3 Tahun Lalu Crowdfunding Ananda Badudu Membuatnya Dijemput Polisi

Reporter

Musisi dan mantan wartawan Tempo, Ananda Badudu, memberikan keterangan pers terkait penangkapan dirinya dan penggalan dana untuk membantu aksi mahasiswa melalui KitaBisa.com di Gedung Tempo, Palmerah Barat, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. TEMPO/Nita Dian

TEMPO.CO, Jakarta - Hampir tiga tahun lalu pada 27 September 2019, musisi Ananda Badudu ditangkap Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya). Penangkapan itu terkait dengan aktivitasnya untuk menggalangkan dana atau crowdfunding pada aksi mahasiswa 24 September atau yang dikenal dengan Aksi Reformasi Dikorupsi atau #ReformasiDikorupsi. Penggalangan dana itu dilakukannya dengan cara patungan atau crowdfunding melalui platform Kitabisa.com.  

Kabar penangkapan Ananda Badudu itu sempat disampaikan langsung oleh Ananda lewat akun Twitter miliknya. Melalui tweet-nya, ia menyebut dirinya telah dijemput Polda Metro Jaya.

“Saya dijemput Polda karena mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa,” cuitnya melalui akun Twitter @anandabadudu, pada pukul 04.34 WIB, Jumat, 27 September 2019.

Kilas Balik Crowdfunding Ananda Badudu

Melansir dari platform Kitabisa, diketahui, Ananda Badudu menggalang dana untuk aksi mahasiswa di gedung DPR sebesar Rp 175,6  juta yang diperoleh dari sebanyak 2129 pendonor dana. Jumlah tersebut melebihi target awal penggalangan dana yaitu Rp 50 juta. Hingga tanggal 7 Desember 2019, keseluruhan dana tersebut berhasil disalurkan.

Inisiatifnya untuk melakukan penggalangan dana itu digunakan untuk kebutuhan logistik pada aksi mahasiswa di Senayan. Uang donasi yang terkumpul akan dibelanjakan keperluan logistik seperti penyewaan mobil komando, alat kesehatan, dan transportasi para mahasiswa yang tergabung dalam aksi demonstrasi menuju Gedung DPR.

Akhirnya, Ananda dibebaskan dengan status sebagai saksi. Kesalahpahaman crowdfunding yang dilakukan Ananda Badudu disalahartikan. Polisi menganggap upaya yang dilakukan Ananda untuk para mahasiswa yang terlibat dalam aksi demonstrasi sama dengan pendanaan. Pendanaan yang dimaksud itu umumnya lazim dilakukan pada kubu-kubu politisi.

Penggalangan dana yang dilakukan oleh Ananda adalah jenis donasi based crowdfunding. Artinya, para donatur tidak mendapat imbalan apapun dari sumbangan yang diberikan.

Crowdfunding sendiri umum dilakukan untuk pendanaan alternatif. Kegiatan ini dilakukan sebagai pendanaan proyek komersial, atau untuk tujuan sosial seperti biaya medis dan penggalangan dana untuk para korban bencana.

“Dukungan dari teman-teman sekalian benar-benar di luar dugaan, kami sama sekali tak mengira dana yang terkumpul bisa lebih besar tiga kali lipat dari yang ditargetkan,” tulis Ananda melalui laman KitaBisa dua tahun lalu.

RISMA DAMAYANTI 

Baca: Wacana Urun Dana untuk IKN Berikut Definisi Crowdfunding dan Jenisnya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Polisi Pastikan Pelajar Korban Tabrak Lari di Ciputat Tewas Akibat Bus Transjakarta

6 jam lalu

Polisi Pastikan Pelajar Korban Tabrak Lari di Ciputat Tewas Akibat Bus Transjakarta

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Tangerang Selatan memastikan telah mengantongi identitas pelaku tabrak lari Agam Aryo Nugroho seorang pelajar berusia 18 tahun di Ciputat. Mereka memastikan jika terduga pelaku merupakan sopir TransJakarta.


Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online Sony Rizal di Depok Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

7 jam lalu

Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online Sony Rizal di Depok Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Pelimpahan kasus pembunuhan sopir taksi online Sony Rizal ke Polda Metro Jaya bertujuan untuk mempermudah proses pengungkapan.


Kasus Bripka Madih Ditangani Adik Andika Perkasa, Ini Profil Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa

7 jam lalu

Kasus Bripka Madih Ditangani Adik Andika Perkasa, Ini Profil Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa

Bripka Madih viral karena mengaku diperas sesama polisi. Kabidpropam Polda Metro Jaya Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa punya versi lain


Pajero Penabrak Mahasiswa UI Ganti Warna Jadi Putih, Kitson: AKBP EkoTak Hilangkan Barang Bukti

13 jam lalu

Pajero Penabrak Mahasiswa UI Ganti Warna Jadi Putih, Kitson: AKBP EkoTak Hilangkan Barang Bukti

Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK mobil penabrak mahasiswa UI itu menyebutkan warna mobil adalah putih.


Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana Besar, Mahasiswa UI Meninggal, dan Bripka Madih Suka Teror Tetangga Jadi Top 3 Metro

15 jam lalu

Konser Dewa 19 di JIS Disebut Bencana Besar, Mahasiswa UI Meninggal, dan Bripka Madih Suka Teror Tetangga Jadi Top 3 Metro

Konser Dewa 19 di JIS disebut bencana besar, mahasiswa UI meninggal, dan Bripka Madih suka meneror tetangga jadi Top 3 Metro hari ini.


Kasus Bripka Madih: Perkara Berbelit Berujung Duit, Ini Ancaman Pidana Pemerasan

15 jam lalu

Kasus Bripka Madih: Perkara Berbelit Berujung Duit, Ini Ancaman Pidana Pemerasan

Kasus Bripka Madih diduga adalah tindak pemerasan. Ini ancaman pidana pemerasan menurut KUHP.


Video Viral Polisi Ngaku Diperas Polisi, Begini Tanggapan Polda Metro Jaya

17 jam lalu

Video Viral Polisi Ngaku Diperas Polisi, Begini Tanggapan Polda Metro Jaya

Seorang anggota Provost Polsek Jatinegara dalam video viral mengaku diperas saat melaporkan kasus penyerobotan tanah orang tuanya.


Polda Metro Jaya Sebut Bripka Madih Tidak Konsisten, Isi Laporan Polisi Beda dengan di Media

22 jam lalu

Polda Metro Jaya Sebut Bripka Madih Tidak Konsisten, Isi Laporan Polisi Beda dengan di Media

Bripka Madih tidak mau mengakui bahwa dulu tanah itu sudah dijual oleh orang tuanya, namun ada satu akta hibah yang sudah disetujuinya.


Terungkap Sosok Pria Diduga Preman yang Ikut Bripka Madih Datangi Polda Metro Jaya

1 hari lalu

Terungkap Sosok Pria Diduga Preman yang Ikut Bripka Madih Datangi Polda Metro Jaya

Bripka Madih mengklarifikasi soal stigma preman yang beredar saat pendirian plang di lahan kawasan Jatiwarna, Pondok Melati, Bekasi.


Bripka Madih Datangi Polda Metro Jaya Hari Ini, Cerita Soal Tanah & Pengunduran Dirinya

1 hari lalu

Bripka Madih Datangi Polda Metro Jaya Hari Ini, Cerita Soal Tanah & Pengunduran Dirinya

Anggota provos Polsek Jatinegara Bripka Madih mendatangi undangan Polda Metro Jaya Minggu, 5 Februari 2023 atas kasus sengketa tanah yang viral.