Deretan Kontroversi Terawan yang Berujung Pemecatan dari IDI

Reporter

Editor

Nurhadi

Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Maret 2021. Dalam rapat tersebut, Terawan memberikan paparan terkait vaksin Nusantara yang ia gagas sebagai vaksin Covid-19. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, JakartaMantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diberhentikan secara permanen dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Putusan pemecatan itu direkomendasikan oleh Majelis Kehormatan (MKEK) IDI dan dilaksanakan oleh Pengurus Besar (PB) IDI dalam Muktamar IDI ke-31 di Banda Aceh pada Jumat, 25 Maret 2022. 

“Terawan diberhentikan secara permanen dari keanggotaan IDI. Pemberhentian dilaksanakan oleh PB IDI selambat-lambatnya 28 hari kerja,” bunyi salah satu keputusan sidang Muktamar seperti dikutip dari video yang dibagikan Epidemiolog UI Pandu Riono lewat akun @drpriono1

Sebelum dipecat dari anggota IDI, Tempo mencatat sejumlah kontroversi yang mewarnai sepak terjang Terawan baik sebagai dokter maupun saat menjabat Menteri Kesehatan. Berikut deretan kontroversi Terawan yang berujung pemecatan dari IDI: 

1. Terawan Theory 

Dalam dunia kedokteran, Terawan pernah membuat kontroversi atas temuannya tentang metode cuci otak bernama Digital Subtraction Angiography (DSA). Metode ini digunakan untuk menyembuhkan penyakit stroke. Terawan menyebut temuannya ini telah mendapatkan nama paten ‘Terawan Theory’ dan sudah diterapkan di Jerman. 

Meski demikian, sejumlah kalangan mempertanyakan ‘Terawan Theory’ sebab DSA dinilai belum dibuktikan secara ilmiah. IDI kemudian merespons hal ini dengan menggelar sidang etik terhadap Terawan. Diputuskan, ia dipecat sementara dari keanggotaan pada 2018. 

2. Sebut Covid-19 Bisa Sembuh Sendiri 

Saat masih menjabat Menteri Kesehatan, Terawan pernah melontarkan pernyataan kontroversial. Dirinya menyebut penyakit Covid-19 bisa sembuh dengan sendirinya dan mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir. "Teorinya benar bahwa Covid-19 ini adalah self limiting disease yang akan sembuh sendiri," kata Terawan saat jumpa pers di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, 12 Maret 2020. 

3. Doa Cegah Virus Corona 

Pada Februari 2020, sejumlah negara telah mengonfirmasi temuan kasus infeksi Covid-19. Saat itu, pemerintah belum mengumumkan adanya virus Corona yang masuk ke Indonesia. Melalui pernyataannya yang kemudian menjadi kontroversi, Terawan menyebut bahwa virus Corona tidak bisa masuk ke Indonesia karena kekuatan doa.

"Kita ini negara yang Berketuhanan Yang Maha Esa, apa pun agamanya selama kita berpegang teguh pada Pancasila, doa itu menjadi hal yang harus utama. Maka namanya ora et labora (berdoa dan berusaha)," ujar Terawan pada 17 Februari 2020. 

4. Gaduh Vaksin Nusantara 

Merespons banyaknya kontroversi yang dilakukan Terawan terkait penanganan pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet pada 22 Desember 2020. Jokowi mencopot Terawan dari kursi Menkes dan digantikan Budi Gunadi Sadikin. Namun demikian, tak lantas membuatnya jera untuk membuat kontroversi. Dirinya menggagas Vaksin Nusantara yang digadang-gadang memiliki tingkat keampuhan tinggi dalam menangani Covid-19. 

HARIS SETYAWAN

Baca juga: Terawan Diberhentikan dari Anggota IDI Secara Permanen

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

3 jam lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

18 jam lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

1 hari lalu

Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

AMSI dinilai telah memberikan kontribusi penting khususnya dalam penyebaran informasi tentang Covid-19 dan pencegahan hoaks selama pandemi.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

2 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

2 hari lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

3 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

3 hari lalu

Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

Korea Selatan adalah salah satu negara pertama yang melaporkan wabah Covid-19 pada awal 2020.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

3 hari lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

3 hari lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar


Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

4 hari lalu

Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

Toyota Motor Corp mencatat total penjualan global sebanyak 10,5 juta unit sepanjang 2022, mengalahkan Volkswagen yang hanya menjual 8,9 juta unit.