Nadiem Luncurkan Program Revitalisasi, 38 Bahasa Daerah Jadi Objek

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. Rapat tersebut membahas rencana kerja anggaran dan rencana kerja pemerintah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim resmi meluncurkan program revitalisasi bahasa daerah sebagai episode ke-17 dari Program Merdeka Belajar. Program ini menargetkan 38 bahasa daerah sebagai objek revitalisasi.

Program ditujukan untuk melindungi keberagamaan bahasa daerah di Indonesia. Sebab, berdasarkan data Kemendikbudristek pada 2019, dari 718 bahasa daerah di Tanah Air, sebanyak 25 bahasa daerah terancam punah, 6 dinyatakan kritis dan 11 telah punah.

"Bahwa kita berorientasi bukan hanya memproteksi bahasa tersebut tapi kita ingin inovasikan, mengembangkan bahasa tersebut," kata Nadiem saat peluncuran program Revitalisasi Bahasa Daerah secara daring, Selasa, 22 Februari 2022.

Pada prinsipnya, dia menjelaskan, program ini akan adaptif atau tidak menerapkan satu aturan maupun kebijakan yang sama. Melainkan, disesuaikan dengan daerah dan masyarakat setempat dengan fokus meregenerasikan bahasa daerahnya.

Program ini menurutnya akan menyasar siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu, juga melibatkan berbagai pihak, seperti 1.491 komunitas tutur atau pegiat bahasa, 29.370 guru, 17.955 kepala sekolah, 1.175 pengawas, dan 1.563.720 siswa dari 15.236 sekolah.

Komunitas tutur akan dilibatkan secara intensif untuk menyusun model pembelajaran bahasa daerah, pengayaan materi bahasa daerah dalam kurikulum, dan perumusan muatan lokal kebahasaan maupun kesastraan. Mereka akan berperan sebagai mitra penggerak.

Bagi kalangan tenaga pendidik, program ini akan melatih guru utama serta guru-guru bahasa daerah dengan prinsip fleksibel, inovatif, kreatif dan berpusat pada siswa. Sehingga pengajaran bahasa daerah ini diharapkannya menyenangkan sehingga siswa bangga mengadopsinya.

Bagi siswa, program ini akan melatih mereka sesuai dengan minatnya sendiri dalam menggunakan bahasa daerah untuk berkomunikasi serta didorong untuk mempublikasikan kemahirannya dalam berbahasa di media massa maupun media sosial. Terakhir mereka akan dilibatkan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu.

Pada 2022 ini, jumlah bahasa daerah yang menjadi objek revitalisasi ada 38 yang tersebar di 12 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

38 bahasa daerah itu adalah bahasa melayu dialek panai, batak dialek angkola, melayu dialek serkam, bahasa sunda, jawa, bali, sasak, samawa, mbojo, dawan, manggarai, kambera, rote, abui, tobati, sentani, biyekwok, sobey, imbuti, biak, hingga komoro.

Kemudian ada bahasa buru, kei, yamedena, makian dalam, sula, tobelo, ternate, makassar, bugis, toraja, kenyah, paser, melayu dialek kutai kota bangun, dayak ngaju, melaui dialek kotawaringin, uud danum atau ot danum hingga bahasa maanyan.

"Model revitalisasinya ada tiga model, tergantung bahasanya sendiri. Model A itu daya hidup bahasanya masih aman sampai ke Model C di mana bahasa itu mulai terancam, jumlah penuturnya sedikit," tegas Nadiem.

Baca: 200 Bahasa Daerah di Dunia Sudah Punah, Nadiem Tak Ingin Terjadi di Indonesia






Unpar Buka Program Proyek Desa, Beri Pendanaan Rp 35 Juta hingga Bobot 20 SKS

7 jam lalu

Unpar Buka Program Proyek Desa, Beri Pendanaan Rp 35 Juta hingga Bobot 20 SKS

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) membuka program Proyek Desa bagian MBKM.


Begini Kemendikbudristek Apresiasi Christine Hakim yang Ikut Bintangi The Last of Us

4 hari lalu

Begini Kemendikbudristek Apresiasi Christine Hakim yang Ikut Bintangi The Last of Us

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan apresiasi kepada aktris Christine Hakim.


Ada Dua Master Plan Revitalisasi Keraton Surakarta, Gibran: Kita Kaji Ulang Dulu

9 hari lalu

Ada Dua Master Plan Revitalisasi Keraton Surakarta, Gibran: Kita Kaji Ulang Dulu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyatakan selalu berkomunikasi dengan pihak Keraton Surakarta dan yang lainnya terkait rencana revitalisasi.


Revitalisasi Halte Transjakarta Kampung Melayu Ditargetkan Selesai Awal Agustus 2023

22 hari lalu

Revitalisasi Halte Transjakarta Kampung Melayu Ditargetkan Selesai Awal Agustus 2023

Selama proses revitalisasi, pelanggan tidak dapat menggunakan halte Transjakarta Kampung Melayu.


Ditutup Besok, Simak Syarat dan Ketentuan Program Guru Penggerak Kemendikbud

23 hari lalu

Ditutup Besok, Simak Syarat dan Ketentuan Program Guru Penggerak Kemendikbud

Program guru penggerak dari Kemendikbud beserta persyaratan lengkapnya.


Halte Transjakarta Kampung Melayu Direvitalisasi Hari Ini, Simak Penyesuaian Rutenya

25 hari lalu

Halte Transjakarta Kampung Melayu Direvitalisasi Hari Ini, Simak Penyesuaian Rutenya

Proses revitalisasi Halte Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, akan mulai dilakukan Sabtu, 7 Januari 2023.


Penjualan Capai 102 Persen, PT Pusri Akan Revitalisasi Pabrik 3 dan 4

32 hari lalu

Penjualan Capai 102 Persen, PT Pusri Akan Revitalisasi Pabrik 3 dan 4

Salah satu misi PT Pusri yaitu menyediakan produk dan solusi agribisnis yang terintegrasi, selain memproduksi urea yang menjadi produk unggulan.


Federasi Serikat Guru Indonesia Beri Catatan soal Kebijakan Merdeka Belajar

32 hari lalu

Federasi Serikat Guru Indonesia Beri Catatan soal Kebijakan Merdeka Belajar

FSGI mencatat kebijakan Mendikbudristek yang paling menghebohkan dan menimbulkan pro kontra di lapangan adalah Merdeka Belajar


7.948 Orang Dinyatakan Lulus Program Guru Penggerak Angkatan 4

33 hari lalu

7.948 Orang Dinyatakan Lulus Program Guru Penggerak Angkatan 4

Sebanyak 7.948 peserta dinyatakan lulus sebagai Guru Penggerak angkatan 4. Didorong menjadi kepala sekolah.


Survei Kepuasan Pemangku Kepentingan Kemendikbud 2022 Meningkat Menjadi 85,9

34 hari lalu

Survei Kepuasan Pemangku Kepentingan Kemendikbud 2022 Meningkat Menjadi 85,9

Dari survei yang dilakukan, indeks kepuasan pemangku kepentingan Kemendikburistek pada meningkat 1,3 poin menjadi 85,9 dari poin 84,6 pada 2021.