KPK Tahan Hasanuddin Ibrahim, Nama Bunda Putri Kembali Mencuat

Reporter

Editor

Febriyan

Mantan Dirjen Holtikultura pada Kementerian Pertanian, Hasanuddin Ibrahim, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 20 Mei 2022. Tim penyidik KPK melakukan upaya paksa penahanan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari pertama dengan menetapkan tersangka Hasanuddin Ibrahim, dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan pupuk hayati untuk pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), pada Kementerian Pertanian tahun anggaran 2013. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Direktur Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian Hasanuddin Ibrahim pada Jumat, 20 Mei 2022. Tersangka kasus dugaan korupsi pupuk itu sempat disebut sebagai suami dari Non Saputri atau yang akrab disapa Bunda Putri, perempuan yang terseret kasus korupsi import daging pada 2013 lalu,.

Hasanuddin sebenarnya telah ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2016 bersama Direktur Utama PT Hidayah Nur Wahana Sutrisno dan mantan pejabat pembuat komitmen Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Eko Mardiyanto. Menurut KPK kasus korupsi pupuk ini merugikan keuangan negara sebanyak Rp 12,9 miliar.

Hasanuddin menjabat sebagai Dirjen Holtikultura sejak 1 November 2010. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian. Pada 2013 lalu, nama Hasanuddin sempat disorot karena disebut menjadi suami Bunda Putri. Perempuan bernama asli Non Saputri itu sempat disebut sebagai istri ketiga Hasanuddin.

Majalah Tempo edisi Senin 16 September 2013 mengulas sosok Bunda Putri yang disebut-sebut sebagai tokoh kunci dalam kasus suap kuota daging import yang menjerat Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq.

Perempuan dengan nama asli Non Saputri itu kabarnya merupakan bukan satu-satunya yang mendapat julukan “Bunda”. Ada bunda lain yang banyak berperan dalam pengaturan kuota impor daging. Dialah Elda Devianne Adiningrat, Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia, yang biasa dipanggil “Bunda Dattie”. Dia merupakan penghubung antara Fathanah, Luthfi, dan pejabat Kementerian Pertanian, juga Elizabeth Liman, Direktur Utama PT Indoguna Utama.

Di kalangan importir dan pengusaha yang kerap bersentuhan dengan Kementerian Pertanian, nama Bunda Putri atau Non Saputri tak terlalu asing. Para pejabat di Kementerian itu juga sudah lama mendengar nama ini sebagai istri seorang pejabat eselon I yang mampu mempengaruhi penggantian pejabat. Seorang pejabat bercerita pernah ditawari naik pangkat oleh perempuan ini.

Menurut seorang pengusaha, Non Saputri pernah menjadi distributor pupuk dan hasil pertanian dengan mendirikan PT Dwipa Kreatek Persada pada 2002. Kantornya di Gedung Yarnati, Jalan Proklamasi 44, Menteng, Jakarta Pusat. Muhtar Syahroni, pengelola gedung itu, membenarkan Saputri pernah berkantor di sana. Saputri menyewa satu lantai di lantai satu untuk menjalankan bisnisnya. Namun, dua tahun setelah berkantor, usahanya mulai sepi. “Perusahaan bangkrut pada 2005 karena tak mendapat order,” kata Muhtar.

Ketika isu itu mencuat, Hasanuddin Ibrahim menolak berkomentar soal Bunda Putri yang disebut sebagai istri ketiganya. Dia meminta agar wartawan menanyakan pada orang yang menyebut dirinya dekat dengan Bunda Putri.

"Tanyakan dulu pada orang yang menyebut nama itu. Kan, banyak nama. Saya enggak mau membicarakan soal yang saya belum tahu," kata Hasanuddin saat ditemui Tempo di bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa, 17 September 2013.

"Apalagi kalau membicarakan pribadi saya. Itu enggak benar. Saya enggak mau mempersoalkan saja. Yang sudah ya sudah. Kalian jaga sendiri. Kalian tanggung jawab sendiri kepada Allah."

