebelum berangkat ke Rusia dan Ukraina.


Bahlil: Foxconn Ingin Investasi di Pengembangan Smart City IKN Nusantara

7 jam lalu

Bahlil: Foxconn Ingin Investasi di Pengembangan Smart City IKN Nusantara

Bahlil Lahadalia mengatakan Foxconn berminat untuk investasi di ibu kota negara (IKN) Nusantara, khususnya pengembangan smart city.


Ganjar Bertemu AHY saat Salat Jumat, Hasto Kristiyanto: Kebetulan Saja

15 jam lalu

Ganjar Bertemu AHY saat Salat Jumat, Hasto Kristiyanto: Kebetulan Saja

Hasto Kristiyanto mengaku sempat bertanya kepada Ganjar Pranowo soal pertemuannya dengan AHY


Subsidi BBM Kian Membebani APBN, Pengamat Energi Sarankan 3 Hal ini

17 jam lalu

Subsidi BBM Kian Membebani APBN, Pengamat Energi Sarankan 3 Hal ini

Sedikitnya ada tiga langkah yang bisa diambil pemerintah untuk menekan beban subsidi BBM dan elpiji agar menghemat APBN.


Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 34 Dibuka Hari Ini, Simak Syaratnya

19 jam lalu

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 34 Dibuka Hari Ini, Simak Syaratnya

Peserta yang lolos program pendaftaran Kartu Prakerja akan memperoleh bantuan Rp 3,55 juta.


Kata AHY soal Pertemuan dengan Ganjar Pranowo Usai Jumatan

1 hari lalu

Kata AHY soal Pertemuan dengan Ganjar Pranowo Usai Jumatan

Sebuah video beredar memperlihatkan pertemuan AHY dan Ganjar usai salat Jumat. Keduanya tampak akrab dan saling berbincang singkat.


Megawati Sebut Capres PDIP Hak Prerogatif Dirinya, Apakah Hak Prerogatif itu?

1 hari lalu

Megawati Sebut Capres PDIP Hak Prerogatif Dirinya, Apakah Hak Prerogatif itu?

Capres PDIP merupakan hak prerogatif Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP. Apa hak prerogatif dan siapa saja yang memilikinya?


Warga Bogor Kecewa Lahan yang Dibagikan Jokowi Disita Satgas BLBI

1 hari lalu

Warga Bogor Kecewa Lahan yang Dibagikan Jokowi Disita Satgas BLBI

178 SHM yang dahulu dibagikan Presiden Jokowi di Istana Bogor dibatalkan karena masuk dalam objek sitaan Tim Satgas BLBI. Tengah diusut Bareskrim.


Warga Jasinga Diberi Tanah oleh Jokowi Lalu Disita Satgas BLBI

1 hari lalu

Warga Jasinga Diberi Tanah oleh Jokowi Lalu Disita Satgas BLBI

Warga Jasinga, Kabupaten Bogor, kecewa tanah mereka yang didapat dari redistribusi lahan eks HGU diambil oleh Satgas BLBI


PDIP Buka Peluang Koalisi dengan PKB, Jazilul: Semua Masih Terbuka

1 hari lalu

PDIP Buka Peluang Koalisi dengan PKB, Jazilul: Semua Masih Terbuka

PKB belum mendapat sinyal kuat dari komunikasi politik yang menunjukkan bakal berkoalisi dengan PDIP