Minta Masyarakat Lapor Soal Harun Masiku, KPK: Bukan Sampaikan di Ruang Publik

Reporter

M Rosseno Aji

Editor

Juli Hantoro

Senin, 23 Mei 2022 12:15 WIB

Pada a wal tahun 2020, publik dihebohkan dengan kasus dugaan suap calon legislator Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Harun Masiku. Harun Masiku diduga menyuap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan untuk menjadi anggota DPR. Facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan Harun Masiku untuk melaporkan ke lembaganya. KPK menyatakan laporan itu akan ditindaklanjuti secara konkret.

“Tak hentinya kami mengajak masyarakat, siapapun yang betul-betul tahu keberadaan HM untuk bisa menyampaikan kepada KPK,” kata Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Senin, 23 Mei 2022.

Ali mengatakan informasi soal keberadaan Harun tidak seharusnya diumumkan di ruang publik. Menurut dia, hal itu justru akan menghambat proses pelacakan.

“Bukan justru menyampaikan di ruang publik yang dikhawatirkan malah akan menghambat proses pelacakannya,” ujar dia.

Ali mengatakan KPK tak pernah berhenti mencari keberadaan buronan kasus suap terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan tersebut. Dia mengatakan KPK telah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk memantau pergerakan lintas negara bekas calon legislatif PDIP tersebut.

Selain dengan Kemenkumham, KPK juga berkoordinasi dengan Kepolisian RI untuk menangkap Harun. “Tak hanya itu, KPK juga telah berkoordinasi dengan banyak lembaga internasional. Untuk bisa membantu melakukan perburuan DPO HM ini,” kata Ali.

Teka-teki keberadaan Harun Masiku hingga kini masih belum terungkap. Buron kasus suap itu hingga kini belum bisa ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Sebelumnya, mantan Kepala Satuan Tugas Penyelidikan KPK Harun Al Rasyid belum bersedia berkomentar soal keberadaan Harun Masiku. Dia mengatakan, informasi tersebut masih dirahasiakan dan belum bisa diungkap ke publik.

“Saya belum bersedia untuk komentar,” kata Harun Al Rasyid dalam pesan singkat, Ahad, 22 Mei 2022.

Laki-laki yang dijuluki Raja Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu menuturkan, sejak dirinya berada di Polri saat ini, belum ada penugasan khusus untuk menciduk buronan tersebut. Terkait arahan untuk membantu tugas KPK saat ini, dia hanya memperhatikan gerak-gerik lembaga yang sekarang diketuai oleh Firli Bahuri tersebut. “Kita lihat aja nanti. Tak boleh berandai, kita lihat keseriusan KPK dahulu,” ujar dia.

Baca juga: Teka-teki Keberadaan Harun Masiku, Eks Penyidik: Lihat Keseriusan KPK Dulu

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini 






Sultan Hamengku Buwono X Tegaskan Tak Akan Bantu ASN Yang Terlibat Korupsi

10 jam lalu

Sultan Hamengku Buwono X Tegaskan Tak Akan Bantu ASN Yang Terlibat Korupsi

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan tidak akan memberikan bantuan dalam bentuk apapun pada ASN yang terbukti melakukan korupsi.


Soal Isu Lili Pintauli Minta Mundur, Firli Bahuri: Wah Saya Belum Tahu

10 jam lalu

Soal Isu Lili Pintauli Minta Mundur, Firli Bahuri: Wah Saya Belum Tahu

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan belum mengetahui isu rencana koleganya, Lili Pintauli Siregar mundur dari lembaga antirasuah tersebut.


Firli Bahuri Sebut KPK Belum Tanya Keberadaan Harun Masiku ke PDIP

12 jam lalu

Firli Bahuri Sebut KPK Belum Tanya Keberadaan Harun Masiku ke PDIP

Ketua KPK Firli Bahuri berjanji akan mencari Harun Masiku sampai ketemu. KPK telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mencari Masiku.


Relawan Yakin Ganjar Pranowo Bakal Dilirik oleh Partai Koalisi di Pilpres 2024

14 jam lalu

Relawan Yakin Ganjar Pranowo Bakal Dilirik oleh Partai Koalisi di Pilpres 2024

Ganjar Pranowo disebut banyak dilirik partai koalisi pemerintah saat ini untuk maju di Pilpres 2024. Laskar Ganjar-Puan optimis Ganjar bisa berpasangan dengan Puan Maharani.


KPK Sudah Periksa 9 Saksi di Kasus Mardani H Maming

14 jam lalu

KPK Sudah Periksa 9 Saksi di Kasus Mardani H Maming

KPK tetap melakukan pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus dugaan suap perizinan tambang dengan tersangka Mardani H Maming.


Peluang Ganjar Pranowo Diusung KIB Pilpres 2024, Golkar: Fokus Capres Internal

16 jam lalu

Peluang Ganjar Pranowo Diusung KIB Pilpres 2024, Golkar: Fokus Capres Internal

Golkar mengutamakan Capres 2024 dari internal Koalisi Indonesia Bersatu. Koalisi ini juga bukan sebagai sekoci jika Ganjar tidak dicalonkan PDIP.


KPK Lelang Tanah dan Bangunan Terpidana Kasus Impor Daging Ahmad Fathanah

18 jam lalu

KPK Lelang Tanah dan Bangunan Terpidana Kasus Impor Daging Ahmad Fathanah

KPK akan melelang tanah dan bangunan sitaan milik terpidana kasus suap pengurusan kuota impor daging dan tindak pidana pencucian uang Ahmad Fathanah.


MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih ke KPK

20 jam lalu

MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih ke KPK

MAKI melaporkan dugaan korupsi dalam impor bawang putih ke Komisi Pemberantasan Korupsi. MAKI menduga kasus ini terjadi pada kegiatan impor 2020-2021


Kasus Pengadaan LNG, KPK Panggil Eks Pejabat Pertamina dan Dirut PLN

21 jam lalu

Kasus Pengadaan LNG, KPK Panggil Eks Pejabat Pertamina dan Dirut PLN

KPK memanggil sejumlan mantan petinggi PT Pertamina dalam kasus dugaan korupsi pengaan Liquefied Natural Gas atau LNG tahun 2011-2021.


Tutup Keran Koalisi dengan PKS - Demokrat, Pakar: PDIP Bakal Disebut Partai Sombong

1 hari lalu

Tutup Keran Koalisi dengan PKS - Demokrat, Pakar: PDIP Bakal Disebut Partai Sombong

Menurut Ujang, jika PDIP berkomitmen sama sekali tidak mau bekerja sama dengan PKS dan Demokrat, hal tersebut disimpan dalam internal partai saja.