Bantah Minta Sumbangan Rp800 Juta, Ngabalin Bakal Lapor Polisi

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Kamis petang, 3 Desember 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

TEMPO.CO, Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, membantah dirinya menyebarkan surat untuk meminta bantuan keuangan. Dalam surat yang tersebar di media sosial itu, Ngabalin disebut meminta sumbangan uang kepada Wali Kota Cirebon untuk acara santunan anak yatim piatu yang digelar bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

Di surat tertanggal 28 Maret 2022 itu, Ngabalin disebut meminta sumbangan sebesar Rp800 juta karena mengaku negara kekurangan anggaran untuk acara tersebut. Untuk meyakinkan Wali Kota, surat itu dibubuhi tanda tangan Ngabalin dan stempel Kantor Staf Presiden atau KSP. 

"Anehnya surat itu mengatasnamakan TAU (tenaga ahli umum). Padahal para tenaga ahli di KSP tidak memiliki kewenangan berkirim surat dan mengatasnamakan lembaga," ujar Ngabalin dalam keterangannya, Rabu, 6 April 2022. 

Ngabalin mengatakan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Deputi IV KSP dan Kepala Staf Kepresidenan terkait pencatutan namanya dan lembaga KSP. Ia lalu berencana melaporkan dugaan pemalsuan itu ke Polda Metro Jaya hari ini. 

"Saya atas nama pribadi akan melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ini ke Polda Metro Jaya hari Rabu sekitar pukul 10.00 WIB," ujar Ngabalin. 

Lebih lanjut, Ngabalin mengatakan dirinya merasa dirugikan dengan pencatutan namanya itu. Ia mengaku nama baiknya tercoreng hingga memutuskan menempuh jalur hukum. 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak percaya begitu saja. Sebab dari pemilihan kop surat, stempel, hingga pencatutan nama TAU, tidak memenuhi kaidah dan standar administrasi yang berlaku di KSP.

M JULNIS FIRMANSYAH 

 
Baca: Mahasiswa Ancam Demo Jokowi soal Isu Penundaan Pemilu, Begini Respons Ngabalin






Unpad Salurkan Sumbangan Rp 171 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

4 hari lalu

Unpad Salurkan Sumbangan Rp 171 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Donasi dari Unpad senilai Rp171.917.590 itu disalurkan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.


Surpres Pengganti Andika Perkasa Sudah Dibuat Jokowi, Ngabalin: Tinggal Soal Waktu Saja

7 hari lalu

Surpres Pengganti Andika Perkasa Sudah Dibuat Jokowi, Ngabalin: Tinggal Soal Waktu Saja

Presiden Jokowi telah menandatangani Surpres calon pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.


Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 139: Tiga Orang Tewas dan Tujuh Luka-luka

15 hari lalu

Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 139: Tiga Orang Tewas dan Tujuh Luka-luka

Kecelakaan maut di Tol Cipali KM 139 arah Cirebon kembali terjadi pada Selasa 15 November 2022 sekitar pukul 03.00 WIB.


Relawan Deklarasi Dukungan Capres 2024, Moeldoko: Saya Hormati Inisiatif Mereka

17 hari lalu

Relawan Deklarasi Dukungan Capres 2024, Moeldoko: Saya Hormati Inisiatif Mereka

27 relawan organisasi yang tergabung dalam ASM berencana menggelar deklarasi untuk mendukung Moeldoko sebagai Capres 2024


Moeldoko Jelaskan Maksud Pernyataannya Siap Maju di 2024

19 hari lalu

Moeldoko Jelaskan Maksud Pernyataannya Siap Maju di 2024

Kepala Staf Presiden Moeldoko merasa perlu menjelaskan pernyataannya soal siap maju dalam Pilpres 2024. Pernyataan itu disampaikan saat tabligh akbar.


Massa Aksi 411 Minta Jokowi Mundur, KSP: Absurd dan Bikin Gaduh

25 hari lalu

Massa Aksi 411 Minta Jokowi Mundur, KSP: Absurd dan Bikin Gaduh

KSP menilai tuntutan agar Jokowi mundur selalu disampaikan oleh kelompok massa reuni aksi 411


KSP Sebut Peraturan Menag No 73 Keseriusan Pemerintah Cegah Kekerasan Seksual

40 hari lalu

KSP Sebut Peraturan Menag No 73 Keseriusan Pemerintah Cegah Kekerasan Seksual

Di dalam PMA yang terdiri atas tujuh bab dan 20 pasal tersebut, ada 16 bentuk kekerasan seksual, termasuk ujaran yang mendiskriminasi dan pelecehan


KSP Pastikan Jokowi Tidak Hadiri Sidang Gugatan Ijazah Palsu

41 hari lalu

KSP Pastikan Jokowi Tidak Hadiri Sidang Gugatan Ijazah Palsu

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ade Irfan Pulungan memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan menghadiri sidang gugatan ijazah palsu.


Istana Klaim Tak Minta UGM Jelaskan Soal Ijazah Jokowi

47 hari lalu

Istana Klaim Tak Minta UGM Jelaskan Soal Ijazah Jokowi

Istana mengklaim tidak pernah meminta Rektor UGM Ova Emilia untuk memberi klarifikasi ke publik soal ijazah Jokowi yang dituding palsu.


KSP Soal Isu Ijazah Jokowi Palsu: Kegaduhan Membabi Buta

47 hari lalu

KSP Soal Isu Ijazah Jokowi Palsu: Kegaduhan Membabi Buta

Tenaga Ahli Utama KSP Joanes Joko menyatakan tuduhan ijazah palsu Jokowi ini tidak lebih dari kegaduhan membabi buta.