Politikus PDIP Ingatkan Partai Jangan Cuma Jadi Penjual Tiket Pilpres

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Masinton Pasaribu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa, 8 Oktober 2019. TEMPO/Andita Rahma

    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Masinton Pasaribu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa, 8 Oktober 2019. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus PDIP Masinton Pasaribu mengingatkan partai-partai untuk tidak hanya sekadar menjadi 'penjual tiket' di Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

    "Harus dihindari itu partai sebagai penjual tiket, harus berani menampilkan kader. Itulah fungsi partai untuk melakukan kaderisasi politik, bukan cuman menghitung menang kalah pemilu," ujar Masinton Pasaribu dalam sebuah diskusi daring, Sabtu, 14 Mei 2022.

    Menurut Masinton, partai politik harus menjaga marwah dan kedaulatan partai. Ia menilai, partai politik harus memotong rantai modus oligarki pemodal yang ingin mendikte partai politik.

    "Ada calon yang enggak mau berkeringat, enggak membangun partai politik, terus dengan duitnya dia merasa bisa mendikte, udah nanti kita beli aja itu partai politik. Jangan mau. Kita harus menjaga kedaulatan dan marwah partai politik," ujar Masinton.

    Menurutnya, para kandidat yang ingin mencalonkan diri di Pilpres 2024 untuk menjadi kader partai terlebih dahulu jika ingin mendapat dukungan.

    "Kalau lu masyarakat sipil, ingin mencalonkan diri, harus masuk partai politik dong. Jangan merasa populer, punya uang, terus lu mau beli partai," tuturnya.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.