Pengakuan Direktur LBH Padang Jadi Korban Sertifikat Vaksin Fiktif

Seorang warga mengakses aplikasi PeduliLindungi pada gawai miliknya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 14 Januari 2021. ANTARA/Zabur Karuru.

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira Suryani, menjadi korban kasus dugaan sertifikat vaksin fiktif. Ia belum mengikuti vaksin booster, tapi sudah menerima sertifikat di aplikasi PeduliLindungi miliknya.

"Saya dan suami, lalu beberapa teman wartawan, ada lima orang yang saya tahu (jadi korban)," kata Indira saat dihubungi, Rabu, 8 Juni 2022.

Indira bercerita kalau dirinya positif Covid-19 pada Maret lalu, kala ingin mengikuti vaksinasi booster. Walhasil, Indira harus menunggu 3 bulan dulu sebelum bisa disuntik vaksin.

Tapi akhir April, Indira dan suami tiba-tiba sudah menerima sertifikat vaksin booster di aplikasi PeduliLindungi yang tertera berasal dari Polkes Polri. Sementara beberapa teman yang lain, kata dia, juga dapat sertifikat vaksin fiktif dari Polres, seperti Polres Payakumbuh.

Indira sama sekali tak mengenal Polkes Polri, lantaran dirinya dan sejumlah pegiat NGO di Sumatera Barat ikut vaksin pertama dan kedua di RSUP M. Djamil, Padang.

Indira belakangan mengetahui kalau bukan dirinya saja yang menjadi korban, saat melakukan pendampingan hukum di Ombudsman Sumatera Barat. Sebab, laporan atas kejadian ini juga diterima Ombudsman. Tempo mengkonfirmasi kepada Kepala Ombudsman perwakilan Sumatera Barat, Yefri Heriani, tapi belum direspons.

Indira tak tahu kenapa datanya bisa bocor dan akhirnya menjadi korban sertifikat vaksin fiktif. Ia menduga bisa dari kebocoran data di aplikasi PeduliLindungi, ataupun dari datanya yang bocor di kantor polisi. "Bisa saja, surat kuasa (pendampingan hukum) aku banyak di situ," kata dia.

Kini, Indira sudah sembuh dari Covid-19 dan ingin mengikuti vaksinasi booster. Ia berencana menanyakan ini ke petugas kesehatan. "Bisa nggak aku vaksin, takutnya nggak bisa karena sudah terima sertifikat vaksin ketiga," ujarnya.

Tempo mengkonfirmasi kejadian ini pada Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat, Komisaris Besar Satake Bayu, tapi belum ada respons.

Selanjutnya:  Penjelasan Kemenkes soal masalah sertifikat vaksin...






Camat Payakumbuh Timur Dimutasi Gara-gara Buat Konten ala Citayam Fashion Week

9 jam lalu

Camat Payakumbuh Timur Dimutasi Gara-gara Buat Konten ala Citayam Fashion Week

Camat Payakumbuh Timur, Dewi Nurita dimutasi setelah bergaya ala Citayam Fashion Week. Padahal ia tengah siapkan diri sebagai camat terbaik se-Sumbar.


Vaksinasi Covid-19: Belum Suntik tapi Terdata Sudah, Ini Kata Kemenkes

1 hari lalu

Vaksinasi Covid-19: Belum Suntik tapi Terdata Sudah, Ini Kata Kemenkes

Ada 1.285 kasus pengaduan nomor induk kependudukan (NIK) sudah vaksinasi Covid-19--padahal belum--hanya pada periode Juli 2022.


Melawat ke Padang? 7 Destinasi Wisata Kota Padang yang Wajib Dikunjungi

1 hari lalu

Melawat ke Padang? 7 Destinasi Wisata Kota Padang yang Wajib Dikunjungi

Padang tak hanya dikenal dengan kenikmatan makanannya, tapi destinasi wisata Kota Padang juga dikenal indah yang memanjakan mata.


Hari Ini Kota Padang Ulang Tahun ke 353, Berikut 8 Keunikannya

2 hari lalu

Hari Ini Kota Padang Ulang Tahun ke 353, Berikut 8 Keunikannya

Rumah Makan Padang yang dapat dijumpai di penjuru daerah di Indonesia malahan tak akan ditemui di kotanya sendiri, Kota Padang.


7 Agustus 1669 Kelahiran Kota Padang, Mengingat Lagi Perlawanan Rakyat Minangkabau Lawan Belanda

2 hari lalu

7 Agustus 1669 Kelahiran Kota Padang, Mengingat Lagi Perlawanan Rakyat Minangkabau Lawan Belanda

Awalnya, Kota Padang hanyalah perkampungan nelayan di muara Batang Arau. Setelah Belanda masuk di bawah VOC, kawasan ini pun menjadi pelabuhan ramai.


Sebab Remaja Rentan Perlu Jadi Prioritas Vaksinasi Booster

4 hari lalu

Sebab Remaja Rentan Perlu Jadi Prioritas Vaksinasi Booster

Epidemiolog mengatakan remaja rentan harus menjadi prioritas mendapatkan booster vaksin COVID-19. Ini sebabnya.


Capaian Vaksin Booster Baru 27,22 Persen, Pemerintah Imbau Nakes Segera Suntik Vaksin Keempat

4 hari lalu

Capaian Vaksin Booster Baru 27,22 Persen, Pemerintah Imbau Nakes Segera Suntik Vaksin Keempat

Pemerintah akan mengumumkan soal vaksin booster kedua untuk masyarakat umum.


DKI Targetkan 700.000 Nakes Sudah Vaksin Booster Kedua Bulan Ini

5 hari lalu

DKI Targetkan 700.000 Nakes Sudah Vaksin Booster Kedua Bulan Ini

Dinas Kesehatan DKI menargetkan 700.000 nakes sudah menerima vaksin booster tahap dua pada bulan Agustus ini.


Aplikasi PeduliLindungi Raih Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji 2022

5 hari lalu

Aplikasi PeduliLindungi Raih Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji 2022

Aplikasi PeduliLindungi berhasil menempati Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji untuk lingkungan kementerian di tahun 2022.


Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Booster Kedua Mulai Jumat Besok

12 hari lalu

Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Covid-19 Booster Kedua Mulai Jumat Besok

Pemerintah memutuskan vaksin Covid-19 booster dosis kedua mulai disuntikkan untuk tenaga kesehatan mulai 29 Juli 2022.