Partai Pelita yang Mencoba Bertarung di 2024, Ini Profilnya

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Partai Pelita, Din Syamsuddin, dalam acara Rakernas 2022 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 16 Mei 2022. Sumber: youtube Partai Pelita

TEMPO.CO, Jakarta -Menyongsong Pemilu 2024, hiruk pikuk politik mulai berdentang dengan beberapa partai politik baru yang bermunculan, termasuk Partai Pelita.

Partai yang telah mengantongi SK Pengesahan Badan Hukum dari Kemenkumham adalah Partai Pelita.

Partai tersebut dideklarasikan oleh Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, pada Senin, 28 Februari 2022 di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat

Latar Belakang dan Motif Partai Pelita

Menurut Din Syamsuddin, motif utama kelahiran Partai Pelita adalah untuk memperbaiki kerusakan struktural maupun moral yang terjadi dalam kehidupan kenegaraan di Tanah Air.

Dalam acara rapat kerja nasional Partai Pelita di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Pusat, Senin, 16 Mei 2022, Din memberikan contoh kerusakan struktural yang ia maksud.

Pertama, ia mengakatan jika sistem politik yang diterapkan Indonesia saat ini dikaitkan dengan sila keempat Pancasila, maka kesimpulannya adalah jauh panggang dari api.

Kedua, sistem perekonomian yang melahirkan kesenjangan dan oligarki ekonomi yang bersekongkol dengan oligarki politik. Akhirnya, kata dia, berkembanglah kleptokrasi di ranah pemerintahan.

"Adanya segelintir orang yang diberi amanah jabatan, tetapi digunakan untuk menjarah aset nasional. Inilah kerusakan struktural yang harus kita ubah,"ujar Din sebagaimana dilansir dari Tempo.co

Visi Misi Partai Pelita

Melansir laman resminya, Partai Pelita memiliki visi sebagai kekuatan politik pemersatu bangsa Indonesia yang dinamis dan progressif untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Adapun misi partai ini adalah untuk menggalang persatuan dan kesatuan bangsa, memfungsikan agama sebagai kekuatan penggerak pembangunan bangsa, meningkatkan kecerdasan politik rakyat, menegakkan demokrasi Pancasial secara murni dan konsekuen, dan mendorong peran kaum mudan dan perempuan untuk kemajuan bangsa.

Struktur Organisasi

Pendiri Partai Pelita, Din Syamsuddin, menduduki jabatan tertinggi sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP).

Sementara jabatan Ketua Dewan Pemimpin Pusat (DPP) diberikan kepada Beni Pramula, aktivis kelahiran Pramubulih, 12 September 1998.

Sebelum bergabung dengan Partai Pelita, Beni pernah menjabat sebagai ketua umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah periode 2014-2016 dan Presiden Pemuda Asia-Afrika periode 2015-2020.

Ketua Forum Pemuda Kerjasama Islam atau Islamic Cooperation Youth Forum (ICYF) sekaligus Pendiri Pemuda OKI Indonesia, Tantan Taufiq Lubis, ditunjuk sebagai sekretaris jenderal Partai Pelita. Dirinya saat ini menjabat sebagai Vice Presiden Pemuda Islam untuk tingkat dunia.

SITI NUR RAHMAWATI
Baca juga: Hadir di acara Partai Pelita, Gatot Nurmantyo Bilang Tidak Berpartai

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Tahapan Pemilu 2024 Sudah Dimulai: Revisi UU Belum Jelas, Anggaran Masih Kurang

10 jam lalu

Tahapan Pemilu 2024 Sudah Dimulai: Revisi UU Belum Jelas, Anggaran Masih Kurang

Pemekaran wilayah di Papua memberi konsekuensi pada jumlah daerah pemilihan di Pemilu 2024. Anggota DPR mengusulkan Presiden mengeluarkan perpu.


KPU Minta Bantuan Kominfo agar Pengiriman Hasil Pemilu 2024 Semakin Cepat

11 jam lalu

KPU Minta Bantuan Kominfo agar Pengiriman Hasil Pemilu 2024 Semakin Cepat

KPU meminta bantuan penguatan jaringan internet ke Kementerian Komunikasi dan Informatika agar pengiriman hasil rekapitulasi suara di TPS lebih cepat


Peluang Berkoalisi dengan PKB dan Gerindra, PKS: Masih Panjang Ceritanya

12 jam lalu

Peluang Berkoalisi dengan PKB dan Gerindra, PKS: Masih Panjang Ceritanya

PKS masih berkomunikasi dengan PKB dan Partai Gerindra yang bakal resmi berkoalisi. Komunikasi diklaim masih terus berjalan karena iklim politik masih dinamis.


Tiket Pilpres 2024, LSI Sebut Baru PDIP dan KIB yang Punya

13 jam lalu

Tiket Pilpres 2024, LSI Sebut Baru PDIP dan KIB yang Punya

LSI menyatakan sampai saat ini hanya dua poros utama yang telah memiliki 'tiket pilpres' atau mengusung pasangan capres - cawapres di Pemilu 2024


Kata PKB soal Upaya PKS Mengajukan Uji Materi Presidential Threshold ke MK

19 jam lalu

Kata PKB soal Upaya PKS Mengajukan Uji Materi Presidential Threshold ke MK

PKB pesimis gugatan Presidential Threshold PKS bisa dikabulkan Mahkamah Konstitusi. Saat ini PKB belum berpikiran ikut karena tahapan Pemilu sudah dimulai.


PKS Daftarkan Gugatan soal Presidential Threshold ke MK Siang Ini

19 jam lalu

PKS Daftarkan Gugatan soal Presidential Threshold ke MK Siang Ini

PKS bakal maju sendiri mendaftar gugatan presidential threshold 20 persen ke Mahkamah Konstitusi. Substansi hukum dinilai lebih penting daripada banyaknya jumlah penggugat.


Presiden Jokowi Minta Polri Kawal Pembangunan IKN, Pemilu 2024, Hingga G20

1 hari lalu

Presiden Jokowi Minta Polri Kawal Pembangunan IKN, Pemilu 2024, Hingga G20

Presiden Jokowi mengingatkan Polri untuk mengawal pembangunan IKN, Pemilu 2024 hingga G20 pada pidatonya dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-76.


Airlangga Instruksikan Pengurus Golkar Jalin Kerja Sama KIB hingga Akar Rumput

2 hari lalu

Airlangga Instruksikan Pengurus Golkar Jalin Kerja Sama KIB hingga Akar Rumput

Airlangga menginstruksikan pengurus partainya untuk menjalin kerja sama politik Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan PPP dan PAN hingga akar rumput


Soal Keputusan Koalisi, Demokrat Ingin Serap Aspirasi Kader dan Respons Publik

2 hari lalu

Soal Keputusan Koalisi, Demokrat Ingin Serap Aspirasi Kader dan Respons Publik

Demokrat sudah memiliki skema koalisi untuk Pemilu 2024. Ada agenda pertemuan terbuka lanjutan, namun jadwal masih dirahasiakan.


Laskar Ganjar-Puan Sebut PDIP Pantas Bersyukur Punya Kader Ideologis dan Biologis

2 hari lalu

Laskar Ganjar-Puan Sebut PDIP Pantas Bersyukur Punya Kader Ideologis dan Biologis

LGP sebut PDIP patut bersyukur memiliki kader ideologis dan biologis. Dia optimis partai itu bisa memenangi Pemilu dan Pilpres yang mendalami konsep Trisakti Soekarno.