Bunda Putri disebut mengenal Hasanuddin Ibrahim dari Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kalimantan Barat, Hazairin. Kemudian Hasanudin mengenalkan Bunda Putri dengan para petinggi Partai Keadilan Sejahtera.

Selain sebagai istri Hasanuddin Ibrahim, Bunda Putri juga sempat disebut mengenal banyak pejabat negara di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto-fotonya bersama sejumlah menteri mulai dari Andi Malarangeng hingga Sekretaris Kabinet Dipo Alam sempat beredar di  dunia maya.  Luthfi Hasan Ishaq dalam persidangan bahkan sempat menyebut bahwa Bunda Putri memiliki kedekatan dengan SBY. Akan tetapi SBY sempat membantah berkenalan dengan perempuan asal Kuningan, Jawa Barat tersebut.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini. 






Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

37 menit lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

1 jam lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.


KPK Ungkap Alasan Periksa Kuasa Hukum Lukas Enembe

12 jam lalu

KPK Ungkap Alasan Periksa Kuasa Hukum Lukas Enembe

Rening yang saat ditemui usai pemeriksaan kemarin di Gedung KPK berkata ia diperiksa soal profesinya sebagai kuasa hukum Lukas Enembe.


Pemerintah Usulkan Revisi UU IKN, PKS: Ini Menunjukkan UU IKN Cacat dan Terburu-buru

22 jam lalu

Pemerintah Usulkan Revisi UU IKN, PKS: Ini Menunjukkan UU IKN Cacat dan Terburu-buru

Menurut politikus PKS Mardani Ali Sera, usulan revisi UU IKN malah menunjukkan praktik ketatanegaraan yang tidak baik.


PKS Melihat Celah Jokowi 3 Periode Masih Terbuka

1 hari lalu

PKS Melihat Celah Jokowi 3 Periode Masih Terbuka

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai isu Jokowi 3 periode belum tertutup.


57 Tahun Universitas Trisakti, Satu-satunya Kampus Swasta yang Dibangun Pemerintah

1 hari lalu

57 Tahun Universitas Trisakti, Satu-satunya Kampus Swasta yang Dibangun Pemerintah

Tepat hari ini Universitas Trisakti telah 57 tahun. Kampus sarat sejarah, diberi nama oleh Soekarno, tempat para pahlawan reformasi.


Mardani PKS: Presiden Jokowi Jangan Melulu Sibuk dengan Relawan

1 hari lalu

Mardani PKS: Presiden Jokowi Jangan Melulu Sibuk dengan Relawan

Politikus PKS Mardani Ali Sera minta Presiden Jokowi fokus jalankan tugas sebagai Kepala Negara, bukan melulu sibuk dengan relawan menjelang Pilpres.


Kasus Abdul Gafur Mas'ud, KPK Periksa Plt Bupati Penajam Paser Utara

1 hari lalu

Kasus Abdul Gafur Mas'ud, KPK Periksa Plt Bupati Penajam Paser Utara

KPK memeriksa pelaksana tugas Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam dalam kasus korupsi yang menyeret Abdul Gafur Mas'ud


Eks KASAU Agus Supriatna Tak Hadiri Sidang Kasus Heli AW-101, Kuasa Hukum: Kami Tak Tahu Ada Surat Panggilan

1 hari lalu

Eks KASAU Agus Supriatna Tak Hadiri Sidang Kasus Heli AW-101, Kuasa Hukum: Kami Tak Tahu Ada Surat Panggilan

Kuasa hukum Agus Supriatna mengungkap alasan ketidakhadiran kliennya dalam persidangan kasus pengadaan helikopter AW-101 hingga pemeriksaan oleh KPK.


KPK Periksa Pramugari RDG Airlines di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pramugari RDG Airlines di Kasus Lukas Enembe

Gubernur Papua Lukas Enembe terjerat kasus dugaan suap sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang melibatkan dana APBD Papua.