Kasus Budhi Sarwono, KPK Panggil Anggota DPR Lasmi Indaryani

Reporter

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 3 September 2021. Penyidik KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap dua orang tersangka baru Budhi Sarwono dan Kedy Afandi. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPR RI Lasmi Indaryani sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara Tahun 2019-2021. Lasmi adalah anak dari Budhi Sarwono eks Bupati Banjarnegara yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

"Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2019-2021 untuk tersangka BS dan kawan-kawan. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Kejati Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah," kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa 14 Juni 2022.

Selain Lasmi, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya untuk tersangka Budhi, yaitu Kasman dari pihak swasta/PT Daya Samudera Cipta Mandiri, Mistar sebagai sopir PT Bumi Redjo/Direktur Utama PT Sutikno Tirta Kencana, dan Sartono dari pihak swasta/staf quality control PT Agung Darma Intra.

Sebelumnya, KPK kembali menetapkan Budhi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang atau jasa di Pemkab Banjarnegara pada tahun 2019-2021 dan penerimaan gratifikasi.

KPK belum dapat menyampaikan perihal peran Budhi, konstruksi perkara, ataupun pasal yang disangkakan. Saat ini, tim penyidik KPK sedang mengumpulkan alat bukti melalui pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Pada 15 Maret 2022, KPK juga telah menetapkan Budhi sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penetapan tersebut merupakan pengembangan dari kasus korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan, atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara, Jawa Tengah, pada tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

Dalam kasus itu, diduga ada upaya maupun tindakan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan yang bersumber dari tindak pidana korupsi, seperti dibelanjakan dalam bentuk berbagai aset baik bergerak ataupun tidak bergerak.

Selain itu, KPK juga telah menyita aset senilai Rp10 miliar yang diduga milik tersangka Budhi dalam kasus pencucian uang tersebut.

Lalu pada 9 Juni, Budhi divonis 8 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, terkait dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam berbagai proyek yang diduga melibatkan tiga perusahaan miliknya pada kurun waktu 2017 hingga 2018. Di samping itu, hakim juga menjatuhkan vonis berupa denda sebesar Rp700 juta, yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama 6 bulan.

Baca: Setelah Kasus Suap dan TPPU, Budhi Sarwono Kembali Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Geledah Plaza Summarecon di Kasus Haryadi Suyuti, KPK Temukan Dokumen Aliran Duit

13 jam lalu

Geledah Plaza Summarecon di Kasus Haryadi Suyuti, KPK Temukan Dokumen Aliran Duit

Penggeledahan di Plaza Summarecon dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan suap pengurusan perizinan yang menyeret Haryadi Suyuti


Loan Back Salah Satu Modus Money Laundering, Waspada 6 Trik Pencucian Uang Lainnya

19 jam lalu

Loan Back Salah Satu Modus Money Laundering, Waspada 6 Trik Pencucian Uang Lainnya

Modus money laundering atau Tidak Pidana Pencucian Uang (TPPU) beragam cara, antara lain loan back dan over invoices. Begini penjelasannya.


Resmi Ditahan, Komisioner KPU Jawa Barat Titik Nurhayati Ditempatkan di Rutan Sukamiskin

1 hari lalu

Resmi Ditahan, Komisioner KPU Jawa Barat Titik Nurhayati Ditempatkan di Rutan Sukamiskin

Penahanan mantan Ketua KPU Depok Titik Nurhayati di rutan khusus koruptor tersebut dilakukan sejak hari ini.


KPK Geledah Lagi Plaza Summarecon Bekasi

1 hari lalu

KPK Geledah Lagi Plaza Summarecon Bekasi

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Haryadi menjadi tersangka penerima suap dari petinggi Summarecon.


Geledah Lagi Plaza Summarecon Bekasi dalam Kasus Haryadi Suyuti, KPK: Melanjutkan Upaya Paksa

1 hari lalu

Geledah Lagi Plaza Summarecon Bekasi dalam Kasus Haryadi Suyuti, KPK: Melanjutkan Upaya Paksa

Penggeledahan ini dilakukan dalam penyidikan kasus suap izin pembangunan apartemen yang menjerat bekas Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.


Bharada E Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator, Apakah Bisa Meringankan Hukuman?

1 hari lalu

Bharada E Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator, Apakah Bisa Meringankan Hukuman?

Bharada E mengajukan diri sebagai Justice Collaborator dalam kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Hukuman bisa diringankan?


Jenis Gratifikasi yang Wajib Lapor dan Pemberian yang Tidak Harus Dilaporkan

1 hari lalu

Jenis Gratifikasi yang Wajib Lapor dan Pemberian yang Tidak Harus Dilaporkan

Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7/PMK.09/2017, terdapat beberapa jenis gratifikasi yang wajib lapor dan tidak harus untuk dilaporkan.


KPK Duga Bupati Mamberamo Tengah Beli Mobil dan Apartemen Pakai Duit Korupsi

1 hari lalu

KPK Duga Bupati Mamberamo Tengah Beli Mobil dan Apartemen Pakai Duit Korupsi

KPK telah memasukkan Bupati Mamberamo Tengah RHP ke dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 15 Juli 2022 yang diduga melarikan diri ke PNG


Kasus Haryadi Suyuti, KPK Geledah Plaza Summarecon

1 hari lalu

Kasus Haryadi Suyuti, KPK Geledah Plaza Summarecon

Menurut Ali, barang bukti dari Plaza Summarecon itu disita, lalu dianalisis untuk melengkapi berkas perkara kasus Haryadi Suyuti.


Sidang Kasus Ade Yasin, KPK Hadirkan Enam Saksi PNS

1 hari lalu

Sidang Kasus Ade Yasin, KPK Hadirkan Enam Saksi PNS

Ade Yasin melalui kuasa hukumnya, Dinalara Butar Butar, optimistis akan membuktikan tidak terlibat dalam perkara dugaan suap terhadap pegawai BPK