Eks Aktivis ICW Tama S. Langkun Jelaskan 2 Alasan Gabung Partai Perindo

Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat membuka Rapimnas Perindo II di JCC Senayan, Jakarta, 21 Maret 2018. Presiden Jokowi hadir bersama Menko Polhukam Wiranto dan Mendagri Tjahjo Kumolo. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama Satrya Langkun mengakui sudah resmi bergabung ke Partai Perindo. Tama ditunjuk sebagai Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) sekaligus Juru Bicara Nasional Partai Perindo. "Iya betul," ujar Tama lewat pesan singkat, Ahad, 3 April 2022.

Tama menjelaskan setidaknya dua alasan bergabung ke Partai Perindo. Pertama, ia ingin membawa gagasan besar pemberantasan korupsi ke dalam partai politik dan mengubah persepsi publik terhadap partai politik yang lekat dengan stigma korup.

"Dalam hal ini, Pak Harry Tanoe melalui Partai Perindo telah memberikan kesempatan yang luas bagi saya, untuk berperan aktif dalam menggerakan partai dengan memegang nilai-nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas," tuturnya.

Kedua, ia menganggap Partai Perindo sebagai wadah perjuangan yang baru. "Sesuai dengan bidang dan keahlian yang saya geluti selama ini, mudah-mudahan Partai Perindo bisa menawarkan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat, baik dalam kaitannya isu hukum, pemberantasan korupsi, maupun perlindungan hak-hak korban," tuturnya.

Sekretaris Jenderal Perindo, Ahmad Rofiq, juga mengonfirmasi bergabungnya Tama ke Partai Perindo. "Sudah resmi sejak beberapa hari lalu," tuturnya.

Tama dilantik oleh Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, di Kantor DPP Partai Perindo, Jakarta, Jumat, 1 April 2022.

Tama S. Langkun berkarier di ICW selama kurang lebih 12 tahun. Setelah itu, ia bekerja sebagai tenaga ahli di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sejak 2021. Hingga akhir Maret 2022, Tama masih bekerja di LPSK, sebelum akhirnya bergabung ke Perindo pada awal April.






Mundur dari Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar Singgung Soal Prinsip Politik

3 hari lalu

Mundur dari Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar Singgung Soal Prinsip Politik

Michael Victor Sianipar menyatakan alasannya mundur dari Ketua DPW PSI DKI Jakarta salah satunya adalah soal prinsip politiknya.


Hari Ini 47 Tahun Suriname, Tak Jauh dari Brasil Mengapa Terasa Dekat Indonesia?

14 hari lalu

Hari Ini 47 Tahun Suriname, Tak Jauh dari Brasil Mengapa Terasa Dekat Indonesia?

Hari ini, 25 November adalah hari kemerdekaan Suriname dari Belanda. Mengapa dekat Indonesia, meskipun posisinya tak jauh dari Brasil.


Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

18 hari lalu

Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

Perludem menyebut tak mudah mengusut kasus suap politik. Dulu sempat viral soal dugaan suap di Pemilu 2019, tapi isu itu menguap.


Poros 98 Minta Percayakan ke Partai Politik Tentukan Calon Presiden di Pilpres 2024

21 hari lalu

Poros 98 Minta Percayakan ke Partai Politik Tentukan Calon Presiden di Pilpres 2024

Deklarasi calon presiden yang dilakukan partai politik sebagai jalan masyarakat untuk menentukan calon pemimpin negara pada Pilpres 2024.


4 Saham Lo Kheng Hong yang Kepemilikannya di Atas 5 Persen, Apa Saja?

22 hari lalu

4 Saham Lo Kheng Hong yang Kepemilikannya di Atas 5 Persen, Apa Saja?

Lo Kheng Hong kini tercatat memiliki empat saham perusahaan yang jumlahnya masing-masing di atas 5 persen.


Daftar Usulan Dana Hibah Parpol DKI Jakarta: PDIP Rp10 Miliar, PKS Rp6,87 Miliar & PSI Rp3 Miliar

23 hari lalu

Daftar Usulan Dana Hibah Parpol DKI Jakarta: PDIP Rp10 Miliar, PKS Rp6,87 Miliar & PSI Rp3 Miliar

DKI Jakarta mengusulkan dana hibah untuk 10 partai politik di Ibu Kota naik pada tahun 2023, yang dihitung per suara menjadi Rp7.500.


Eddy Soeparno: Muhammadiyah Tak Perlu Berpolitik, Aspirasinya Titipkan ke PAN

23 hari lalu

Eddy Soeparno: Muhammadiyah Tak Perlu Berpolitik, Aspirasinya Titipkan ke PAN

Dari dulu Muhammadiyah tidak perlu ikut dalam partai politik, tidak perlu berpolitik praktis. Aspirasi politik bisa dititipkan ke parpol seperti PAN


DKI Usul Dana Hibah 10 Partai 2023 Naik Jadi Rp 40,88 Miliar, PDIP yang Terbanyak

24 hari lalu

DKI Usul Dana Hibah 10 Partai 2023 Naik Jadi Rp 40,88 Miliar, PDIP yang Terbanyak

Pemberian dana hibah ini mengacu pada jumlah suara yang dimiliki setiap partai politik.


DKI Usulkan Dana Hibah Partai Naik dari Rp 5 ribu Jadi Rp 7.500 per Suara

24 hari lalu

DKI Usulkan Dana Hibah Partai Naik dari Rp 5 ribu Jadi Rp 7.500 per Suara

Pemerintah DKI Jakarta mengusulkan dana hibah 10 partai politik di Ibu Kota naik tahun depan.


Relawan Deklarasi Dukungan Capres 2024, Moeldoko: Saya Hormati Inisiatif Mereka

26 hari lalu

Relawan Deklarasi Dukungan Capres 2024, Moeldoko: Saya Hormati Inisiatif Mereka

27 relawan organisasi yang tergabung dalam ASM berencana menggelar deklarasi untuk mendukung Moeldoko sebagai Capres 2024