Puan, Ganjar, dan Jokowi Disarankan Tahan Diri Demi Jaga Suara Pendukung PDIP

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani bersama anggota fraksi PDIP Ganjar Pranowo (kiri) dan Calon gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo alias Jokowi di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (5/10). TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro, menjelaskan munculnya dua nama, yakni Puan Maharani dan Ganjar Pranowo yang dijagokan maju dalam Pilpres 2024, menandakan kaderisasi di tubuh PDI Perjuangan berjalan dengan baik. Namun menurut Agung, hal ini juga dapat membawa dampak negatif bagi partai.

"Ini bisa menjadi musibah bila Ganjar atau Puan terus mempertontonkan perbedaan sikap secara langsung atau tidak melalui sikap para pendukungnya di hadapan publik," ujar Agung dalam keterangannya, Kamis, 9 Juni 2022.

Agung mencontohkan perbedaan sikap itu ditunjukkan Puan dengan mengkritik kinerja Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah. Selain itu, Ganjar juga kerap tak diundang dalam acara penting PDI Perjuangan.

Menurut Agung, dengan sikap yang seolah memusuhi tersebut, bukan tidak mungkin suara dukungan untuk PDIP bakal tergerus.

"Hal ini akan berpengaruh kepada raihan suara partai dari basis pendukung laten yang terpecah maupun soal coattail effect dari capres yang didukung ketika kader-kader PDIP yang potensial menjadi capres tak terhimpun dalam satu barisan," kata Agung.

Dengan kondisi tersebut, Agung menyarankan kepada Ganjar atau Puan untuk menertibkan diri maupun pendukungnya hingga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan nama capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan. 

Tak cuma kepada Puan dan Ganjar, Agung juga mengingatkan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menahan diri memberikan dukungan secara langsung atau tidak. Meski menjabat sebagai Presiden, menurut Agung, Jokowi tetap seorang kader PDI Perjuangan dan harus patuh terhadap instruksi Megawati. 

Apalagi, menurut Agung, selama ini ada beberapa kebaikan Megawati kepada Jokowi sebagai budi yang belum terbalas. Mulai dari Pilkada DKI 2012 saat Jokowi maju bersama Ahok sebagai Gubernur, kemudian 2 kali periode Pilpres 2014-2024 membawa suara PDIP sebagai kandidat. 

"Dan yang terbaru saat anak-mantu Jokowi maju dalam Pilkada Solo dan Medan 2020," kata Agung. 

Baca juga: Megawati Disarankan Segera Tentukan Capres 2024 untuk Akhiri Drama Adu Banteng

M JULNIS FIRMANSYAH 

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Erick Thohir: Pelabuhan Terminal Kijing Harus Dimanfaatkan Secara Optimal

8 jam lalu

Erick Thohir: Pelabuhan Terminal Kijing Harus Dimanfaatkan Secara Optimal

Erick Thohir ikut menyaksikan peresmian pelabuhan Terminal Kijing oleh Presiden Jokowi di Kabupaten Mempawah, Pontianak, Kalimantan Barat.


Hasto PDIP Sebut Beberapa Nama yang Dianggap Kader Terbaik untuk Pilpres 2024

9 jam lalu

Hasto PDIP Sebut Beberapa Nama yang Dianggap Kader Terbaik untuk Pilpres 2024

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebut PDIP tidak ingin buru-buru menentukan capres tanpa pertimbangan matang.


Megawati, Puan Maharani hingga Surya Paloh Miliki Gelar Doktor Honoris Causa, Begini Syarat Mendapatkannya?

10 jam lalu

Megawati, Puan Maharani hingga Surya Paloh Miliki Gelar Doktor Honoris Causa, Begini Syarat Mendapatkannya?

Beberapa tokoh mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa seperti Megawati, Puan Maharani hingga Surya Paloh. Bagaimana syarat mendapatkan gelar HC ini?


Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan dan Suharso Monoarfa Dipastikan Hadir di KPU Besok

14 jam lalu

Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan dan Suharso Monoarfa Dipastikan Hadir di KPU Besok

Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan dan Suharso Monoarfa akan memimpin langsung pendaftaran partai mereka di KPU besok.


Jokowi Minta Penuntasan Kasus Kematian Brigadir J: Jangan Ragu dan Ditutupi

14 jam lalu

Jokowi Minta Penuntasan Kasus Kematian Brigadir J: Jangan Ragu dan Ditutupi

Jokowi meminta pengusutan kasus kematian Brigadir J tidak ditutupi dan dihalangi. Agar kepercayaan dari masyarakat tidak menurun.


Jokowi Resmikan Terminal Kijing Pontianak: Terbesar di Kalimantan, Habiskan Rp 2,9 Triliun

14 jam lalu

Jokowi Resmikan Terminal Kijing Pontianak: Terbesar di Kalimantan, Habiskan Rp 2,9 Triliun

Presiden Jokowi pada pagi hari ini meresmikan Terminal Kijing, Pelabuhan Pontianak, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.


Kunker ke Kalimantan Barat, Presiden Jokowi Resmikan Terminal Kijing

15 jam lalu

Kunker ke Kalimantan Barat, Presiden Jokowi Resmikan Terminal Kijing

Pada siang harinya, Presiden Jokowi bakal meresmikan tower A dan B RSUD dr. Soedarso, Kota Pontianak.


Hasil Lawatan Jokowi ke Cina, Jepang dan Korea; RI Terima Komitmen Investasi Ratusan Triliun

1 hari lalu

Hasil Lawatan Jokowi ke Cina, Jepang dan Korea; RI Terima Komitmen Investasi Ratusan Triliun

Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Indonesia berhasil menerima komitmen investasi senilai lebih dari ratusan triliun.


Tiket Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Berlaku 2023, Sandiaga Uno: Sesuai Arahan Jokowi

1 hari lalu

Tiket Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Berlaku 2023, Sandiaga Uno: Sesuai Arahan Jokowi

Sandiaga Uno memastikan tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar sebesar Rp 3,75 juta akan berlaku 1 Januari 2023.


Penangguhan Penahanan Roy Suryo Bergantung Keputusan Penyidik

1 hari lalu

Penangguhan Penahanan Roy Suryo Bergantung Keputusan Penyidik

Penangguhan penahanan Roy Suryo masih menunggu keputusan penyidik Polda Metro Jaya.