Densus 88 Dalami Keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam Terorisme

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Dua orang tokoh Khilafatul Muslimin saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Ahad, 12 Juni 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis'

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus Khilafatul Muslimin terus bergulir. Polisi telah menangkap 23 orang anggota kelompok itu dan ditetapkan sebagai tersangka, di antaranya termasuk pendiri Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja.

Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri mengatakan masih mendalami keterlibatan kelompok Khilafatul Muslimin dengan tindak pidana terorisme.

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagnaops) Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Aswin Siregar mengatakan, kelompok itu telah menyebarkan ideologi anti-Pancasila.

"Namun, untuk mewujudkan tujuannya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan ketakutan secara meluas sebagaimana norma yang dapat dimasukkan dengan rumusan perbuatan teror masih didalami," kata Aswin pada Rabu, 16 Juni 2022.

Aswin menyebutkan, polda jajaran telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap 23 tersangka konvoi Khilafatul Muslimin, diketahui bahwa kelompok tersebut secara organisasi telah menyebarkan ideologi anti-Pancasila.

Para tersangka ditangkap di wilayah berbeda, yakni enam tersangka di Polda Jawa Tengah, lima tersangka di Polda Lampung, lima tersangka di Polda Jawa Barat. satu tersangka di Polda Jawa Timur dan lima tersangka lainnya di Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menyebutkan, para tersangka dijerat dengan Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1046 tentang Peraturan Hukum Pidana dan juga tentang Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang organisasi Kemasyarakatan (Ormas)

"Kami sampaikan juga, Densus 88 Antiteror Polri melakukan asistensi dan monitoring, atau pendampingan terhadap polda-polda yang melakukan penindakan atau pelanggaran yang telah kami sebutkan tadi (Khilafatul Muslimin)," tutur Ramadhan, Selasa, 14 Juni 2022.

Mantan Kabagpenum Divisi Humas Polri itu menerangkan, penyidikan kasus tersebut karena kelompok Khilafatul Muslimin diduga kuat hendak menyebarkan berita bohong serta mengajarkan paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila.

"Seperti kasus yang ditangani di Polda Jawa Tengah, kelompok ini melakukan kegiatan konvoi kendaraan roda dua dan melakukan penyebaran pamflet atau selebaran berupa maklumat serta nasihat dan imbauan," ujarnya.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tangkap Lagi Tokoh Khilafatul Muslimin, Total 5 Orang

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

3 hari lalu

Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai sekarang ruang publik dipenuhi oleh isu negatif, disinformasi, dan berita bohong.


Polda Metro Jaya Temukan Rp 2,3 Miliar di Kantor Pusat Khilafatul Muslimin Lampung

3 hari lalu

Polda Metro Jaya Temukan Rp 2,3 Miliar di Kantor Pusat Khilafatul Muslimin Lampung

Polda Metro Jaya menemukan uang Rp 2,3 miliar dari brankas di kantor pusat Khilafatul Muslimin Lampung yang disita pada Juni 2022.


BPIP Jabarkan Kiat ASN Berjiwa Pancasila

5 hari lalu

BPIP Jabarkan Kiat ASN Berjiwa Pancasila

ASN harus berkepribadian dan berkebudayaan Indonesia, memiliki semangat patriot yang utuh, semangat gotong royong, kesadaran bersahaja dan mengutamakan kejujuran.


19 Tahun Bom Marriot, Moeldoko: Semua Agama Tolak Terorisme

8 hari lalu

19 Tahun Bom Marriot, Moeldoko: Semua Agama Tolak Terorisme

5 Agustus 2003 aksi terorisme terjadi di hotel JW Marriott Jakarta


Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Aceh

11 hari lalu

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Aceh

Polda Aceh membenarkan adanya penangkapan seorang terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror Polri. Dia merupakan jaringan Jamaah Islamiyah.


Abu Bakar Ba'asyir Setuju Ideologi Pancasila: karena Dasarnya Tauhid

12 hari lalu

Abu Bakar Ba'asyir Setuju Ideologi Pancasila: karena Dasarnya Tauhid

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir menyatakan dirinya kini setuju dengan ideologi Pancasila


Tangkap Seorang Terduga Teroris di Magetan, Densus 88: Pernah Komunikasi dengan Dulmatin

12 hari lalu

Tangkap Seorang Terduga Teroris di Magetan, Densus 88: Pernah Komunikasi dengan Dulmatin

Tersangka berinisial RY alias D ditangkap Densus 88 pada Selasa, 2 Agustus 2022, pukul 08.13 WIB di Jalan Raya Magetan, Jawa Timur.


Australia Gandeng Indonesia untuk Penanggulangan Terorisme

13 hari lalu

Australia Gandeng Indonesia untuk Penanggulangan Terorisme

Duta Besar Australia untuk Penanggulangan Terorisme Roger Noble melakukan kunjungan kerja ke Indonesia untuk memperkuat kerja sama.


Kasus Khilafatul Muslimin di Jateng Siap Disidangkan

13 hari lalu

Kasus Khilafatul Muslimin di Jateng Siap Disidangkan

Enam pengurus Khilafatul Muslimin diduga menyebarkan isu yang menyebabkan perpecahan. Kasus ini mencuat setelah rekaman vidio aksi konvoi


Polisi Kejar Admin Twitter Opposite6890 di Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Polri

17 hari lalu

Polisi Kejar Admin Twitter Opposite6890 di Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Polri

Polisi mengejar admin akun Twitter @Opposite6890 setelah menangkap pemilik akun SnackVideo @rakyatjelata_98