Partai Mahasiswa Indonesia Berawal dari Perpecahan di BEM Nusantara

Editor

Febriyan

Pengurus BEM Nusantara menggelar pertemuan membahas UU Cipta Kerja di Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Rabu 11 November 2020. ANTARA/HO-BEM Nusantara

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Pusat BEM Nusantara kubu Dimas Prayoga, Ridho Alamsyah, menceritakan awal mula munculnya Partai Mahasiswa Indonesia atau PMI yang dipimpin BEM Nusantara kubu Eko Pratama. Menurut Ridho, hal tersebut berawal dari Temu Nasional BEM Nusantara pada Maret 2021 di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, tempat Eko berkuliah.

"Waktu itu Covid-19 sedang tinggi-tingginya. Penyelenggara kongres mau mengadakan acara secara hybrid, tapi forum tidak sepakat," ujar Ridho saat dihubungi Tempo, Senin, 25 April 2022.

Lebih lanjut, Ridho mengatakan acara akhirnya tetap berlangsung walaupun ada pertentangan. Saat itu Dimas Prayoga terpilih sebagai Ketua Umum BEM Nusantara melalui voting daring. Sementara Eko Pratama terpilih sebagai Koordinator Pusat BEM Nusantara dalam pemilihan langsung.

Sejak saat itu, Ridho mengatakan tercipa kubu Eko dan Dimas dalam tubuh BEM Nusantara. Walau terpisah dua kubu, keduanya tetap bisa jalan berbarengan selama setahun. Hingga akhirnya kubu Eko menyatakan bakal membentuk partai.

"Kami sudah dengar dan tahu ada Partai Mahasiswa Indonesia sejak Desember 2021. Tapi kami belum punya bukti kuat buat bicara soal ini," kata Ridho.

Perseteruan di antara kedua kubu semakin meruncing ketika BEM Nusantara kubu Eko Pratama bertemu dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto pada Jumat, 8 April 2022 atau jelang demo mahasiswa di DPR RI. Menurut Ridho, pertemuan itu merupakan inisiatif pihak Eko.

Perseteruan kedua kubu semakin besar ketika pihak Dimas ketahuan membentuk partai. Kubu Dimas tak terima karena pembentukan partai itu mengatasnamakan mahasiswa dan menyeret nama BEM Nusantara. Padahal menurut Ridho, pihaknya menolak keras politik praktis seperti yang dilakukan oleh kubu Eko.

"Kami sekarang sedang bikin petisi untuk menjegal Partai Mahasiswa Indonesia ini," ujar Ridho.

Sebelumnya nama Partai Mahasiswa Indonesia termasuk ke dalam data partai politik yang diserahkan Kementerian Hukum dan HAM kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam data tersebut, kepengurusan partai per 21 Januari 2022 tertera nama Eko Pratama sebagai Ketua Umum, Mohammad Al Hafiz sebagai Sekertaris Jenderal dan Muhammad Akmal Mauludin sebagai Bendahara Umum.

Ketua Mahkamah tertera bernama Teguh Setiawan, dan anggota mahkamah terdiri dari Davistha A. serta Rican. Partai ini memegang nomor Keputusan Menteri Hukum dan HAM M.HH-6.AH.11.01 Tahun 2022 pada 21 Januari 2022.

Partai itu berada pada urutan ke 69 dalam daftar partai politi Kemenkumham. Termuat juga lambang partai dan alamat di Jalan Duren Tiga Raya Nomor 19D Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dengan kode pos 12760. Kemenkumham menyatakan bahwa Partai Mahasiswa Indonesia disebut sebagai perubahan dari Partai Kristen Indonesia 1945 atau Parkindo 45 yang sudah terbentuk sejak tahun 2000 namun tak pernah sekali pun lolos dalam verifikasi untuk menjadi peserta pemilu.






Walhi Ajak Pilih Pemimpin Peduli Lingkungan

8 jam lalu

Walhi Ajak Pilih Pemimpin Peduli Lingkungan

Ekonomi nusantara bisa menjadi solusi untuk menjawab dua krisis besar saat ini yaitu ketimpangan dalam kesejahteraan dan krisis lingkungan.


Saat Hubungan NU dan PKB Kembali Hangat Diperbincangkan

10 jam lalu

Saat Hubungan NU dan PKB Kembali Hangat Diperbincangkan

Soal hubungan NU dan PKB kembali hangat dibicarakan. Said Aqil Siradj menyebut yang mengatakan itu lupa sejarah.


Bidik Tokoh Lokal Maju Capres 2024, Forum Musra: Kami Cari yang Persis Jokowi

15 jam lalu

Bidik Tokoh Lokal Maju Capres 2024, Forum Musra: Kami Cari yang Persis Jokowi

Forum Musra yang diinisiasi belasan kelompok relawan Jokowi membidik sejumlah tokoh lokal untuk digadang sebagai calon pengganti Presiden Jokowi pada Pemilu 2024


PolDev Luncurkan Situs UniTrend yang Tawarkan Data Secara Terbuka Untuk Pengambilan Kebijakan

1 hari lalu

PolDev Luncurkan Situs UniTrend yang Tawarkan Data Secara Terbuka Untuk Pengambilan Kebijakan

UniTrend merupakan situs yang menawarkan data secara terbuka dan terbaharui.


PKB Siap Tampung Kaesang Pangarep Jika Terjun Politik

1 hari lalu

PKB Siap Tampung Kaesang Pangarep Jika Terjun Politik

Muhaimin Iskandar membuka pintu lebar-lebar jika putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep hendak berpolitik lewat PKB.


Muhaimin Bilang Gerindra - PKB akan Bikin Tim Ahli Kaji Desain Politik 2024

1 hari lalu

Muhaimin Bilang Gerindra - PKB akan Bikin Tim Ahli Kaji Desain Politik 2024

Pembentukan tim ini dilakukan setelah Gerindra dan PKB membentuk sekretariat bersama.


Pemilu 2024, Bawaslu Depok Pakai Cara Ini untuk Tindak Buzzer di Media Sosial

1 hari lalu

Pemilu 2024, Bawaslu Depok Pakai Cara Ini untuk Tindak Buzzer di Media Sosial

Bawaslu Kota Depok akan menangkal buzzer dan pelanggaran Pemilu 2024 lainnya yang menjamur di media sosial. Begini caranya.


Pantarlih Pemilu 2024: Pembentukan, Masa Kerja, dan Gajinya

1 hari lalu

Pantarlih Pemilu 2024: Pembentukan, Masa Kerja, dan Gajinya

Pantarlih salah satu badan yang membantu KPU


Buzzer Mainkan Isu SARA Jelang Pemilu, Ini Sanksi Pidana untuk Mereka

1 hari lalu

Buzzer Mainkan Isu SARA Jelang Pemilu, Ini Sanksi Pidana untuk Mereka

Bawaslu akan menindak buzzer yang menggunakan isu identitas atau SARA di media sosial. Bila terbukti bersalah akan dikenakan pelanggaran UU ITE


Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

2 hari lalu

Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

Musra relawan Jokowi di Yogyakarta diikuti berbagai kelompok yang mendukung tokohnya masing-masing.