Jokowi Bakal Kunjungi Rusia dan Ukraina, Paspampres: Kami Telah Gelar Latihan Pengamanan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melambaikan tangan saat menaiki kendaraan taktis ketika berkunjung ke Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa, 19 Oktober 2021. Kendaraan taktis tersebut milik Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ini dirakit di dalam negeri dan telah diproduksi massal. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Kiev, Ukraina dan Moskow Rusia telah disiapkan penjagaannya oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Seperti dikeahui, saat ini kedua negara tersebut tengah dilanda konflik.

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo menjamin keamanan Presiden Jokowi selama kunjungan ke Ukraina dan Rusia pada pekan depan itu. Menurut Budi, Paspampres telah membuat berbagai skenario pengamanan dan alat keamanan Presiden.

Budi menerangkan, pasukannya juga sudah menggelar latihan sejak beberapa pekan terakhir untuk mengamankan Jokowi.

"Contohnya penyelamatan dari kereta api, penyelamatan di stasiunnya sendiri, di jalan seperti apa, meng-escape beliau itu kami sudah latihan, itu dari teknisnya," kata Budi saat dihubungi, Kamis, 23 Juni 2022.

Budi mengatakan ada 39 personel Paspampres yang bakal menjaga Jokowi. Mereka terdiri dari pengamanan yang akan terus menempel Jokowi, tim advance, dan tim khusus yang bakal stand by di lokasi selama acara.

"Perlengkapan pun sudah kami siapkan, helm, rompi, yang kemungkinan kalau memang berkenan digunakan untuk kegiatan di sana, kita juga sudah siapkan semuanya," kata Budi. 

Tak cuma perlengkapan keselamatan, Budi mengatakan tim juga bakal membawa senjata api laras panjang dengan amunisi tak terbatas untuk penjagaan Jokowi. Ia mengklaim pihak Ukraina sudah memberikan izin tim pengamanan Jokowi membawa perlengkapan tersebut. 

"Selanjutnya untuk komunikasi maupun koordinasi dengan mereka, kami sudah lakukan di awal dengan KBRI dan selanjutnya nanti advance akan ke sana, lebih melekat lagi, nanti di dalam rangkaian kereta api kemungkinan juga mereka akan ikut di dalam situ, namun kita batasi untuk jumlah tempatnya," kata Budi. 

Kabar Jokowi bakal mengunjungi Kiev dan Moskow akhir Juni 2022 ini sebelumnya dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Di Moskow, Jokowi dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, sedangkan di Kiev Jokowi bakal bertemu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Retno mengatakan, kunjungan ini dilakukan dalam situasi yang tidak normal. Sebab ketegangan di antara kedua negara sudah berlangsung selama tiga bulan lebih.

Namun, sebagai presidensi G20 dan anggota Champion Group from Global Crisis Response Group yang dibentuk Sekjen PBB, Jokowi memilih untuk berkontribusi dan tidak tinggal diam.

Retno mengatakan, kunjungan presiden menunjukan kepedulian terhadap isu kemanusiaan. Presiden Jokowi juga akan mencoba memberikan kontribusi menangani isu pangan.

"(Masalah itu) diakibatkan karena perang, dampak dirasakan semua negara terutama negara berkembang dan penghasilan rendah. Dan (presiden akan) terus mendorong spirit perdamaian," kata Retno. 

 Baca juga: Rencana Pertemuan Jokowi dan Vladimir Putin di Moskow Belum Terkonfirmasi

M JULNIS FIRMANSYAH

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Perang Ukraina Membayangi Pertemuan Menteri Luar Negeri G20

8 jam lalu

Perang Ukraina Membayangi Pertemuan Menteri Luar Negeri G20

Pertemuan para menteri luar negeri G20 diproyeksi dibayangi oleh perang di Ukraina, dengan kehadiran Rusia di dalam forum.


KPU Jawab Kegusaran soal Pemerintahan Jokowi Jadi Bebek Lumpuh Usai Pilpres 2024

9 jam lalu

KPU Jawab Kegusaran soal Pemerintahan Jokowi Jadi Bebek Lumpuh Usai Pilpres 2024

Ada jeda waktu 8 bulan antara Pilpres 2024 dan pelantikan presiden terpilih. Adanya dualisme kepemimpinan jadi kekhawatiran.


Kementerian Luar Negeri Siapkan Skenario Jika Barat Walk Out dari G20

9 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Siapkan Skenario Jika Barat Walk Out dari G20

Kementerian Luar Negeri RI mengaku sudah menyiapkan skenario jika negara-negara Barat walk out saat Sergei Lavrov berbiara di G20 nanti.


Porsi Kredit ke UMKM Baru 18,7 Persen, Bahlil: Negara Belum Hadir Maksimal

10 jam lalu

Porsi Kredit ke UMKM Baru 18,7 Persen, Bahlil: Negara Belum Hadir Maksimal

Menteri Bahlil Lahadalia mengatakan negara belum hadir maksimal dalam mengurus usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM. Apa maksudnya?


Menteri-menteri Luar Negeri G20 Berkumpul di Bali Mulai Besok, Simak Agendanya

10 jam lalu

Menteri-menteri Luar Negeri G20 Berkumpul di Bali Mulai Besok, Simak Agendanya

Sejumlah menteri luar negeri dari negara-negara anggota G20 berkumpul di Bali mulai besok. Menlu Rusia dan Menlu AS dipastikan hadir.


Rekaman Telepon Putin - Macron Sebelum Perang Ukraina Bocor, Rusia Murka

10 jam lalu

Rekaman Telepon Putin - Macron Sebelum Perang Ukraina Bocor, Rusia Murka

Rekaman percakapan antara Putin dan Macron sebelum invasi Rusia ke Ukraina dibocorkan oleh France 2 dalam film dokumenter.


Kota Lysychansk Porak Poranda, Warga Cemas Musim Dingin Akan Tiba

16 jam lalu

Kota Lysychansk Porak Poranda, Warga Cemas Musim Dingin Akan Tiba

Lysychansk di wilayah Luhansk sebelah timur Ukraina, menjadi kota mati setelah jatuh ke tangan pasukan Rusia.


Blinken Datang ke Pertemuan Menlu di Bali, Ajak Anggota G20 Tekan Rusia

17 jam lalu

Blinken Datang ke Pertemuan Menlu di Bali, Ajak Anggota G20 Tekan Rusia

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tak mau bertemu delegasi Rusia dalam pertemuan utama tingkat menteri luar negeri G20 di Bali.


Amerika Serikat Minta G20 Tekan Rusia soal Ekspor Gandum Ukraina

18 jam lalu

Amerika Serikat Minta G20 Tekan Rusia soal Ekspor Gandum Ukraina

Menlu Anthony Blinken akan mengangkat isu krisis pangan di pertemuan G20 Bali besok, terutama blokade Rusia pada ekspor gandum Ukraina


Menlu Kanada Akan Hadir di FMM G20 Bali, tapi Ogah Jabat Tangan Lavrov

19 jam lalu

Menlu Kanada Akan Hadir di FMM G20 Bali, tapi Ogah Jabat Tangan Lavrov

Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly memutuskan hadir pertemuan tingkat Menlu G20 Bali untuk mengungkap kebohongan Rusia soal invasi ke Ukraina.