Presiden Jokowi Sebut Dunia Hadapi 4 Masalah Saat Ini

Editor

Febriyan

Presiden Joko Widodo saat memimpin jalannya Rapat Pimpinan TNI-Polri di Jakarta Timur, Selasa, 1 Maret 2022. Source: Agus Suparto/Fotografer Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan empat masalah yang terjadi di dunia saat ini. Menurut dia keempat masalah itu disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina, pandemi Covid-19, dan revolusi industri 4.0.

"Revolusi industri 4.0, ditambah lagi dengan pandemi, ditambah lagi dengan perang di Ukraina, sehingga ketidakpastian global yang sudah merembet kepada ketidakpastian negara-negara di mana pun di dunia ini semakin meningkat," ujar Jokowi saat pembukaan Rapat Pimpinan TNI-Polri di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 1 Maret 2022.

Krisis pertama yang disebabkan ketiga masalah tersebut, menurut Jokowi, adalah kelangkaan terhadap pasokan kontainer. Jokowi mengatakan kelangkaan kontainer. Harga sewa kontainer meningkat karena perdagangan yang tidak seimbang di antara negara-negara di dunia.

"Kalau harga kontainer naik, precost-nya naik. Artinya apa? Harga barang juga akan ikut naik. Kalau harganya naik artinya apa? konsumen beli dengan harga lebih mahal dari biasanya. Itu baru urusan kontainer," kata dia.

Masalah kedua, menurut Jokowi, adalah soal kelangkaan pangan. Jokowi mengatakan saat ini telah terjadi 'food raid' dan membuat seluruh harga komoditas naik.

Dua masalah tersebut, lanjutnya, menyebabkan inflasi yang tinggi. Semua harga naik dan membuat beban masyarakat untuk membeli barang juga semakin naik tinggi.

"Di semua negara sekarang seperti itu, hati-hati. Di Amerika tidak pernah ada inflasi lebih dari 1 persen, sekarang sudah di atas 7 persen, di beberapa negara ada yang sudah di atas 50 persen, di atas 30 persen, jangan dianggap enteng hal-hal seperti itu," kata Jokowi.

Terakhir, Jokowi mengatakan krisis global juga menyebabkan kelangkaan energi. Sebelum terjadinya perang Rusia Ukraina, menurut dia, harga minyak dunia sudah naik karena kelangkaan. Kini harganya bertambah mahal akibat perang.

Saat ini, harga minyak per barrel sudah di atas USD 100 dari yang sebelumnya hanya USD 50-60. Tak hanya minyak, kenaikan juga terjadi di LPG dan merata di semua negara.

Jokowi mengatakan empat masalah itu mengakibatkan kenaikan harga di sektor produsen. Sebab, saat ini banyak bahan baku produksi yang mengalami kenaikan harga.

"Bahan baku harga naik, beli bbm harganya naik, artinya apa? ongkos produksi naik, terus harga di pabriknya menjadi jauh lebih tinggi, terus dikirim ke pasar berarti harga konsumennya juga nanti akan naik, ini efek berantainya seperti ini," ujar mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi pun mewanti-wanti supaya agar semua pihak mengantisipasi krisis global yang mengakibatkan ketidakpastian dan menimbulkan tantangan yang tidak mudah. Di Indonesia sendiri, saat ini kelangkaan minyak goreng masih terus terjadi di berbagai daerah, disusul dengan kenaikan harga kedelai impor dan disusul dengan meroketnya harga daging di pasaran.

Baca: Jokowi Ingatkan Harga-Harga Barang Bakal Naik: Hati-hati






Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Tahapan Soal Prosesi, Akses Tamu, dan Busana

1 jam lalu

Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Tahapan Soal Prosesi, Akses Tamu, dan Busana

Berikut ini tahapan rangkaian pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono, mulai dari siraman, pengajian, hingga penentuan busana yang digunakan.


Korban Jiwa Gempa Cianjur Bertambah Lagi, Total Sudah 329 Orang

3 jam lalu

Korban Jiwa Gempa Cianjur Bertambah Lagi, Total Sudah 329 Orang

Satu jenazah korban jiwa Gempa Cianjur kembali ditemukan. Sebelas orang masih dinyatakan hilang.


Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Sepekan Lagi, Belasan CCTV dan Tenda Mulai Dipasang

3 jam lalu

Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Sepekan Lagi, Belasan CCTV dan Tenda Mulai Dipasang

Pengurus kampung di sekitar rumah Erina Gudono, calon istri Kaesang Pangarep sudah mulai memasang CCTV dan tenda.


Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

7 jam lalu

Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

China akan mengizinkan kasus positif COVID-19 menjalani karantina di rumah dengan syarat tertentu


Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

10 jam lalu

Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

BPS mencatat inflasi per November 2022 sebesar 5,42 persen secara tahunan atau turun dari posisi Oktober 2022 sebesar 5,71 persen.


Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

13 jam lalu

Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

Warga Cina yang menetap di Sydney hingga Toronto ikut melakukan aksi protes terhadap aturan Covid-19 dengan menyerukan Cina yang bebas


APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

17 jam lalu

APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

Tito menuturkan, dengan sisa waktu kurang lebih 30 hari lagi, daerah-daerah tersebut akan sulit untuk merealisasikan serapan APBD di atas 70 persen.


Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

1 hari lalu

Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

Mazda mengklaim telah memiliki persediaan suku cadang yang cukup dalam beberapa bulan ke depan.


Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

1 hari lalu

Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

Pejabat China tercengang saat ditanya oleh wartawan mengenai protes mandat ketat nol-Covid di negara itu.


China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

1 hari lalu

China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

Pemerintah China semakin banyak memberlakukan lockdown di kota-kota karena antisipasi penyebaran Covid-19. Protes anti-lockdown terus berlangsung.