Partai Buruh Gelar Aksi Serentak Hari Ini dan Tolak Revisi UU PPP

Reporter

Editor

Febriyan

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal berorasi di depan peserta aksi May Day Fiesta di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu 14 Mei 2022. TEMPO/ Cristian Hansen

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan mereka akan melangsungkan aksi demonstrasi serentak di berbagai wilayah di Indonesia pada hari ini, Rabu, 15 Juni 2022. Aksi tersebut akan dilakukan di kota-kota industri seperti Bandung, Makasar, Banjamasin, Banda Aceh, Medan, Batam, Semarang, Surabaya, Ternate, Ambon, dan beberapa kota industri lain.

Iqbal menuturkan bahwa Partai Buruh akan menggelar aksi yang berpusat di DPR RI yang diklaim melibatkan 10 ribu buruh. Mereka akan membawa lima tuntutan terkait sejumlah Undang-Undang (UU).

“Menolak revisi UU PPP, menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, menolak masa kampanye 75 hari, tetapi harus 9 bulan sesuai Undang-Undang, sahkan RUU PPRT, dan tolak liberalisasi pertanian melalui WTO,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 Juni 2022.

Dia menjelaskan beberapa alasan Partai Buruh menolak revisi UU Peraturan Pembentukan Perundang-Undangan (PPP). Pertama, pembahasan revisi tersebut kejar tayang dan tidak menengok partisipasi publik secara luas.

“Kami mendapat informasi, revisi UU PPP hanya dibahas 10 hari di Baleg. Padahal UU PPP adalah ibu dari Undang-Undang, di mana kelahiran semua Undang-Undang harus mengacu secara formil ke UU PPP,” tuturnya.

Kedua, revisi tersebut dianggap cacat hukum, hanya akal-akalan, dan bukan kebutuhan hukum. Iqbal menduga hanya untuk membenarkan Omnibus Law sebagai metode membentuk UU.

Ketiga, dia menduga revisi UU PPP tidak lagi melibatkan partisipasi publik yang luas. Menurutnya, partisipasi publik hanya diartikan sebatas diskusi di kampus dan dinilai membahayakan.

Setelah nomor UU PPP keluar, kata Iqbal, Partai Buruh akan mengajukan judicial review secara formil dan materil ke Mahkamah Konstitusi. Kemudian akan mengampanyekan dengan menjelaskan partai politik lain yang diduga bersekongkol.

“Mereka bermanis muka di harapan rakyat, tetapi sesungguhnya membuat Undang-Undang yang merugikan,” katanya.

Sebelumnya Iqbal juga telah melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait penetapan masa kampanye Pemilu 2024 selama 75 hari. Dia menilai masa kampanye yang singkat itu merugikan bagi partai-partai yang tak memiliki kursi di parlemen seperti Partai Buruh dan partai-partai baru. 

Baca: Reshuffle Kabinet Indonesia Maju Dianggap Tak Ada Gunanya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Ramai Soal Pemberitahuan PHK Bisa Kurang dari H-1, Serikat Pekerja: Akibat UU Ciptaker

12 jam lalu

Ramai Soal Pemberitahuan PHK Bisa Kurang dari H-1, Serikat Pekerja: Akibat UU Ciptaker

Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia angkat bicara soal kekecewaan pekerja yang baru dikabari manajemen perusahaan sehari sebelum PHK efektif berlaku.


Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

2 hari lalu

Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

Derita petani Indonesia karena pupuk semakin mahal karena harga BBM naik. Disaat yang sama tidak ada jaminan harga produk pertanian.


Partai Buruh dan Petani Gelar Unjuk Rasa Desak Reforma Agraria

2 hari lalu

Partai Buruh dan Petani Gelar Unjuk Rasa Desak Reforma Agraria

Partai Buruh Bersama organisasi buruh dan para petani menggelar unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Sabtu, 24 September 2022.


Hari Ini Buruh dan Petani akan Unjuk Rasa di Istana Negara

2 hari lalu

Hari Ini Buruh dan Petani akan Unjuk Rasa di Istana Negara

Serikat buruh dan petani akan menggelar unjuk rasa di Istana Merdeka dalam rangka Hari Tani Nasional.


Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

2 hari lalu

Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

Ribuan buruh akan kembal menggelar demo tolak kenaikan BBM hari ini. Selain itu, ada dua tuntutan lainnya.


Ribuan Petani Demo Besok, Partai Buruh: Desak Reforma Agraria

3 hari lalu

Ribuan Petani Demo Besok, Partai Buruh: Desak Reforma Agraria

Partai Buruh menilai kriminalisasi terhadap petani mesti dihentikan. Sebab, mereka menyuarakan keresahan yang dialami petani selama ini.


5.000 Buruh Akan Demo di Depan Istana, Bawa 3 Tuntutan

4 hari lalu

5.000 Buruh Akan Demo di Depan Istana, Bawa 3 Tuntutan

Buruh akan berdemo di depan Istana Negara pada Sabtu, 24 September 2022, berbarengan dengan Hari Tani Indonesia.


Berat Sebelah Mengadili Pelanggar HAM Berat

4 hari lalu

Berat Sebelah Mengadili Pelanggar HAM Berat

Pengadilan perkara dugaan pelanggaran HAM berat Paniai, Papua, dimulai.


Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

8 hari lalu

Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

Surya Darmadi menyatakan dirinya seharusnya hanya mendapatkan sanksi administratif, bukan pidana.


Buruh Akan Demo Lagi 4 Oktober 2022, Protes Harga BBM hingga Omnibus Law

9 hari lalu

Buruh Akan Demo Lagi 4 Oktober 2022, Protes Harga BBM hingga Omnibus Law

Elemen buruh akan demo lagi bulan depan dengan membawa tiga tuntutan.