Pimpinan IAIN Ambon Ingin Pers Kampus Dibina Polisi, AJI Ambon: Tidak Masuk Akal

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Majalah Lintas Edisi II. Foto/lpmlintas.com

TEMPO.CO, Jakarta -  Pimpinan Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Ambon mengeluarkan siaran pers yang mengabarkan pihak kampus melaporkan Pemimpin Redaksi Lintas Yolanda Agne ke polisi. Siaran pers itu sengaja diterbitkan untuk memulihkan nama baik kampus.

Pimpinan IAIN Ambon tak terima pemberitaan dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas yang mewartakan adanya kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus itu.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ambon menilai keinginan pimpinan kampus yang melaporkan LPM Lintas ke polisi itu rencana yang berlebihan. Koordinator Divisi Advokasi AJI Ambon Nurdin Tubaka mengatakan, liputan khusus LPM Lintas sudah menjalankan fungsi kontrol Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang diterbitkan Kementerian Agama.

“Bukan malah melakukan pelaporan ke pihak kepolisian. Ini membuktikan, IAIN Ambon seakan-akan menutupi dugaan kekerasan seksual yang dilakukan sejumlah oknum dosen," kata Nurdin, Senin, 21 Maret 2022.

Liputan khusus berjudul IAIN Ambon Rawan Pelecehan dalam Edisi II, Januari 2022. Adapun terduga pelaku sebanyak 14 orang. Belasan terduga pelaku perundungan seksual, yaitu 8 dosen, 3 pegawai, 2 mahasiswa, dan 1 alumnus

Menurut Nurdin, pimpinan IAIN Ambon sebaiknya membentuk tim investigasi internal, jika ingin membuktikan fakta pemberitaan LPM Lintas. Namun, pimpinan kampus bersikap sebaliknya, melaporkan LPM Lintas ke polisi untuk pembinaan.

"Kampus yang harus membina, bukan polisi. Mereka kan mahasiswa di bawah lembaga yang dipimpin rektor,” ujarnya.

Nurdin menganggap sikap pimpinan kampus cenderung makin tak jelas menanggapi pemberitaan LPM Lintas. “Kalau dilemparkan ke kepolisian, bagaimana ceritanya? Tidak masuk akal," katanya.

AJI Ambon, ucap Nurdin, akan mengawal permasalahan LPM Lintas. Saat ini, AJI Ambon telah mengupayakan langkah advokasi bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan beberapa lembaga yang berfokus isu perempuan di Maluku.

"Kami mengambil langkah advokasi dalam bentuk nonlitigasi,” ucapnya.

Sebelum pimpinan kampus berencana melaporkan tim redaksi Lintas ke polisi, pers kampus itu sudah diberedel oleh Rektor IAIN Ambon. Pembekuan LPM Lintas tertuang dalam Keputusan Rektor IAIN Ambon Nomor 92 Tahun 2022 yang diteken pada 17 Maret 2022. Dalam salinan SK yang diperoleh Tempo, disebutkan pertimbangan pembekuan, karena keberadaan pers kampus itu dianggap sudah tidak sesuai dengan visi dan misi IAIN Ambon.

Setelah pemberedelan, itu pimpinan IAIN Ambon menerbitkan siaran pers pada Minggu, 20 Maret 2022. Melalui siaran pers itu, Wakil Rektor I IAIN Ambon Ismail Tuanany menjelaskan, jajaran pimpinan IAIN Ambon bersepakat melaporkan tim redaksi LPM Lintas ke polisi untuk mengurai kekisruhan.

“Kami laporkan di polisi agar mereka dapat memprosesnya sesuai keahlian, sekaligus untuk menjaga independensi penyelidikannya," menurut keterangan dalam siaran pers itu.

Ismail menjelaskan, semuanya akan dibuktikan oleh kepolisian. Jika proses pemeriksaan kepolisian terhadap tim redaksi Lintas terkait pemberitaan dugaan tindakan asusila oknum dosen dan pegawai itu benar, maka kampus akan menjatuhkan sanksi. Sebaliknya, apabila tidak benar dugaan itu, maka sanksi akan diberikan kepada tim redaksi Lintas yang sudah mencemarkan nama baik IAIN Ambon.

"Kepolisian memiliki cara tersendiri untuk membina adik-adik kita ini. Tidak lagi debat kusir," kata Ismail.

ANNISA FIRDAUSI

Baca: Setelah Memberedel, Pimpinan IAIN Ambon Ingin Polisi Membina LPM Lintas

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu






Kepolisian Dubai Menahan 28 Pengedar yang Menjual Narkoba Senilai Rp 130 M

1 hari lalu

Kepolisian Dubai Menahan 28 Pengedar yang Menjual Narkoba Senilai Rp 130 M

Dalam sebuah laporan disebutkan kalau para pengedar narkoba tersebut ditangkap saat berusaha menjual 111 kilogram narkoba berbagai jenis.


Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

5 hari lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi


Awas Parkir Sembarangan di Jakarta, Bisa Kena Derek dan Denda 500 Ribu per Hari

5 hari lalu

Awas Parkir Sembarangan di Jakarta, Bisa Kena Derek dan Denda 500 Ribu per Hari

Dishub Provinsi DKI Jakarta melakukan penindakan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan. Berikut sanksi yang dikenakan bagi pelanggar.


Mahasiswi Tewas Diduga Tertabrak Iringan Patwal, Bagaimana Respons Jika Bertemu Rombongan Patwal?

8 hari lalu

Mahasiswi Tewas Diduga Tertabrak Iringan Patwal, Bagaimana Respons Jika Bertemu Rombongan Patwal?

Peraturan mengenai Patroli dan Pengawalan (patwal) diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Unjuk Rasa di Peru, Gedung-gedung Dibakar

15 hari lalu

Unjuk Rasa di Peru, Gedung-gedung Dibakar

Pengunjuk rasa mengecam pemerintah dan polisi atas bentrokan mematikan di kota selatan Ayacucho serta Juliaca


Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

15 hari lalu

Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

Nurdji 70 tahun, ayah dari terduga teroris yang ditangkap di Kota Tangerang Selatan mengakui sang anak memang jarang berbaur di lingkungan tempatnya tinggal.


Dalam Situasi Apa Polisi Boleh Menembak Pelaku Kriminal?

16 hari lalu

Dalam Situasi Apa Polisi Boleh Menembak Pelaku Kriminal?

Salah satu kewenangan yang dimiliki polisi adalah kewenangan tembak di tempat. Dalam situasi apa mereka boleh menembak di tempat?


Ketua PBHI Curigai 2 Pria Anggota Polri Susupi Kantornya

18 hari lalu

Ketua PBHI Curigai 2 Pria Anggota Polri Susupi Kantornya

Ketua PBHI Julius Ibrani, mengatakan dua pria dicurigai anggota polisi mengintai dan masuk ke kantor PBHI pada Senin malam, 16 Januari 2023.


Ini Pentingnya Visum bagi Korban Kekerasan Seksual, Kenapa Tak Dilakukan Putri Chandrawati?

20 hari lalu

Ini Pentingnya Visum bagi Korban Kekerasan Seksual, Kenapa Tak Dilakukan Putri Chandrawati?

Mengaku korban kekerasan seksual tapi Putri Candrawathi tak lakukan visum. Seberapa penting visum dilakukan?


Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya, Kilas Balik Peristiwa Maut Itu

20 hari lalu

Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya, Kilas Balik Peristiwa Maut Itu

Hari ini sidang kasus tragedi Kanjuruhan digelar pertama kali. Namun PN Surabaya melarang jalannya sidang disiarkan secara langsung. Apa alasannya?