Rieke Diah Pitaloka Sabet Gelar Doktor dari FISIP UI dengan Predikat Cum Laude

Reporter

M. Faiz Zaki

Editor

Febriyan

Kamis, 26 Mei 2022 15:37 WIB

Anggota DPR periode 2019-2024, Rieke Diah Pitaloka, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. TEMPO/Dewi Nurita

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Rieke Diah Pitaloka menyabet gelar doktor dari Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI ke-124 dan doktor perempuan ke-63. Rieke menyelesaikan studi S3-nya dan mendapatkan predikat Cum Laude.

Melansir dari situs fisip.ui.ac.id, Rieke menulis disertasi berjudul “Kebijakan Rekolonialisasi: Kekerasan Simbolik Negara Melalui Pendataan Perdesaan”. Dia pun tercatat peraih doktor tercepat tanpa cuti selama studi.

“Sintesa yang diusulkan dari disertasi ini adalah bagaimana membangun sistemik kebijakan publik berdasarkan pendataan desa berbasis pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga memungkinkan lebih banyak ruang untuk komunikasi dan partisipasi.” Ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 Mei 2022.

Promotor doktoralnya adalah Hendriyani dengan kopromotor Eriyanto dan Haryatmoko. Sidang dipimpin langsung oleh Dekan FISIP UI Semiarto Aji Purwanto.

Penguji Rieke antara lain Yanuar Nugroho, Sofyan Sjaf, Arie Sujito, dan Endah Triasturi. Analisisnya menggunakan pemikiran dari Pierre Bordieu dan Nick Couldry yang mengonsepkan adanya kekerasan simbolik.

Disertasi ini merupakan deskripsi, analisis, dan interpretasi atas perbandingan dua jenis data, yaitu data perdesaan yang direproduksi institusi negara dengan pendekatan top down dan data yang diproduksi warga dengan pendekatan bottom up.

Temuan penelitian politikus PDI Perjuangan itu menunjukkan data yang direproduksi negara tidak mengintegrasikan anatara data spasial dan numerik. Itu mengakibatkan data sulit dikonfirmasi, diverifikasi, dan divalidasi.

Maka itu menyebabkan kualitas data negara tidak memenuhi prinsip-prinsip data yang actual, akurat, dan relevan atau disebut pseudo data. Disertasi ini membongkar kekerasan negara yang beroperasi melalui data yang tidak menginformasikan kondisi dan kebutuhan riil warga serta potensi riil perdesaan.

Seusai acara promosi doktornya, Rieke Diah Pitaloka berterima kasih kepada pihak Universitas Indonesia. Dia menyatakan ilmu yang didapatkan dibutuhkan dalam karir politiknya.

“Pada jurusan komunikasi ini, saya benar-benar ditempa bahwa komunikasi itu bukan hanya tentang jurnalistik tapi saya sebagai politisi mendapat ilmu yang luar biasa bahwa kerja politik pun membutuhkan ilmu komunikasi yang tepat,” ujarnya.

Rieke Diah Pitaloka tampak menaruh perhatian terhadap kekerasan negara. Dia juga menulis soal kekerasan negara pada tesisnya di di Jurusan Filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia yang berjudul, "Banalitas Kejahatan: Aku yang tak Mengenal Diriku, Telaah Hannah Arendt Perihal Kekerasan Negara." 






1.707 Peserta Diterima di UI Lewat SBMPTN 2022, Jangan Lupa Daftar Ulang Mulai Hari Ini

1 hari lalu

1.707 Peserta Diterima di UI Lewat SBMPTN 2022, Jangan Lupa Daftar Ulang Mulai Hari Ini

Sebanyak 1.707 peserta diterima di Universitas Indonesia melalui jalur SBMPTN 2022 dari total pendaftar 42.440 peserta.


PDIP Belum Umumkan Capres, Megawati: Perhitungan Saya Belum Selesai

2 hari lalu

PDIP Belum Umumkan Capres, Megawati: Perhitungan Saya Belum Selesai

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap alasannya belum mengumumkan calon presiden yang akan diusung di Pilpres 2024.


Pengumuman SBMPTN 2022, Ketua LTMPT: Selamat kepada UGM

2 hari lalu

Pengumuman SBMPTN 2022, Ketua LTMPT: Selamat kepada UGM

Pengumuman SBMPTN 2022 mengungkap sembilan dari sepuluh peserta dengan nilai tertinggi untuk saintek memilih program studi kedokteran.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Penghargaan DKI Jakarta dan Andil XL Axiata, Nyamuk

2 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Penghargaan DKI Jakarta dan Andil XL Axiata, Nyamuk

Topik tentang keberhasilan Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan WSIS 2022 dan andil XL Axiata menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Akur dengan Ganjar, Bambang Pacul Tertawa Diingatkan soal Banteng dan Celeng

3 hari lalu

Akur dengan Ganjar, Bambang Pacul Tertawa Diingatkan soal Banteng dan Celeng

Bambang Wuryanto mengatakan dirinya dan Ganjar Pranowo berada dalam satu barisan menghadapi Pemilu Presiden 2024.


Bambang Pacul Sebut Megawati Belum Beri Arahan Bahas Capres 2024

3 hari lalu

Bambang Pacul Sebut Megawati Belum Beri Arahan Bahas Capres 2024

Bambang 'Pacul' Wuryanto mengatakan Megawati Soekarnoputri sama sekali belum memberikan arahan mengenai pembahasan Capres 2024.


Daihatsu Sirion dan Rahasia Warna Merah di Sulawesi Utara

3 hari lalu

Daihatsu Sirion dan Rahasia Warna Merah di Sulawesi Utara

Mobil Daihatsu ternyata laris manis di Sulawesi Utara terutama yang berwarna merah. Apa sebabnya?


Puan Sebut Belum Ada Pembicaraan Siapa Capres Pilihan PDIP

3 hari lalu

Puan Sebut Belum Ada Pembicaraan Siapa Capres Pilihan PDIP

Puan Maharani mengatakan penentuan siapa capres dari PDIP hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri


PDI Perjuangan Terima Bantuan Dana Parpol dari Pemerintah Sebesar Rp 27 Miliar

3 hari lalu

PDI Perjuangan Terima Bantuan Dana Parpol dari Pemerintah Sebesar Rp 27 Miliar

PDI Perjuangan menerima dana bantuan parpol dari Pemerintah pusat. Nilainya Rp 27 miliar. Dana ini secara simbolis diserahkan di acara Rakernas PDIP.


Megawati Ingatkan Tak Ada Istilah Koalisi di Sistem Presidensial

4 hari lalu

Megawati Ingatkan Tak Ada Istilah Koalisi di Sistem Presidensial

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku bingung dengan banyak politikus dan publik yang kerap menggunakan istilah koalisi.