KPK Tahan Hasanuddin Ibrahim, Nama Bunda Putri Kembali Mencuat

Reporter

M Rosseno Aji

Editor

Febriyan

Sabtu, 21 Mei 2022 14:53 WIB

Mantan Dirjen Holtikultura pada Kementerian Pertanian, Hasanuddin Ibrahim, resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 20 Mei 2022. Tim penyidik KPK melakukan upaya paksa penahanan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari pertama dengan menetapkan tersangka Hasanuddin Ibrahim, dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan pupuk hayati untuk pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), pada Kementerian Pertanian tahun anggaran 2013. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Direktur Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian Hasanuddin Ibrahim pada Jumat, 20 Mei 2022. Tersangka kasus dugaan korupsi pupuk itu sempat disebut sebagai suami dari Non Saputri atau yang akrab disapa Bunda Putri, perempuan yang terseret kasus korupsi import daging pada 2013 lalu,.

Hasanuddin sebenarnya telah ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2016 bersama Direktur Utama PT Hidayah Nur Wahana Sutrisno dan mantan pejabat pembuat komitmen Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Eko Mardiyanto. Menurut KPK kasus korupsi pupuk ini merugikan keuangan negara sebanyak Rp 12,9 miliar.

Hasanuddin menjabat sebagai Dirjen Holtikultura sejak 1 November 2010. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian. Pada 2013 lalu, nama Hasanuddin sempat disorot karena disebut menjadi suami Bunda Putri. Perempuan bernama asli Non Saputri itu sempat disebut sebagai istri ketiga Hasanuddin.

Majalah Tempo edisi Senin 16 September 2013 mengulas sosok Bunda Putri yang disebut-sebut sebagai tokoh kunci dalam kasus suap kuota daging import yang menjerat Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq.

Perempuan dengan nama asli Non Saputri itu kabarnya merupakan bukan satu-satunya yang mendapat julukan “Bunda”. Ada bunda lain yang banyak berperan dalam pengaturan kuota impor daging. Dialah Elda Devianne Adiningrat, Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia, yang biasa dipanggil “Bunda Dattie”. Dia merupakan penghubung antara Fathanah, Luthfi, dan pejabat Kementerian Pertanian, juga Elizabeth Liman, Direktur Utama PT Indoguna Utama.

Di kalangan importir dan pengusaha yang kerap bersentuhan dengan Kementerian Pertanian, nama Bunda Putri atau Non Saputri tak terlalu asing. Para pejabat di Kementerian itu juga sudah lama mendengar nama ini sebagai istri seorang pejabat eselon I yang mampu mempengaruhi penggantian pejabat. Seorang pejabat bercerita pernah ditawari naik pangkat oleh perempuan ini.

Menurut seorang pengusaha, Non Saputri pernah menjadi distributor pupuk dan hasil pertanian dengan mendirikan PT Dwipa Kreatek Persada pada 2002. Kantornya di Gedung Yarnati, Jalan Proklamasi 44, Menteng, Jakarta Pusat. Muhtar Syahroni, pengelola gedung itu, membenarkan Saputri pernah berkantor di sana. Saputri menyewa satu lantai di lantai satu untuk menjalankan bisnisnya. Namun, dua tahun setelah berkantor, usahanya mulai sepi. “Perusahaan bangkrut pada 2005 karena tak mendapat order,” kata Muhtar.

Ketika isu itu mencuat, Hasanuddin Ibrahim menolak berkomentar soal Bunda Putri yang disebut sebagai istri ketiganya. Dia meminta agar wartawan menanyakan pada orang yang menyebut dirinya dekat dengan Bunda Putri.

"Tanyakan dulu pada orang yang menyebut nama itu. Kan, banyak nama. Saya enggak mau membicarakan soal yang saya belum tahu," kata Hasanuddin saat ditemui Tempo di bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa, 17 September 2013.

"Apalagi kalau membicarakan pribadi saya. Itu enggak benar. Saya enggak mau mempersoalkan saja. Yang sudah ya sudah. Kalian jaga sendiri. Kalian tanggung jawab sendiri kepada Allah."

Bunda Putri disebut mengenal Hasanuddin Ibrahim dari Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kalimantan Barat, Hazairin. Kemudian Hasanudin mengenalkan Bunda Putri dengan para petinggi Partai Keadilan Sejahtera.

