Firli Sebut Harun Masiku Tak Tidur Nyenyak, Eks Penyidik KPK: Buronan Santai Kok

Reporter

M Rosseno Aji

Editor

Juli Hantoro

Kamis, 19 Mei 2022 11:50 WIB

Pada a wal tahun 2020, publik dihebohkan dengan kasus dugaan suap calon legislator Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Harun Masiku. Harun Masiku diduga menyuap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan untuk menjadi anggota DPR. Facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Yudi Purnomo Harahap menilai Firli Bahuri keliru soal Harun Masiku tidak bisa tidur nyenyak karena jadi buronan. Menurut pengalamannya, buronan justru bisa hidup dengan sangat santai.

“Buronan santai kok, bahkan bisa mimpin rapat perusahaannya,” kata Yudi lewat akun Twitternya, Kamis, 19 Mei 2022. Yudi sudah mengizinkan cuitannya dikutip.

Yudi mengatakan justru penyidik yang selalu berpikir keras untuk mencari buronan tersebut. Sementara, si buronan justru masih bisa hidup seperti biasa. Dia menceritakan ada buronan yang masih bisa berkebun dan bahkan bersembunyi di tempat yang tidak jauh dari kantor KPK di Kuningan, Jakarta Selatan.

“Ketika ditangkap pun kondisi mereka santai, ketangkap ya sudah ketangkap,” ujar pegawai korban Tes Wawasan Kebangsaan tersebut.

Yudi mengatakan buronan korupsi bisa hidup layak karena kasus yang menyeretnya memang berhubungan tentang uang yang tidak sedikit. Dengan uang yang cukup itu, kata dia, para buronan bisa hidup layak dengan makanan yang cukup dan tempat hidup yang layak.

Menurut Yudi, Harun Masiku belum tertangkap bukan karena sulit. Dia menilai KPK saat ini memang tidak ingin menangkap Harun. Dia yakin sumber daya di KPK mencukupi untuk menangkap buronan kasus suap ke anggota Komisi Pemilihan Umum tersebut. “Sejarah telah membuktikan bisa kok ditangkap,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan lembaganya terus memburu buronan kasus korupsi, salah satunya Harun Masiku. "Saya yakin sampai hari ini dia tidak bisa tidur nyenyak karena sampai kapan pun akan dicari oleh KPK," ujar Firli di kantornya, Jakarta, Rabu, 18 Mei 2022.

Firli mengatakan belum tahu kapan Harun akan ditangkap. Namun, dia mengatakan penyidik masih terus bekerja.

KPK menetapkan Harun Masiku menjadi tersangka kasus penyuapan terhadap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Eks calon legislatif PDIP itu menyuap Wahyu supaya bisa menjadi anggota DPR lewat mekanisme pergantian antarwaktu. Harun kabur saat akan ditangkap pada awal 2020 lalu.

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri: Hanya Tunggu Waktu, Harun Masiku Pasti Tertangkap

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini 






Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan di Penetapan Mardani Maming

7 jam lalu

Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan di Penetapan Mardani Maming

Kuasa hukum Mardani Maming mengatakan jarak antara laporan dengan penerbitan surat perintah penyidikan juga sangat cepat.


Kuasa Hukum Sebut Mardani H Maming Telah Terima Surat Penetapan Tersangka dari KPK

1 hari lalu

Kuasa Hukum Sebut Mardani H Maming Telah Terima Surat Penetapan Tersangka dari KPK

Kuasa hukum Mardani H Maming, Ahmad Irawan, mengatakan kliennya telah menerima surat penetapan tersangka dari KPK.


KPK Periksa Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Ade Yasin

1 hari lalu

KPK Periksa Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Ade Yasin

KPK memeriksa mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai saksi di Lapas Kelas I Sukamiskin, pada 23 Juni 2022 untuk tersangka Bogor Ade Yasin


Mardani H Maming Jadi Tersangka, Pakar Pidana Ragu Eks Bupati Tanah Bumbu Itu Terima Gratifikasi

2 hari lalu

Mardani H Maming Jadi Tersangka, Pakar Pidana Ragu Eks Bupati Tanah Bumbu Itu Terima Gratifikasi

Suparji meragukan bahwa Mardani H Maming menerima gratifikasi dalam perkara yang saat ini menjeratnya.


KPK Bantah Ada Mafia Hukum di Balik Kasus Mardani H Maming

2 hari lalu

KPK Bantah Ada Mafia Hukum di Balik Kasus Mardani H Maming

KPK membantah ada mafia hukum yang membuat lembaga antirasuah itu menetapkan Mardani H Maming sebagai tersangka.


Mardani H Maming Sebut Mafia Hukum di Balik Penetapan Tersangka, KPK: Jangan Menuduh

2 hari lalu

Mardani H Maming Sebut Mafia Hukum di Balik Penetapan Tersangka, KPK: Jangan Menuduh

KPK membantah ada mafia hukum yang membuat lembaga antirasuah itu menetapkan mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menjadi tersangka.


KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru di Kasus Suap Dana PEN

2 hari lalu

KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru di Kasus Suap Dana PEN

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua tersangka baru di kasus suap dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau dana PEN.


KPK Akui Tengah Sidik Kasus Korupsi di Pertamina

2 hari lalu

KPK Akui Tengah Sidik Kasus Korupsi di Pertamina

KPK saat ini melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi terkait pengadaan Liquefied Natural Gas di PT PTMN tahun 2011-2021


KPK Periksa Kepala Dinas Muna di Kasus Dana PEN

2 hari lalu

KPK Periksa Kepala Dinas Muna di Kasus Dana PEN

KPK memanggil satu tersangka di kasus suap pengurusan dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau Dana PEN.


6 ASN Jadi Saksi Kasus Suap Haryadi Suyuti, Pemkot Yogya: Terbuka Saja

2 hari lalu

6 ASN Jadi Saksi Kasus Suap Haryadi Suyuti, Pemkot Yogya: Terbuka Saja

6 ASN Pemkot Yogya diperiksa dalam kasus suap pemberian izin mendirikan apartemen Royal Kedhaton yang melibatkan Haryadi Suyuti