Epidemiolog UI Menilai Kondisi Sekarang Sudah Tak Perlu Lagi Diterapkan PPKM

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Petugas Satpol PP melakukan razia masker di depan Stasiun Klender, Jakarta, Selasa, 10 Mei 2022. Pemerintah memastikan akan terus memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) se-Indonesia hingga waktu yang belum ditentukan. Untuk PPKM Jawa-Bali diperpanjang hingga 23 Mei 2022. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono menilai, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM sudah tidak perlu lagi. Dia mendasari dari data survei menunjukkan peningkatan 6,2 persen antibodi Covid-19 dari Desember 2021 sampai Maret 2022.

“Terjadi peningkatan dibandingkan dengan Desember yang kira-kira hanya 93 persen mempunyai antibodi. Terjadi kenaikan yang cukup tinggi selama tiga bulan, enam persen. Kenaikan proporsi penduduk di Jawa-Bali. Artinya di Jawa-Bali 99,2 persen sudah mempunyai antibodi,” katanya dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu, 15 Mei 2022.

Survei tersebut dilakukan tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia bersama Kementerian Kesehatan di wilayah Jawa dan Bali. Lokasi survei merujuk pada 21 Kabupaten/kota yang dipilih sebagai daerah asal dan tujuan mudik.

Pandu mengatakan, kadar antibodi juga makin meningkat setelah divaksinasi dosis ketiga. Ditambah lagi percepatan vaksinasi booster pada Januari 2022 lalu dan mensyaratkan itu untuk perjalanan dan mudik.

“Kita bisa meneruskan pelonggaran yang terjadi. Sekarang PPKM, kemarin diperpanjang, mungkin perpanjangan yang terakhir. Saya mendorong pemerintah supaya PPKM tidak lagi jadi kebijakan. Longgarkan kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Walau dilonggarkan, kebijakan yang masih perlu diterapkan adalah pengetatan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan vaksinasi booster ditingkatkan. Pandu menuturkan, sejauh ini sudah terbukti manfaatnya dan masyarakat sebaiknya sudah dipersilakan melakukan kegiatan sosial ekonomi.

“Saya tidak mengatakan ini endemi, tapi penduduk aman, tenang, tapi ada persyaratan tadi. Tetap memakai masker dan harus di-booster,” tuturnya.

Penyebaran varian Omicron, kata Pandu, tidak seperti Delta pada beberapa waktu lalu. Kekhawatiran lonjakan kasus yang diwaspadai, setelah mudik pun disebut tidak terjadi walaupun penularan tetap terjadi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemerintah masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Jawa dan Bali.

“Hingga hari ini masih dan akan terus memberlakukan aturan PPKM Jawa Bali hingga waktu yang masih belum ditentukan, mengikuti hasil evaluasi secara regular yang dipimpin langsung oleh Presiden (Joko Widodo),” ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 9 Mei 2022.

Meski kondisi pandemi membaik, pemerintah memastikan pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Luhut berujar, pemerintah berupaya melakukan akselerasi vaksinasi dosis kedua dan booster untuk seluruh penduduk di wilayah Jawa dan Bali untuk mengantisipasi gelombang pandemi.

Baca juga: Indonesia Mulai Transisi dari Pandemi Covid-19 Menuju Endemi

FAIZ ZAKI | FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Daftar 4 Gerai Sim Keliling di Jakarta Kamis Hari Ini

1 hari lalu

Daftar 4 Gerai Sim Keliling di Jakarta Kamis Hari Ini

Polda Metro Jaya menyiapkan lima gerai layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM).


PPKM Level 1 Berlaku Saat Libur Akhir Tahun, Simak Imbauan bagi Masyarakat

3 hari lalu

PPKM Level 1 Berlaku Saat Libur Akhir Tahun, Simak Imbauan bagi Masyarakat

Mobilitas masyarakat pada momentum libur akhir tahun biasanya meningkat karena bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru serta liburan sekolah.


Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

3 hari lalu

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

Perpanjangan PPKM mulai berlaku 6 Desember 2022 sampai sampai dengan 9 Januari 2023.


Perayaan Malam Tahun Baru, DKI Ingin Konsentrasi Massa Terpecah

4 hari lalu

Perayaan Malam Tahun Baru, DKI Ingin Konsentrasi Massa Terpecah

Selama ini, pusat konsentrasi massa saat malam tahun baru di Jakarta ada di kawasan Bundaran HI.


Elektabilitas Prabowo Subianto Menurun, Ini Penjelasan Gerindra

4 hari lalu

Elektabilitas Prabowo Subianto Menurun, Ini Penjelasan Gerindra

Gerindra menyatakan Prabowo Subianto masih belum berkampanye seperti capres lainnya karena masih sibuk sebagai Menteri Pertahanan.


Marullah Matali Sebut DKI Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2023

4 hari lalu

Marullah Matali Sebut DKI Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2023

Marullah Matali menyatakan DKI melarang pesta kembang api saat perayaan malam Tahun Baru 2023.


Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres, Ini Kata Demokrat

8 hari lalu

Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres, Ini Kata Demokrat

Demokrat menilai AHY memiliki keunggulan ketimbang Ridwan Kamil atau pun Sandiaga Uno untuk menjadi pendamping Anies Baswedan.


Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

10 hari lalu

Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

Pemerintah New South Wales, Australia, akan mengembalikan puluhan ribu denda terkait pandemi Covid-19, karena tidak sah secara hukum


Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

11 hari lalu

Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

Survei menunjukkan 58,8 persen publik percaya adanya persaingan tidak sehat di tubuh Polri dalam kasus Teddy Minahasa.


Bersiap Libur Akhir Tahun? Jangan Lupa Vaksin Booster dan Protokol Kesehatan

13 hari lalu

Bersiap Libur Akhir Tahun? Jangan Lupa Vaksin Booster dan Protokol Kesehatan

Pemerintah telah memperkirakan potensi mobilitas masyarakat menjelang libur akhir tahun akan mencapai 22,4 persen dari total populasi nasional.