Risiko Penularan Covid-19 di Indonesia Rendah, IDI Minta Warga Tetap Waspada

Reporter

Petugas medis melakukan tes usap kepada delegasi yang mengikuti pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa 24 Mei 2022. Tes usap bagi semua delegasi dan petugas tersebut untuk mendukung kegiataan GPDRR 2022 di Bali agar berjalan dengan aman, inklusif dan sesuai dengan protokol kesehatan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengatakan risiko penularan COVID-19 di Indonesia saat ini rendah jika dibandingkan dengan situasi di beberapa negara lain.

"Indonesia rangking dunia nomor 40 lebih, rumah sakitnya sepi, positivity rate rendah banget di bawah 3 persen, yang divaksinasi semakin banyak," kata Zubairi Djoerban, Selasa 7 Juni 2022.

Berdasarkan situasi itu, Zubairi menyebut bahwa risiko penularan COVID-19 di Indonesia saat ini sudah rendah sekali. Tapi masyarakat diimbau untuk tidak jumawa dan tetap berhati-hati.

Ia mengatakan per 5 Juni 2022 jumlah kasus baru Indonesia mencapai 388 orang dengan lima orang meninggal. "Artinya, setiap hari pada bulan Juni itu jumlah kasus di atas 300 tapi di bawah 400. Jadi memang relatif agak naik sedikit dari dari bulan Mei 2022. Kemudian Indonesia juga pernah 100 kasus baru," katanya.

Jika dibandingkan dengan situasi di luar negeri, kata Zubairi, Korea Utara bisa menembus 600.000 kasus dalam sepekan atau setara rata-rata 90.000 kasus baru sehari. Amerika Serikat di atas 70.000 kasus baru per hari.

Secara terpisah, Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama mengemukakan sejumlah alasan mengapa dunia masih berstatus pandemi hingga saat ini. "Perlu ketahui bahwa sampai sekarang dunia masih dalam status pandemi, sebagaimana juga disampaikan Direktur Jenderal WHO pada acara pembukaan World Health Assembly 22 Mei 2022 di Jenewa," katanya.

Pertama, sampai akhir Mei 2022 masih ada sekitar 70 negara di dunia yang kasusnya masih meningkat. "Padahal kita tahu prinsip dasarnya, no one is safe until everyone is safe, dan 70 negara adalah sekitar sepertiga dari jumlah negara di dunia," katanya.

Kedua, jumlah tes di dunia jauh menurun, sehingga sulit untuk melihat gambaran epidemiologi yang sebenarnya, kata Tjandra.

Situasi itu perlu jadi perhatian di Indonesia, sebab jumlah tes tetap harus terjaga. "Saya lihat di New York di mana-mana ada tenda tempat orang bisa test COVID-19 tanpa bayar," katanya.

Ketiga, dari pengalaman pandemi selama dua tahun lebih maka virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 terkadang tidak bisa diduga. "Kita belum dapat mengetahui secara pasti bagaimana perkembangannya di masa datang," ujarnya.

Keempat, kata Tjandra, sampai Mei 2022 baru ada 57 negara yang sudah memvaksinasi 70 persen populasi penduduk, bahkan ada yang lebih. Semua adalah negara dengan penghasilan tinggi.

"Angka 70 persen dihitung berdasar jumlah total penduduk, bukan berdasar target, sehingga Indonesia pun kalau jumlah yang divaksin dibagi jumlah penduduk, maka angkanya masih di bawah 70 persen, walau kalau dibagi dengan angka target maka memang sudah di atas 70 persen," ujarnya.

Penjelasan kelima tentang pandemi masih ada, kata Tjandra, adalah faktor transmisi yang masih meningkat. "Artinya, jumlah kematian masih tetap ada dan potensi varian baru dapat saja terbentuk," katanya.

Baca: Update Covid Hari Ini 7 Juni 2022: Kasus Tambah 518 Orang, Meninggal 2

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Ikatan Dokter Anak Ingatkan Pakai Masker yang Benar di Sekolah

2 jam lalu

Ikatan Dokter Anak Ingatkan Pakai Masker yang Benar di Sekolah

Pemakaian masker yang baik dan benar merupakan salah satu upaya mengurangi risiko terpapar Covid-19 di tengah pandemi yang masih berlangsung.


KBRI Beirut Rayakan HUT RI yang Pertama setelah Pandemi Covid-19

17 jam lalu

KBRI Beirut Rayakan HUT RI yang Pertama setelah Pandemi Covid-19

Acara HUT RI ke-77 menjadi ajang temu kangen para WNI di Lebanon.


Geneva International Motor Show 2023 Dibatalkan

1 hari lalu

Geneva International Motor Show 2023 Dibatalkan

Ini adalah pembatalan pameran otomotif Geneva International Motor Show keempat kalinya secara berturut-tutur sejak Covid-19 mewabah global pada 2020.


Setelah Lagu Hati-hati, Wali Kota Depok Bakal Merilis 2 Lagu Soal Covid-19

1 hari lalu

Setelah Lagu Hati-hati, Wali Kota Depok Bakal Merilis 2 Lagu Soal Covid-19

Wali Kota Depok Mohammad Idris sebelumnya pernah meliris lagu berjudul 'Hati-Hati' yang sempat diputar di lampu merah Simpang Ramanda.


Samsung Turunkan Target Pengiriman Ponsel Tahun Ini 40 Juta Unit

1 hari lalu

Samsung Turunkan Target Pengiriman Ponsel Tahun Ini 40 Juta Unit

Samsung telah menurunkan target pengiriman smartphone untuk tahun 2022, dari sebelumnya 300 juta unit menjadi 260 juta unit.


Update Covid-19 di Jakarta, Kasus Baru Naik 2.404 per 17 Agustus

2 hari lalu

Update Covid-19 di Jakarta, Kasus Baru Naik 2.404 per 17 Agustus

Positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 sepekan terakhir di Jakarta tembus 15,7 persen.


Konsulat RI Tawau Menggelar Upacara Hari Kemerdekaan ke-77

2 hari lalu

Konsulat RI Tawau Menggelar Upacara Hari Kemerdekaan ke-77

Konsulat RI Tawau menggelar upacara HUT RI ke-77 dengan lebih banyak peserta karena sudah masuk tahap endemi.


Ibu Negara AS Jill Biden Positif COVID-19

2 hari lalu

Ibu Negara AS Jill Biden Positif COVID-19

Jill Biden dinyatakan positif Covid-19 setelah suaminya sudah dinyatakan sembuh.


Harga Minyak Dunia Jeblok ke USD 86,53 per Barel Dipicu Sentimen Resesi Global

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Jeblok ke USD 86,53 per Barel Dipicu Sentimen Resesi Global

Harga minyak pada penutupan perdagangan Selasa, 16 Agustus 2022, jeblok ke level terendah 6 bulan atau sejak sebelum invasi Rusia ke Ukraina.


PM Australia Tuding Scott Morrison Merusak Demokrasi, Diam-diam Rangkap Jabatan

3 hari lalu

PM Australia Tuding Scott Morrison Merusak Demokrasi, Diam-diam Rangkap Jabatan

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengecam keras Scott Morrison, pendahulunya, karena menunjuk dirinya sendiri dalam beberapa posisi di kabinet.