Jarak Kepuasan Publik antara Jokowi dengan Ma'ruf Amin Terus Melebar

Editor

Febriyan

Presiden Joko Widodo bersama Wapres Ma'ruf Amin berbincang dengan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) di Balikpapan Sport and Convention Center, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, 31 Januari 2022. Presiden menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah ke-96 NU. ANTARA FOTO/HO/BPMI/Laily Rachev

TEMPO.CO, Jakarta - Penilaian kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin menurut survei Indikator Politik Indonesia cukup rendah, yakni hanya mencapai 45,2 persen saja. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, angka itu terpaut cukup jauh dengan penilaian Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mencapai 60 persen.

"Jarak antara Jokowi sebagai presiden dengan Ma'ruf sebagai wakilnya itu lebar. Kalau ditotal hanya 45,2 yang puas terhadap kinerja Ma'ruf. Jadi gap-nya lumayan antara 60 sama 45 persen," ujar Burhanuddin dalam webinar, Selasa, 26 April 2022.

Survei IPI ini dilakukan pada 14-19 April 2022 dengan mewawancarai secara langsung 1.220 orang yang terpilih dengan metode acak sederhana dari seluruh Indonesia. Responden adalah mereka yang berusia di atas 17 tahun dan telah memiliki hak pilih. Muhtadi mengklaim survei kali ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Burhanuddin mengatakan jarak antara hasil penilaian kinerja Jokowi dengan Ma'ruf Amin bukan kali ini saja terjadi. Pada survei sebelumnya, persentase penilaian kinerja Ma'ruf kerap terpaut 10-15 persen dengan penilaian Jokowi.

Namun, Burhanuddin menolak jika hal ini disebabkan jabatan wakil presiden berada di bawah jabatan presiden.

"Jadi ini bukan soal jabatan. Dulu zaman SBY-JK atau Jokowi - JK, itu jaraknya tidak sejauh sekarang. Jadi ini bukan soal jabatan wapres. Tapi kalau kita lihat kan figur Ma'ruf ini low profile, lebih banyak di belakang layar," kata dia.

Burhanuddin menduga, rendahnya tingkat kepuasan terhadap kinerja Ma'ruf karena banyak program mantan Ketua MUI itu yang tidak terekspos di media. Padahal, menurut dia, Ma'ruf banyak melakukan pekerjaan dan menghasilkan kebijakan untuk kepentingan publik.

"Kita jarang melihat Ma'ruf di depan publik, mungkin Ma'ruf Sudah melakukan banyak hal, tapi publik tidak tahu," kata Muhtadi.

Dalam survei ini, IPI juga menyatakan bahwa kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi secara umum terus mengalami penurunan. Secara keseluruhan, Burhanuddin mengatakan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Jokowi hanya berada di angka 59,9 persen. Sementara masyarakat yang merasa kurang puas 30,5 persen dan tidak puas sama sekali 8,1 persen atau jika ditotal ada 38,6 persen.

"Memang lebih banyak yang puas, tapi tren kepuasannya terus mengalami penurunan," kata dia.

Burhanuddin menerangkan, pada bulan Januari 2022 tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi sempat menyentuh angka 75,3 persen. Nilai tersebut merupakan rekor terbesar yang dia capai selama menjabat sebagai presiden sejak tahun 2014. Merosotnya kepuasan ini, menurut Indikator Politik Indonesia, tak lepas dari permasalahan mahal dan langkanya minyak goreng yang berlarut-larut plus kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca: Indikator Politik Indonesia Penegakan Hukum dan Korupsi Dinilai Merosot






Dinasti Politik Keluarga Jokowi Mencuat, DPR Disarankan Bikin Aturan Khusus

2 jam lalu

Dinasti Politik Keluarga Jokowi Mencuat, DPR Disarankan Bikin Aturan Khusus

Aturan soal dinasti politik dinilai perlu dibuat setelah putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, menyatakan juga ingin masuk ke dunia politik.


Airlangga Sebut Industri Karet Berkontribusi Rp 69,07 Triliun terhadap PDB Nasional

3 jam lalu

Airlangga Sebut Industri Karet Berkontribusi Rp 69,07 Triliun terhadap PDB Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah mendorong perkembangan industri karet.


Kaesang Mau Terjun ke Politik, Gibran Kasih Nasihat Agar Sowan ke Senior

3 jam lalu

Kaesang Mau Terjun ke Politik, Gibran Kasih Nasihat Agar Sowan ke Senior

Gibran memberi nasihat pada adiknya Kaesang yang ingin terjun ke dunia politik. Salah satunya agar sowan ke senior.


Survei SMRC: 22 Persen Publik Tahu Jokowi Terbitkan Perpu Cipta Kerja, 48 Persennya Dukung

3 jam lalu

Survei SMRC: 22 Persen Publik Tahu Jokowi Terbitkan Perpu Cipta Kerja, 48 Persennya Dukung

Dalam survei SMRC, terdapat 22 persen publik yang mengetahui Jokowi terbitkan Perpu Cipta Kerja. Dari jumlah itu, sebanyak 48 persen mendukung perpu.


Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

6 jam lalu

Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

Pengamat politik Adi Prayitno memperkirakan dukungan partai politik untuk Kaesang Pangarep mengendur setelah Jokowi tak lagi presiden.


Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

6 jam lalu

Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

Seskab Pramono Anung menyebut Presiden Jokowi ke Bali pada Rabu sore lusa. Padahal itu Rabu Pon, yang disebut-sebut Jokowi bakal umumkan reshuffle.


5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

6 jam lalu

5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

Pernyataan Kaesang terjung dalam politik dianggap juga mengejutkan keluarga besar Jokowi


Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

7 jam lalu

Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

Politikus NasDem Johnny Plate menyebut pertemuan Jokowi - Surya Paloh berlangsung baik untuk pembangunan nasional.


Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

8 jam lalu

Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

Fungsi Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air sebesar 60 kubik per detik ke Kanal Banjir Timur karena tak mampu menampung debit air


Di Tengah Isu Reshuffle, PPP Berharap Dapat Tambahan Kursi Menteri

9 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle, PPP Berharap Dapat Tambahan Kursi Menteri

PPP sudah punya dua kursi di kabinet Jokowi. Satu menteri yaitu Suharso Monoarfa dan seorang wakil menteri yaitu Zainut Tauhid.