Pemerkosaan dan Aborsi Tak Masuk RUU TPKS, Wamenkumham Janji Diatur dalam RKUHP

Reporter

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi publik "Penghinaan/ Pencemaran Nama Baik Menurut KUHP, UU ITE, dan RUU KUHP" di Semarang, Kamis 4 Maret 2021. ANTARA/ I.C.Senjaya

TEMPO.CO, Jakarta - Pengesahan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) oleh DPR pada hari ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah kalangan. Kendati demikian, RUU TPKS masih menyisakan catatan seperti, belum diaturnya secara gamblang pemerkosaan dan pemaksaan aborsi.

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej berjanji pengaturan mengenai pemerkosaan hingga aborsi akan diakomodir dalam revisi KUHP. Kata Eddy, sebetulnya dalam pasal 4 ayat (2) RUU TPKS, sudah memasukkan pemerkosaan itu sebagai tindak pidana kekerasan seksual. Tetapi mengenai deliknya diatur dalam KUHP.

"Jadi kami juga menarik berbagai kejahatan seksual di luar UU ini untuk menggunakan hukum acara dalam UU ini. Mengapa harus demikian? Tidak lain dan tidak bukan untuk mempermudah pembuktian pemerkosaan dan aborsi yang sudah diatur dalam rancangan KUHP, yang akan disahkan selambat-lambatnya pada Juni 2022," ujar Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan pada Selasa, 12 April 2022.

Ketua Tim RKUHP dari pemerintah tersebut mengatakan terbuka akan berbagai masukan masyarakat sipil untuk menyempurnakan rumusan mengenai aborsi dan pemerkosaan itu. "Kami nantikan masukannya agar kejahatan seksual itu bisa ditanggulangi secara komprehensif," tuturnya.

Adapun tindak pidana kekerasan seksual yang diatur dalam RUU TPKS, yakni; tindak pidana pelecehan seksual, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual dan kekerasan seksual berbasis elektronik.

Selain itu, RUU TPKS juga mengakui tindak pidana kekerasan seksual yang diatur dalam undang-undang lainnya. Pemerkosaan dan aborsi termasuk di dalamnya. Dengan demikian, hukum acara dan pemenuhan hak korban bisa mengacu pada RUU TPKS.

DEWI NURITA

Baca: DPR Sahkan RUU TPKS Jadi Undang-undang






Laporan Palsu KDRT Baim Wong & Paula Verhoeven, Polres Periksa 2 Polisi Polsek

11 jam lalu

Laporan Palsu KDRT Baim Wong & Paula Verhoeven, Polres Periksa 2 Polisi Polsek

Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa polisi Kepolisian Sektor Kebayoran Baru dan pelapor kasus laporan palsu oleh Baim Wong.


Anggota DPR Desak Pecat Tidak Hormat Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad

2 hari lalu

Anggota DPR Desak Pecat Tidak Hormat Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad

Menurut anggota DPR Bobby Adhityo Rizaldi jika anggota Paspampres ditemukan bersalah, maka mesti dipecat dengan tidak hormat.


Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad Ditahan

3 hari lalu

Perwira Paspampres yang Diduga Perkosa Prajurit Kostrad Ditahan

Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban pemerkosaan anggota Paspampres itu merupakan prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad.


Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Komandan: Biar Hukum Memutuskan

3 hari lalu

Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Komandan: Biar Hukum Memutuskan

Komandan Paspampres Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko angkat suara terkait kasus dugaan pemerkosaan yang diduga dilakukan anggotanya.


Sindir Pemerintah, Aliansi Nasional Reformasi KUHP Luncurkan 'RKUHP: Panduan Mudah #TibaTibaDiPENJARA'

4 hari lalu

Sindir Pemerintah, Aliansi Nasional Reformasi KUHP Luncurkan 'RKUHP: Panduan Mudah #TibaTibaDiPENJARA'

Aliansi Nasional Reformasi KUHP kecewa terhadap pemerintah dan DPR, mereka menolak 48 pasal di RKUHP yang dinilai bermasalah.


Eks Anggota EXO Kris Wu Divonis 13 Tahun Penjara, Begini Kasus dan Profilnya

9 hari lalu

Eks Anggota EXO Kris Wu Divonis 13 Tahun Penjara, Begini Kasus dan Profilnya

Aktor dan penyanyi asal Cina, Kris Wu divonis 13 tahun penjara. Mengapa itu terjadi dan seperti apa sosok eks K-Pop EXO itu?


China Hukum Eks Bintang K-Pop 13 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,3 T

9 hari lalu

China Hukum Eks Bintang K-Pop 13 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,3 T

Kris Wu yang merupakan eks bintang K-Pop EXO dihukum oleh pemerintah China atas kasus pemerkosaan.


Inilah Sederet Kontroversi Cristiano Ronaldo

11 hari lalu

Inilah Sederet Kontroversi Cristiano Ronaldo

Sebelum wawancaranya bersama Piers Morgan viral, Cristiano Ronaldo alias CR7 sempat membuat sejumlah aksi kontroversial sebagai berikut.


Mahfud Md Sebut Kasus Dugaan Pemerkosaan di Kemkop dan UKM Dilanjutkan, SP3 Batal

13 hari lalu

Mahfud Md Sebut Kasus Dugaan Pemerkosaan di Kemkop dan UKM Dilanjutkan, SP3 Batal

Mahfud Md menyatakan kasus dugaan pemerkosaan di Kemenkop dan UKM terus berjalan. SP3 yang dikeluarkan polisi dibatalkan.


Kasus Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Mas Bechi Divonis 7 Tahun Penjara

18 hari lalu

Kasus Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Mas Bechi Divonis 7 Tahun Penjara

Terdakwa kasus pelecehan seksual di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Mochamad Subchi Azal Tsani, divonis tujuh tahun penjara.