Ketua KPK Firli Bahuri: Hanya Tunggu Waktu, Harun Masiku Pasti Tertangkap

Reporter

Antara

Editor

Juli Hantoro

Kamis, 19 Mei 2022 08:00 WIB

Ketua KPK Firli Bahuri bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum, Hasyim Asy'ari (kanan) dan Ketua Badan Pengawas Pemilu, Rahmat Bagja, memberikan keterangan kepada awak media seusai mengikuti pelaksanaan program Politik Cerdas Berintegritas Terpadu, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 18 Mei 2022. kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan pengurus 20 Partai politik di Indonesia bersama KPK mendeklarasikan penegakkan integritas dan menghindari perilaku korupsi saat Pemilu dan untuk menjaga nilai - nilai integritas menjadikan negara bebas korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Firli Bahuri memastikan pihaknya masih mengejar Harun Masiku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Saya yakin sampai hari ini dia tidak bisa tidur nyenyak karena sampai kapan pun tetap dicari KPK. Hanya tunggu waktu dia pasti tertangkap," kata dia di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 18 Mei 2022.

Masiku merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait dengan penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024. Bekas caleg dari PDI Perjuangan itu sudah berstatus DPO sejak Januari 2020. Selain itu, Interpol juga telah menerbitkan daftar merah dengan nama dia tercantum di dalamnya.

Selain Masiku, Firli Bahuri mengatakan, KPK juga memastikan memburu para buronan lain yang belum tertangkap.

"KPK masih mencatat ada beberapa orang yang masih dicari oleh KPK. Saya tidak menyebutkan satu satu tetapi bukan hanya satu orang," ujar dia.

Sebelumnya, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto, mengatakan, para DPO yang belum tertangkap menjadi kewajiban KPK untuk mencarinya. "Masalah beberapa DPO, kami tidak bicara secara khusus Harun Masiku dan siapa saja, tentunya ini menjadi kewajiban kami untuk melakukan pencarian," kata dia, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 26 April 2022.

Pandemi membaik, pencarian DPO maksimal...






Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan di Penetapan Mardani Maming

7 jam lalu

Kuasa Hukum Sebut Ada Kejanggalan di Penetapan Mardani Maming

Kuasa hukum Mardani Maming mengatakan jarak antara laporan dengan penerbitan surat perintah penyidikan juga sangat cepat.


Kuasa Hukum Sebut Mardani H Maming Telah Terima Surat Penetapan Tersangka dari KPK

1 hari lalu

Kuasa Hukum Sebut Mardani H Maming Telah Terima Surat Penetapan Tersangka dari KPK

Kuasa hukum Mardani H Maming, Ahmad Irawan, mengatakan kliennya telah menerima surat penetapan tersangka dari KPK.


KPK Periksa Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Ade Yasin

1 hari lalu

KPK Periksa Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin di Kasus Ade Yasin

KPK memeriksa mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai saksi di Lapas Kelas I Sukamiskin, pada 23 Juni 2022 untuk tersangka Bogor Ade Yasin


Mardani H Maming Jadi Tersangka, Pakar Pidana Ragu Eks Bupati Tanah Bumbu Itu Terima Gratifikasi

2 hari lalu

Mardani H Maming Jadi Tersangka, Pakar Pidana Ragu Eks Bupati Tanah Bumbu Itu Terima Gratifikasi

Suparji meragukan bahwa Mardani H Maming menerima gratifikasi dalam perkara yang saat ini menjeratnya.


KPK Bantah Ada Mafia Hukum di Balik Kasus Mardani H Maming

2 hari lalu

KPK Bantah Ada Mafia Hukum di Balik Kasus Mardani H Maming

KPK membantah ada mafia hukum yang membuat lembaga antirasuah itu menetapkan Mardani H Maming sebagai tersangka.


Mardani H Maming Sebut Mafia Hukum di Balik Penetapan Tersangka, KPK: Jangan Menuduh

2 hari lalu

Mardani H Maming Sebut Mafia Hukum di Balik Penetapan Tersangka, KPK: Jangan Menuduh

KPK membantah ada mafia hukum yang membuat lembaga antirasuah itu menetapkan mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menjadi tersangka.


PDIP Belum Umumkan Capres, Megawati: Perhitungan Saya Belum Selesai

2 hari lalu

PDIP Belum Umumkan Capres, Megawati: Perhitungan Saya Belum Selesai

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap alasannya belum mengumumkan calon presiden yang akan diusung di Pilpres 2024.


KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru di Kasus Suap Dana PEN

2 hari lalu

KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru di Kasus Suap Dana PEN

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua tersangka baru di kasus suap dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau dana PEN.


KPK Akui Tengah Sidik Kasus Korupsi di Pertamina

2 hari lalu

KPK Akui Tengah Sidik Kasus Korupsi di Pertamina

KPK saat ini melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi terkait pengadaan Liquefied Natural Gas di PT PTMN tahun 2011-2021


KPK Periksa Kepala Dinas Muna di Kasus Dana PEN

2 hari lalu

KPK Periksa Kepala Dinas Muna di Kasus Dana PEN

KPK memanggil satu tersangka di kasus suap pengurusan dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau Dana PEN.