Tim SAR Bertugas Mencari dan Menyelamatkan: Menengok Awal Tim SAR Indonesia

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Basarnas Jambi saat melakukan evakuasi korban banjir di Kabupaten Bungo. (ANTARA/HO)
Basarnas Jambi saat melakukan evakuasi korban banjir di Kabupaten Bungo. (ANTARA/HO)

TEMPO.CO, Jakarta -Tim SAR, dalam konsep Search and Rescue (SAR) merupakan pelaksana kegiatan dan usaha mencari, menolong, menyelamatkan dan mengevakuasi warga maupun masyarakat dalam sebuah musibah secara andal, cepat, efektif, efisien, dan aman.

Istilah SAR sudah digunakan secara internasional sehingga kegiatan SAR ini sudah mendunia di belahan dunia, termasuk di Indonesia. Lantas bagaimana sejarah pembentukan Tim SAR di Indonesia?

Kegiatan SAR, termasuk elemen Tim SAR di Indonesia dilaksanakan di bawah organisasi bernama Badan SAR Nasional (BASARNAS).

Melansir ppid.semarangkota.go.id, Badan SAR Nasional adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian Indonesia yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Badan SAR Nasional memiliki tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan (SAR/search and rescue).

Dikutip basarnas.go.id, pembentukan organisasi SAR di Indonesia berawal dari penyebutan Black Area bagi negara yang tidak mempunyai organisasi SAR. Pada 1950, pasca-kemerdekaan, Indonesia masuk sebagai anggota organisasi penerbangan internasional ICAO (International Civil Aviation Organization).

Dengan masuk sebagai anggota ICAO, diharapkan Indonesia menangani musibah penerbangan dan pelayaran yang terjadi di Indonesia.

Bersamaan dengan hal tersebut, Pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 1955 tentang Penetapan Dewan Penerbangan untuk membentuk panitia SAR. Panitia teknis mempunyai tugas pokok untuk membentuk Badan Gabungan SAR, menentukan pusat-pusat regional serta anggaran pembiayaan dan materil. Kemudian, pada 1959, Indonesia menjadi anggota International Maritime Organization (IMO).

Bergabungnya Indonesia sebagai anggota ICAO dan IMO, membuat tugas dan tanggung jawab SAR semakin mendapat perhatian. Bangsa Indonesia ingin mewujudkan harapan dunia internasonal yaitu mampu menangani musibah penerbangan dan pelayaran.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman tersebut, timbul kesadaran untuk menciptakan suatu organisasi SAR Nasional yang mengkoordinir segala kegiatan-kegiatan SAR dibawah satu komando.

Pada 1968, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor T.20/I/2-4 ditetapkan mengenai pembentukan Tim SAR Lokal Jakarta yang diserahkan kepada Direktorat Perhubungan Udara. Tim inilah yang menjadi tonggak awal dari organisasi SAR Nasional di Indonesia yang dibentuk kemudian.

Pada1968 juga, terdapat proyek South East Asia Coordinating Committee on Transport and Communications, dengan Indonesia sebagai proyek payung (Umbrella Project) untuk negara-negara Asia Tenggara. Proyek tersebut ditangani oleh US Coast Guard (Badan SAR Amerika), guna mendapatkan data yang diperlukan untuk rencana pengembangan dan penyempurnaan organisasi SAR di Indonesia.

NAOMY A. NUGRAHENI
Baca: Tim SAR Swiss Lanjutkan Pencarian Eril Anak Ridwan Kamil, Gunakan Rute Zig-zag

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.








Kapal Tanker KM Kristin yang Terbakar Berhasil Dipadamkan, 3 ABK Masih Dicari

3 hari lalu

Sejumlah warga Lingkungan Pondok Prasi Ampenen menyaksikan kapal tangker MT Kristin yang terbakar, sekitar dua mil dari Depo Pertamina Ampenan, Minggu, 26 Maret 2022 (Tempo/Abdul Latief Apriaman)
Kapal Tanker KM Kristin yang Terbakar Berhasil Dipadamkan, 3 ABK Masih Dicari

Polisi sempat mengkhawatirkan posisi kapal tanker semakin mendekat di sekitar Pantai Tanjung Karang, Kota Mataram.


Update Longsor Natuna : 9 Korban Baru Ditemukan, 35 Masih Hilang

21 hari lalu

Foto udara bencana tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa 7 Maret 2023. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (7/3/2023) pukul 07:00 WIB, sebanyak 10 orang dinyatakan meninggal, 47 orang hilang dan 1.216 Orang mengungsi akibat longsor tersebut. ANTARA FOTO/Kiky Firdaus
Update Longsor Natuna : 9 Korban Baru Ditemukan, 35 Masih Hilang

Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Kampung Genting, Desa Pangkalan, Serasan, Kabupaten Natuna terus membuahkan hasil.


