Polisi Ungkap Kasus Aborsi Janin dalam Botol di Makassar

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi aborsi. Chip Somodevilla/Getty Images

TEMPO.CO, Makassar -  Polisi mengaku telah menangkap terduga pelaku aborsi dengan modus menyimpan janin bayi hingga membusuk di botol minum dalam kardus di kamar kos Jalan Balangturungan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kejadian itu bermula saat saksi Nulfulah Anugrahwaty sekaligus pemilik kos melihat kardus berada di dalam kamar kontrakan nomor 3 disewa terduga pelaku wanita berinisial NW. Sejak Desember 2021, dia beralasan pulang ke Kendari, lalu kembali ke Makassar. Setelah itu minta izin pulang ke Toraja, alasannya menjenguk orang tuanya sakit.

"Saat itu pemilik periksa keadaan indekos, dan memerintahkan seseorang melakukan pembersihan. Ditemukan sesuatu yang mencurigakan, ternyata barang yang dicurigai itu diteliti menyerupai seorang bayi," kata Kapolresta Makassar Komisaris Besar Budhi Haryanto pada Rabu malam, 8 Juni 2022.

Pemilik kos itu memeriksa kondisi kamar setelah enam bulan NW tak kunjung kembali dan tak membayar sewa. Karena ada orang yang ingin menyewa kamar tersebut, dia akhirnya membersihkan dan memindahkan barang milik NW ke gudang. Namun saat itu tercium aroma busuk dari kamar. Kemudian dicurigai baunya dalam kardus, lalu dikeluarkan di teras rumahnya pada Sabtu, 4 Juni 2022.

Bersama suaminya, pemilik kos kemudian memanggil Ketua RT beserta warga untuk membuka kardus tersebut, ternyata berisi janin bayi disimpan dalam beberapa botol minum plastik, dengan ditutup rapat menggunakan lakban dan ditutupi baju. Diduga jasad janin sudah dalam keadaan hancur terurai di dalam botol tersebut.

Dari kejadian itu, warga kemudian melaporkan penemuan tersebut ke polisi. Tim selanjutnya menindaklanjuti temuan itu dan disimpulkan adalah janin bayi diperkirakan masih berusia lima bulan dan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Kita simpulkan bahwa ini peristiwa pidana adalah orang lakukan aborsi. Dari situ kita lakukan penyelidikan. Dan pada hari ini kita sudah tangkap orang yang melakukan aborsi itu. Dan tidak lama kemudian, kita tangkap orang yang berbeda di Kalimantan," kata Kapolres.

Budhi menyatakan, untuk sementara ini rangkaian penyelidikan masih sedang berlangsung, namun demikian pihaknya sudah menetapkan dua orang tersangka.

"Kita sudah berani menetapkan dua orang ini sebagai tersangka. Namun, karena tersangka (pacar pelaku) masih dalam perjalanan, mohon sabar, besok bisa kita buka secara gamblang," kata dia.

Sedangkan untuk motif terduga pelaku, dari keterangan sementara, motifnya karena malu tersangka melakukan hubungan badan lalu mengandung atau hamil. Akhirnya, anak itu digugurkan atau di aborsi.

Sementara dari pengakuan tersangka, menggugurkan kandungannya dengan meminum ramuan. Perbuatan aborsi itu dilakukan sejak 2012 sampai sekarang dengan tempatnya berpindah pindah serta menyimpan janin tersebut di dalam botol minuman.

"Namun ketika si bayi atau janin ini bisa di aborsi, ini agak menarik karena disimpan (dalam botol). Maka dari itu, nanti saya akan bedah kenapa yang bersangkutan bisa melakukan hal demikian," ucapnya.

"Dia karyawan pekerjaannya dalam kesehatan, punya pengalaman medis. Pasangannya, (sudah diamankan) dia bersama pasangannya (saat aborsi)," kata Budhi.

Baca juga: Pemerkosaan dan Aborsi Tak Masuk RUU TPKS, Wamenkumham Janji Diatur dalam RKUHP

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Thailand akan Legalkan Aborsi Hingga Usia Kandungan 20 Minggu

2 hari lalu

Thailand akan Legalkan Aborsi Hingga Usia Kandungan 20 Minggu

Sebelumnya, aborsi di Thailand dapat didenda hingga 10.000 baht atau Rp3,9 juta, atau enam bulan penjara


Sidang Kasus HAM Berat Paniai, Saksi: Massa Memaksa Masuk Koramil, 3 Warga Tewas

2 hari lalu

Sidang Kasus HAM Berat Paniai, Saksi: Massa Memaksa Masuk Koramil, 3 Warga Tewas

Sidang kasus HAM berat Paniai di PN Makassar digelar hari ini . Agendanya pemeriksaan saksi-saksi, dengan terdakwa Mayor (Purn) Isak Sattu.


4 Kudapan Goyang Lidah Kuliner Sulawesi Selatan

10 hari lalu

4 Kudapan Goyang Lidah Kuliner Sulawesi Selatan

Kuliner khas Sulawesi Selatan banyak ragamnya, setidaknya 4 kudapan popuker ini mewakilinya.


Selayang Pandang Keindahan Pulau Selayar

10 hari lalu

Selayang Pandang Keindahan Pulau Selayar

Pulau Selayar merupakan kawasan di bawah administratif Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Berikut beberapa keistimewaannya


6 Kuliner Khas Sulawesi Selatan yang Paling Dicari, Pisang Epe sampai Pallubasa

12 hari lalu

6 Kuliner Khas Sulawesi Selatan yang Paling Dicari, Pisang Epe sampai Pallubasa

Ragam kuliner dari Provinsi Sulawesi Selatan, apa saja selain coto Makassar dan sop Konro? Perlu coba Pallubasa.


Wali Kota Makassar Minta Pegawainya Pakai Ojek Online Setiap Selasa, Asosiasi: Patut Dicontoh

12 hari lalu

Wali Kota Makassar Minta Pegawainya Pakai Ojek Online Setiap Selasa, Asosiasi: Patut Dicontoh

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengeluarkan surat edaran imbauan kepada pengguna jasa transportasi ojek online di lingkup pemkot.


Kementan Jamin Ketersediaan Telur di Indonesia Timur Aman

14 hari lalu

Kementan Jamin Ketersediaan Telur di Indonesia Timur Aman

Produksi telur di Sulawesi Selatan mengalami surplus.


Membunuh Teman Hamil Tua dan Ambil Janinnya, Wanita AS Ini Terancam Hukuman Mati

15 hari lalu

Membunuh Teman Hamil Tua dan Ambil Janinnya, Wanita AS Ini Terancam Hukuman Mati

Seorang wanita diadili di Texas, AS pada minggu ini karena diduga membunuh seorang rekannya yang hamil. dan mengambil janin dari perut korban


Mengenal Uang Panai dalam Adat Pernikahan Suku Bugis

18 hari lalu

Mengenal Uang Panai dalam Adat Pernikahan Suku Bugis

Uang panai adalah salah satu rangkaian dalam adat perkawinan adat masyarakat Bugis. Bagaimana aturannya?


Geopark Maros Pangkep di Sulawesi Selatan Masuk UNESCO Global Geopark

22 hari lalu

Geopark Maros Pangkep di Sulawesi Selatan Masuk UNESCO Global Geopark

Ada 9 rekomendasi dari tim asesor yang harus ditindaklanjuti untuk memenuhi Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark.