Dasco Apresiasi Polri Rehabilitasi 136 Personel Terlibat Narkoba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Foto : Andri

    Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Foto : Andri

    INFO NASIONAL - Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi keterbukaan informasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), bahwa terdapat 136 personel yang akan menjalani pembinaan dan pemulihan dari Propam Polri ke Korps Brimob. Ratusan personel tersebut diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.

    "Upaya dikirim ke Brimob ini tentunya sudah melalui pemikiran yang matang dan sudah dibuat metode rehabilitasi. Sehingga, dimungkinkan bahwa 136 anggota ini bisa kembali normal dan menjalankan tugas dengan baik," ujar Dasco, Jumat, 13 Mei 2022. Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) DPR itu berharap langkah Polri diikuti institusi lainnya, terutama dalam hal penanganan masalah narkoba.

    Adapun tujuan pembinaan dan pelatihan untuk melatih keterampilan dan penguasaan diri, sehingga personel bisa kembali produktif dan melaksanakan fungsi utamanya untuk melayani masyarakat, sekaligus menjadi aparat yang berintegritas.

    Sebelumnya, Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengirim 136 polisi yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba ke Korps Brimob. "Saya titip 136 personel kepada Dankor Brimob, sehingga dapat menjadi personel yang presisi dan berintegritas," kata Ferdy Sambo dalam keterangan kepada wartawan, Kamis, 12 Mei.

    Pembinaan tersebut, kata Ferdy, merupakan upaya membentuk personel Polri yang Presisi dan berintegritas. Juga sebagai wujud kepedulian pimpinan Polri. "Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan Polri kepada anggota yang bermasalah untuk dilakukan pembinaan," ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.