Isu Koalisi Indonesia Bersatu Usung Airlangga Hartarto di Pilpres, Ini Kata PAN

Editor

Febriyan

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan) memotong tumpeng disaksikan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Hatta Rajasa (kiri), Ketua Dewan Kehormatan PAN Sutrisno Bachir (kedua kiri), Sekjen PAN Eddy Soeparno (kanan) saat acara HUT ke-22 PAN, di DPP PAN, Jakarta, Ahad, 23 Agustus 2020. ANTARA/Galih Pradipta.

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyatakan Koalisi Indonesia Bersatu belum memilki calon presiden yang bakal diusung dalam Pilpres 2024. Menurut Eddy, koalisi yang terdiri dari PPP, PAN, dan Golkar itu akan membahas kriterianya terlebih dahulu.

"Kami belum membahas capres ke depan, kalau pun nanti ada pembahasan capres dan cawapres, yang mungkin akan dibahas itu lebih kepada kriterianya terlebih dahulu," ujar Eddy saat dihubungi Tempo, Jumat, 13 Mei 2022.

Sebelumnya Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyatakan bahwa Golkar mensyaratkan koalisi mengusung ketua umum mereka, Airlangga Hartarto, sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Pasalnya, menurut Ace, Golkar telah menetapkan Airlangga sebagai capres dalam musyawarah nasional.

"Keputusan Munas Partai Golkar soal pencapresan Pak Airlangga sudah diketahui PAN dan PPP," ujar dia Kamis, 12 Mei 2022.

Eddy menerangkan, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai kriteria capres tersebut dalam koalisi. Pada pertemuan perdana semalam, koalisi baru membahas mengenai gagasan yang akan dibawa koalisi dalam Pemilu 2024.

"Untuk Pemilu 2024 agar tidak terjadi lagi bentrok antar-indentitas. Kalau adu gagasan, adu ide, adu konsep, itu lah yang akan kami ajukan. Tapi tidak adu kepentingan identitas, sehingga tidak melahirkan polarisasi yang lebih besar lagi," kata Eddy.

Soal Golkar yang ingin Airlangga Hartarto menjadi capres, Eddy mengatakan usulan itu baru pembahasan di internal Golkar dan belum dibahas dalam koalisi.

"Saya kira itu syarat internal partai Golkar," kata Eddy.

Pernyataan Edy senada dengan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi. Dia tak menampik koalisi itu dibentuk untuk Pilpres 2024, namun pembahasan soal itu masih belum dilakukan.

"Ya, tentu nanti ada tahapan, atau saat dimana kami juga akan bicara lebih teknis (soal pencalonan presiden). Tapi yang menjadi pemahaman bagi kami adalah, kerjasama politik ini untuk saling menguatkan dan menjaga kesinambungan dalam pembangunan Indonesia termasuk bagaimana kepentingan untuk menjaga memelihara persatuan di antara anak bangsa," kata Arwani.

"Yang lebih penting dari kita ini adalah bagaimana persatuan, menjaga kesinambungan kepemimpinan ke depan itu merawat pembangunan di Indonesia ini."

Secara matematis, Koalisi Indonesia Bersatu telah memenuhi syarat mengajukan calon presiden untuk Pilpres 2024. Dengan 148 kursi di DPR yang telah mereka kantongi, koalisi telah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold sebesar 20 persen dari kursi DPR atau 115 kursi.

Baca: Koalisi Indonesia Bersatu Penuhi Ambang Batas Pencalonan Presiden






Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

5 jam lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

6 jam lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

22 jam lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

1 hari lalu

Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, Jokowi bukan orang yang serendah itu untuk serta-merta menerima jika diajukan sebagai calon wakil presiden.


PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

1 hari lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

2 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

2 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

2 hari lalu

Survei CSIS: Golkar Populer di Pemilih Muda, Demokrat Paling Disukai

Golkar mencapai popularitas 94,0 persen dan kesukaan 75,9 persen.


Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

2 hari lalu

Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyatakan nama capres koalisi akan diumumkan 10 November. Hadir di acara bersama Anies Baswedan.


Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

2 hari lalu

Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

Prabowo mengingatkan Gerindra dan PKB telah terikat dalam kesepakatan kerja sama di bawah bingkai Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.