Kejaksaan Ungkap Analis Muda Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Impor Baja

Reporter

Antara

Editor

Juli Hantoro

Jumat, 20 Mei 2022 07:43 WIB

Ilustrasi Ditangkap / Ditahan / Diborgol. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Analis Muda Perdagangan Impor di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan atau Kemendag Tahan  Banurea, 37 tahun, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi impor besi atau baja tahun 2016-2021 pada Kamis malam, 19 Mei 2021 oleh Kejaksaan Agung.

"Dulu pernah menjabat Kasi Barang Eka Industri Dirjen Daglu, Kemendag sampai 2020, sekarang dia menjabat Analis Muda Perdagangan Impor di Kemendag," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Supardi di Gedung Bundar, Jakarta, Kamis malam.

Supardi menyebutkan, tersangka Banurea berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) aktif. Sebelumnya memangku jabatan dalam struktural di Kementerian Perdagangan sebagai Kepala Seksi (Kasi) Barang Aneka Industri di Dirjen Daglu.

Peran Tersangka

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan, peran tersangka dalam perkara ini yakni, saat menjabat sebagai Kasubag TU di Direktorat Impor Dirjen Daglu Kemendag (2017-2018) melakukan urusan kepegawaian, administrasi keuangan, persuratan, kearsipan, dokumen dan rumah tangga direktorat.

Ia juga meregistrasi surat masuk dan keluar dari Dit Impor termasuk pemberian nomor surat keluar persetujuan impor (PI) dan surat penjelasan (Sujel) periode 2017.

“Tersangka menerima sejumlah uang Rp50 juta dari Taufiq sebagai imbalan pengurusan Sujel,” kata Ketut.






Emirsyah Satar dalam Dua Kasus Korupsi di Kejaksaan Agung dan KPK

5 jam lalu

Emirsyah Satar dalam Dua Kasus Korupsi di Kejaksaan Agung dan KPK

Emirsyah Satar dijadikan tersangka kasus korupsi Garuda Indonesia oleh Kejaksaan Agung. Sebelumnya dia terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK.


Jaksa Agung Sebut Kasus Garuda Emirsyah Satar yang Ditangani Kejaksaan Beda dengan KPK

6 jam lalu

Jaksa Agung Sebut Kasus Garuda Emirsyah Satar yang Ditangani Kejaksaan Beda dengan KPK

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyebut kasus korupsi Garuda Indonesia dengan tersangka Emirsyah Satar di Kejaksaan beda dengan KPK.


Jaksa Agung Sebut Korupsi Garuda Rugikan Negara Rp 8 Triliun

8 jam lalu

Jaksa Agung Sebut Korupsi Garuda Rugikan Negara Rp 8 Triliun

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan telah menerima penghitungan kerugian negara dalam kasus korupsi Garuda Indonesia yaitu Rp 8,8 triliun


Breaking News: Kejagung Tetapkan Eks Dirut Garuda Jadi Tersangka Korupsi

9 jam lalu

Breaking News: Kejagung Tetapkan Eks Dirut Garuda Jadi Tersangka Korupsi

Kejaksaan Agung menetapkan mantan Direktur PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjadi tersangka kasus korupsi.


Erick Thohir dan Kejagung Umumkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Garuda Siang Ini

9 jam lalu

Erick Thohir dan Kejagung Umumkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Garuda Siang Ini

Sebelumnya, Kejaksaan telah mengumumkan tiga tersangka di kasus korupsi Garuda.


Bakal Ada Tersangka Baru, Begini Perjalanan Kasus Korupsi Garuda Indonesia

10 jam lalu

Bakal Ada Tersangka Baru, Begini Perjalanan Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah mengumumkan tiga tersangka di kasus korupsi Garuda Indonesia ini.


Siang Ini, Kejagung Akan Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Pengadaan Pesawat Garuda

12 jam lalu

Siang Ini, Kejagung Akan Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Pengadaan Pesawat Garuda

Kejagung bakal menetapkan tersangka baru dalam kasus pengadaan pesawat PT Garuda Indonesia hari ini Senin 27 Juni 2022 pukul 12.30 WIB.


Kejaksaan Minta Bareskrim Lengkapi Data Kerugian Korban Koperasi Indosurya

1 hari lalu

Kejaksaan Minta Bareskrim Lengkapi Data Kerugian Korban Koperasi Indosurya

Syarat yang diminta salah satunya adalah mengenai jumlah korban dan total kerugian para korban Koperasi Indosurya.


Bos Indosurya Dibebaskan, IPW Desak Mahfud Md Turun Tangan

1 hari lalu

Bos Indosurya Dibebaskan, IPW Desak Mahfud Md Turun Tangan

Bos Indosurya Henry Surya bebas dari Rutan Bareskrim Polri pada Jumat malam, 24 Juni 2022. Berkas perkaranya belum rampung, masa penahanannya habis.


Bareskrim Bebaskan Bos Indosurya, Kejaksaan Agung Angkat Suara

1 hari lalu

Bareskrim Bebaskan Bos Indosurya, Kejaksaan Agung Angkat Suara

Bos KSP Indosurya Henry Surya dikeluarkan dari sel. Masa penahanannya habis, sementara berkas perkara belum rampung.