Kepala BNPB: 35 Warga Masih Hilang dalam Bencana Tanah Longsor di Natuna

21 hari lalu

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (tengah), bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kempat kiri), Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono (ketiga kiri), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kempat kanan), Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi (kiri),  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto (kedua kanan), KASAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (kedua kiri), Direktur Jendral Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andy Rachmianto (Ketiga kanan) melepas misi kemanusian ke Turki di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu 11 Februari 2023. Pemerintah mengirimkan bantuan logistik sebanyak lima ton dan personel gabungan tim pencarian dan penyelamatan (SAR) sebanyak 65 orang untuk membantu proses operasi SAR korban gempa di Turki. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Kepala BNPB: 35 Warga Masih Hilang dalam Bencana Tanah Longsor di Natuna

BNPB menyatakan 35 orang warga masih hilang dalam bencana tanah longsor di Natuna, Kepulauan Riau.


Banjir di Malaysia: Lima Tewas, Jumlah Pengungsi Turun

23 hari lalu

Foto udara banjir yang merendam pemukiman warga di Yong Peng, Johor, Malaysia, 4 Maret 2023. Dalam bencana tersebut dilaporkan empat orang tewas.REUTERS/Hasnoor Hussain
Banjir di Malaysia: Lima Tewas, Jumlah Pengungsi Turun

Jasad .wanita yang dilaporkan hilang dalam banjir di Malaysia ditemukan Senin malam.


Hari ini, Pemerintah Kepri Kirim Bantuan Makanan ke Korban Longsor di Natuna

23 hari lalu

Longsor menerjang Desa Genting di Serasan, Natuna. 50 orang dikabarkan hilang. Foto : Istimewa
Hari ini, Pemerintah Kepri Kirim Bantuan Makanan ke Korban Longsor di Natuna

Gubernur Kepri Ansar bersama Kepala BNPB Suharyanto, juga akan turun langsung meninjau lokasi kejadian tanah longsor di Natuna


Turis Jatuh dari Tebing di Bali Saat Berfoto, Basarnas: Utamakan Keselamatan

24 hari lalu

Tim SAR menyiapkan peralatan untuk mengevakuasi korban warga negara India yang terjatuh di Broken Beach, Nusa Penida, Klungkung. ANTARA/HO-Humas Basarnas Bali
Turis Jatuh dari Tebing di Bali Saat Berfoto, Basarnas: Utamakan Keselamatan

Lokasi tebing yang terjal di Pantai Broken Beach Balinitu membuat proses evakuasi korban sempat terkendala.


Sepekan Pencarian, Lansia yang Hilang di Bukit Klangon Merapi Ditemukan Meninggal

33 hari lalu

Tim SAR Gabungan DIY mengevakuasi jenazah lansia yang sempat hilang sepekan di Bukit Klangon lereng Gunung Merapi Sleman Yogyakarta Jumat (24/2). Dok. SAR DIY
Sepekan Pencarian, Lansia yang Hilang di Bukit Klangon Merapi Ditemukan Meninggal

Lansia itu hilang dan hanya meninggalkan motor bebeknya di Bukit Klangon sejak 17 Februari 2023.


Tim SAR Gabungan Cari Lansia yang Hilang 3 Hari di Bukit Klangon Gunung Merapi

36 hari lalu

Tim SAR gabungan Daerah Istimewa Yogyakarta mencari lansia yang hilang di area Bukit Klangon lereng Gunung Merapi. Dok. Basarnas DIY
Tim SAR Gabungan Cari Lansia yang Hilang 3 Hari di Bukit Klangon Gunung Merapi

Lansia yang dilaporkan hilang sejak Jumat 17 Februari 2023 di Bukit Klangon Gunung Merapi tu merupakan laki-laki bernama Marwoto, 68 tahun.


Wisatawan Prancis dan Depok Terseret ke Palung Parangtritis, Diselamatkan Tim SAR

37 hari lalu

Tim SAR Pantai Parangtritis dan Dit Polairud berhasil menyelematkan wisatawan yang terseret ke palung pantai yang berada di Kabupaten Bantul Yogyakarta Senin, 20 Februari 2023. Dok. Satlinmas III Bantul
Wisatawan Prancis dan Depok Terseret ke Palung Parangtritis, Diselamatkan Tim SAR

Diduga terlalu asyik bermain, mereka terus ke tengah hingga sampai ke titik diduga lokasi palung laut Parangtritis yang membahayakan.


Menyelam di Gili Trawangan, Wisatawan Asal Amerika Ditemukan Tewas di Kedalaman 21 Meter

38 hari lalu

Suasana pencarian korban WNA yang menyelam di Gili Trawangan. Dok. SAR Mataram
Menyelam di Gili Trawangan, Wisatawan Asal Amerika Ditemukan Tewas di Kedalaman 21 Meter

Wisatawan asal Amerika Serikat itu sebelumnya diketahui menyelam bersama di Shark Point Gili Trawangan.