Kasus Fahrenheit, Kuasa Hukum Korban Sebut Ada Tersangka Baru Ditangkap

Editor

Amirullah

Kuasa hukum korban robot trading Fahrenheit, Oktavianus Setiawan menunjukkan bukti dugaan adanya publik figur yang telibat dalam kasus yang ditanganinya, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 14 April 2022. Kredit: Khory/Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara korban robot trading Fahrenheit, Oktavianus Setiawan, menjelaskan bahwa ada tersangka baru yang ditangkap oleh Bareskrim Polri. "Informasi terbaru, sudah ada pihak lain yang ditangkap, sudah ada penambahan tersangka baru," ujar Oktavianus saat dihubungi pada Ahad, 17 April 2022.

Namun, dia enggan membeberkan detail siapa tersangka tersebut, karena tidak ingin mendahului pihak polisi. "Kami tidak bisa sebut, takut masih dalam pengembangan, yang jelas akan ada update penambahan tersangka yang ditahan," katanya.

Selain itu, terhadap tersangka baru itu, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri juga sudah melakukan penyitaan asetnya. Oktavianus juga belum bisa membeberkan detail terkait dengan jumlah aset yang disita itu.

"Sudah ada beberapa apartemen yang sudah diamankan kembali dan disita. Jadi progres penanganan kasus terus berjalan," tutur Oktavianus.

Ketika dimintai konfirmasi soal tersangka baru itu, Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Whisnu Hermawan hanya menjawab singkat. "Saya tanya penyidik yah," kata Whisnu, Ahad, 17 April 2022.

Hingga saat ini Dittipideksus sudah menahan bos robot trading Fahrenheit Hendry Susanto. Dia resmi ditahan usai diperiksa pada Senin, 21 Maret 2022 di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, kasus ini juga ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, dimana telah menetapkan empat orang tersangka pelaku penipuan investasi robot trading Fahrenheit. Empat tersangka tersebut adalah D, ILJ dan MF yang berperan sebagai admin situs web Fahrenheit, dan DBC yang jadi admin media sosial Fahrenheit.






Bareskrim Tentukan Nasib Ismail Bolong di Kasus Tambang Ilegal Kaltim Hari Ini

1 hari lalu

Bareskrim Tentukan Nasib Ismail Bolong di Kasus Tambang Ilegal Kaltim Hari Ini

Bareskrim Polri rencananya bakal menentukan nasib Ismail Bolong dalam kasus dugaan tambang ilegal di Kalimantan Timur pada hari ini


Kasus Dugaan Gratifikasi Beking Tambang Ilegal Ismail Bolong Naik ke Penyidikan

2 hari lalu

Kasus Dugaan Gratifikasi Beking Tambang Ilegal Ismail Bolong Naik ke Penyidikan

Bareskrim mengungkap jika kasus dugaan gratifikasi tambang ilegal yang pernah diungkap Ismail Bolong kini telah naik ke tahap penyidikan.


Keluarga Korban Kasus Gagal Ginjal Akut Ajukan Gugatan Class Action Terhadap Pemerintah dan Perusahaan Farmasi

2 hari lalu

Keluarga Korban Kasus Gagal Ginjal Akut Ajukan Gugatan Class Action Terhadap Pemerintah dan Perusahaan Farmasi

Keluarga korban gagal ginjal akut mengajukan gugatan class actino terhadap pemerintah dan 7 perusahaan farmasi.


Polri Pastikan Keluarga Ismail Bolong Diperiksa di Bareskrim Besok

3 hari lalu

Polri Pastikan Keluarga Ismail Bolong Diperiksa di Bareskrim Besok

Menurut Pipit, pemeriksaan keluarga Ismail Bolong itu akan dilakukan di Bareskrim Polri, bukan di Polda Kalimantan Timur.


Ismail Bolong Minta Bareskrim Periksa Keluarganya Kamis Besok

3 hari lalu

Ismail Bolong Minta Bareskrim Periksa Keluarganya Kamis Besok

Ismail Bolong mangkir dari pemeriksaan karena mengaku sakit hingga stres.


Mangkir dari Panggilan Bareskrim, Ini Sebagian Aset Ismail Bolong

4 hari lalu

Mangkir dari Panggilan Bareskrim, Ini Sebagian Aset Ismail Bolong

Rumah tersebut tidak jauh dengan pelabuhan khusus yang diduga sebagai tempat Ismail Bolong untuk menangkut batu bara hasil tambang ilegal.


Bareskrim Bidik Sejumlah Perusahaan Lain di Kasus Gagal Ginjal Akut

4 hari lalu

Bareskrim Bidik Sejumlah Perusahaan Lain di Kasus Gagal Ginjal Akut

Bareskrim Polri membidik perusahaan-perusahaan lain dalam kasus gagal ginjal akut yang menewaskan ratusan anak beberapa waktu lalu.


Bareskrim Sebut Keberadaan Ismail Bolong Tak Diketahui Sejak Videonya Viral

4 hari lalu

Bareskrim Sebut Keberadaan Ismail Bolong Tak Diketahui Sejak Videonya Viral

Hingga Selasa siang ini, Ismail Bolong belum mengkonfirmasi kehadirannya untuk diperiksa.


Hingga Siang Ini, Ismail Bolong Belum Memenuhi Panggilan Bareskrim

4 hari lalu

Hingga Siang Ini, Ismail Bolong Belum Memenuhi Panggilan Bareskrim

Bareskrim Polri menyatakan Ismail Bolong belum memenuhi panggilan pemeriksaan hingga siang ini, Selasa 29 November 2022.


KPK Anggap Kasus Ismail Bolong Masih Jadi Domain Bareskrim Polri

4 hari lalu

KPK Anggap Kasus Ismail Bolong Masih Jadi Domain Bareskrim Polri

Karyoto menjelaskan KPK terbuka untuk tawaran kerjasama dalam mengusut kasus Ismail Bolong tersebut.