Selain sebagai istri Hasanuddin Ibrahim, Bunda Putri juga sempat disebut mengenal banyak pejabat negara di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto-fotonya bersama sejumlah menteri mulai dari Andi Malarangeng hingga Sekretaris Kabinet Dipo Alam sempat beredar di  dunia maya.  Luthfi Hasan Ishaq dalam persidangan bahkan sempat menyebut bahwa Bunda Putri memiliki kedekatan dengan SBY. Akan tetapi SBY sempat membantah berkenalan dengan perempuan asal Kuningan, Jawa Barat tersebut.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini. 






Politikus PKS Minta Presiden Serius Antisipasi Krisis Pangan: Tanda-Tanda Semakin Terasa

29 menit lalu

Politikus PKS Minta Presiden Serius Antisipasi Krisis Pangan: Tanda-Tanda Semakin Terasa

Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKS Hermanto meminta Presiden Joko Widodo serius mengantisipasi krisis pangan yang sudah diambang mata.


Peluang Koalisi Demokrat-Gerindra, Pendekatan Personal SBY Dinilai Menentukan

4 jam lalu

Peluang Koalisi Demokrat-Gerindra, Pendekatan Personal SBY Dinilai Menentukan

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai pendekatan personal SBY kepada Prabowo Subianto memungkinkan adanya potensi koalisi Demokrat-Gerindra.


Beda Suara dengan Hasto soal Koalisi dengan PKS dan Demokrat, Masinton Ditegur PDIP

5 jam lalu

Beda Suara dengan Hasto soal Koalisi dengan PKS dan Demokrat, Masinton Ditegur PDIP

PDIP menegur Masinton Pasaribu karena menyatakan pendapat yang berbeda dengan l Hasto Kristiyanto soal peluang koalisi dengan PKS dan Demokrat


Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan di Penetapan Mardani Maming

8 jam lalu

Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan di Penetapan Mardani Maming

Kuasa hukum Mardani Maming mengatakan jarak antara laporan dengan penerbitan surat perintah penyidikan juga sangat cepat.


Kuasa Hukum Sebut Mardani H Maming Telah Terima Surat Penetapan Tersangka dari KPK

1 hari lalu

Kuasa Hukum Sebut Mardani H Maming Telah Terima Surat Penetapan Tersangka dari KPK

Kuasa hukum Mardani H Maming, Ahmad Irawan, mengatakan kliennya telah menerima surat penetapan tersangka dari KPK.


KPK Periksa Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Ade Yasin

1 hari lalu

KPK Periksa Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Ade Yasin

KPK memeriksa mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai saksi di Lapas Kelas I Sukamiskin, pada 23 Juni 2022 untuk tersangka Bogor Ade Yasin


PDIP Hanya Buka Peluang Koalisi dengan 5 Partai, Ini Kata Pengamat

1 hari lalu

PDIP Hanya Buka Peluang Koalisi dengan 5 Partai, Ini Kata Pengamat

Hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Surya Paloh dan SBY dinilai buruk sementara PKS tak memiliki irisan ideologi.


Mardani H Maming Jadi Tersangka, Pakar Pidana Ragu Eks Bupati Tanah Bumbu Itu Terima Gratifikasi

2 hari lalu

Mardani H Maming Jadi Tersangka, Pakar Pidana Ragu Eks Bupati Tanah Bumbu Itu Terima Gratifikasi

Suparji meragukan bahwa Mardani H Maming menerima gratifikasi dalam perkara yang saat ini menjeratnya.


KPK Bantah Ada Mafia Hukum di Balik Kasus Mardani H Maming

2 hari lalu

KPK Bantah Ada Mafia Hukum di Balik Kasus Mardani H Maming

KPK membantah ada mafia hukum yang membuat lembaga antirasuah itu menetapkan Mardani H Maming sebagai tersangka.


Mardani H Maming Sebut Mafia Hukum di Balik Penetapan Tersangka, KPK: Jangan Menuduh

2 hari lalu

Mardani H Maming Sebut Mafia Hukum di Balik Penetapan Tersangka, KPK: Jangan Menuduh

KPK membantah ada mafia hukum yang membuat lembaga antirasuah itu menetapkan mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menjadi tersangka.