Basarnas Lapor Jokowi Personel Belum Ideal hingga Anggaran Rp 1,9 Triliun

Reporter

Editor

Amirullah

Personel Basarnas berada di depan rumah warga rumah yang roboh akibat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,4 di Desa Sambali, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu 15 Desember 2021. Pihak Basarnas menerima laporan sementara kerusakan rumah akibat gempa pada Selasa sebanyak 164 unit di Desa Sambali, Kecamatan Pasimarannu dan sebagian warga masih memilih mengungsi. ANTARA FOTO/HO/BASARNAS

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi menyampaikan sejumlah laporan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Salah satunya soal jumlah personel yang saat ini mencapai 4.029 orang.

"Jumlah tersebut tentu belum ideal bila dikaitkan dengan luasnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang terdiri dari 514 kabupaten/kota, dengan berbagai potensi kecelakaan, bencana alam, serta kondisi membahayakan manusia," kata Henri.

Laporan ini disampaikannya dalam Rakernas Basarnas secara virtual di Istana Negara, Jakarta, Senin, 21 Februari 2022. Rakernas bersama Jokowi ini juga dilakukan bertepatan dengan 50 tahun usia lembaga tersebut.

Selain itu, Henri juga menyampaikan perkembangan anggaran untuk Basarnas dalam dua tahun terakhir. Untuk 2022, Basarnas dapat jatah APBN Rp 1,9 triliun, lebih rendah dibandingkan 2021 yang sebesar Rp 2,2 triliun.

Akan tetapi, jatah di 2021 lalu sebenarnya berkurang karena kebijakan refocusing anggaran. Sehingga, Henri melaporkan tahun 2021 jatah Basarnas jadi Rp 1,8 triliun. "Meski demikian, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik," kata Henri.

Jatah anggaran negara untuk Basarnas ini sudah tertuang di dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga APBN 2022. Sejak 2017 jatahnya selalu turun, sebelum naik lagi sejak 2021.

Pada 2017 anggaran Basarnas Rp 2,5 triliun; 2018 Rp 2,2 triliun; 2019 Rp 2 triliun; 2020 Rp 1,5 triliun; 2021 Rp 1,8 triliun; dan 2022 Rp 1,9 triliun.

Tahun ini, Basarnas dapat jatah Rp 1,96 triliun yang bersumber 100 persen rupiah murni. Anggaran ini dipakai untuk empat program prioritas tahun ini.
Mulai dari pengelolaan sarana prasarana SAR hingga pengelolaan operasi SAR kepada 44 satuan kerja. Lalu, pengelolaan Sistem Komunikasi SAR kepada 44 satuan kerja, sampai pembinaan diklat dan pembinaan tenaga SAR kepada 6.080 Orang.

Kepada Jokowi, Henri juga melaporkan sampai hari ini lembaganya sudah memiliki 43 kantor pencarian dan pertolongan, 1 balai pendidikan dan pelatihan, 77 pos pencarian, dan 63 unit siaga pencarian.

Berikutnya, Henri juga melaporkan Basarnas sudah membentuk tim Indonesia Search and Rescrue (INASAR). Tim ini sudah mendapat predikat tim dengan klasifikasi medium sesuai standar International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG).

Sertifikasi ini sudah didapat INASAR sejak 2019. Berbekal sertifikasi ini, tim INASAR menjadi bagian dari INSARAG dan sejajar dengan 55 negara lainnya dibawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sehingga, Indonesia dapat memberikan bantuan kemanusiaan di kancah Internasional terhadap negara-negara yang terdampak bencana.






Pengamat Sebut Perpu Cipta Kerja Belum Mengatur Spesifik Soal PKWT

8 menit lalu

Pengamat Sebut Perpu Cipta Kerja Belum Mengatur Spesifik Soal PKWT

Pengamat menyatakan Perpu Cipta Kerja memang belum mengatur secara spesifik soal PKWT.


Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

2 jam lalu

Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

Menurut Prabowo, Gerindra selama ini terus memonitor kinerja Bobby Nasution sejak dilantik menjadi wali kota pada 26 Februari 2021.


Kisah Soeharto Semedi di Beberapa Gunung di Jawa

11 jam lalu

Kisah Soeharto Semedi di Beberapa Gunung di Jawa

Presiden RI ke-2 Soeharto pernah bersemedi di beberapa gunung di Jawa. Setidaknya ada 10 pertapaan dijalani.


Cerita Pertemuan PDIP dan Kepala Desa di Ngawi Bahas Usul Jabatan 9 Tahun

13 jam lalu

Cerita Pertemuan PDIP dan Kepala Desa di Ngawi Bahas Usul Jabatan 9 Tahun

Ony ikut membantah tudingan PDIP memobilisasi kepala desa untuk menyuarakan jabatan 9 tahun.


Soal Insentif Kendaraan Listrik, Menperin: Sedang Difinalisasi

16 jam lalu

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Menperin: Sedang Difinalisasi

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmta mengatakan program insentif kendaraan listrik sudah dibahas oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Namun hingga saat ini, masih dalam tahap finalisasi.


FX Hadi Rudyatmo: Kaesang Pangarep Potensial, Ada Darah Politik dari Jokowi

18 jam lalu

FX Hadi Rudyatmo: Kaesang Pangarep Potensial, Ada Darah Politik dari Jokowi

FX Rudy mengapresiasi niat Kaesang yang mulai tertarik ke dunia politik. Eks Wali Kota Solo itu mempersilakan jika Kaesang ingin bergabung dengan PDIP


PPKM Dihentikan, Airlangga: Satgas Covid-19 Tetap Jalan

19 jam lalu

PPKM Dihentikan, Airlangga: Satgas Covid-19 Tetap Jalan

Airlangga Hartarto mengatakan vaksinasi booster tetap berjalan dan diberikan secara gratis.


Kiprah Politik Anak Jokowi: Kaesang Minat Jadi Kepala Daerah, Gibran Mau Maju Pilgub DKI 2024

19 jam lalu

Kiprah Politik Anak Jokowi: Kaesang Minat Jadi Kepala Daerah, Gibran Mau Maju Pilgub DKI 2024

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkap keinginan Kesang Pangarep menjadi kepala daerah. Sementara Gibran mau maju Pilgub DKI 2024.


Jokowi Ingatkan Masyarakat: Ini Masa Transisi Covid-19, Tetap Waspada

20 jam lalu

Jokowi Ingatkan Masyarakat: Ini Masa Transisi Covid-19, Tetap Waspada

Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM sudah dicabut akhir 2022, Jokowi meminta masyarakat tetap waspada.


Jokowi Cerita Tolak Lockdown di Awal Pandemi Covid-19: Saya Semedi 3 Hari

21 jam lalu

Jokowi Cerita Tolak Lockdown di Awal Pandemi Covid-19: Saya Semedi 3 Hari

Jokowi kembali bercerita soal keputusannya di awal pandemi Covid-19, di mana dia memutuskan Indonesia tidak menerapkan kebijakan lockdown.