BNPT Ungkap Cara Hadapi Ceramah Seperti Wayang Haram Khalid Basalamah

Reporter

Editor

Amirullah

Dalam video klarifikasi semalam, Khalid Basalamah mengatakan, ia perlu membaginya dalam tiga bagian. Pertama, pertanyaan itu diajukan di lingkup pengajiannya dan jawaban itu diberikannya sebagai seorang dai kepada jamaah muslim. Foto : Youtube

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) turut menaruh perhatian terhadap ceramah mengenai wayang haram, sebagaimana yang disampaikan pendakwah Khalid Basalamah.

Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulanga Terorisme (BNPT) Irfan Idris menegaskan, narasi-narasi yang disampaikan seperti itu harus dilawan balik dengan sebuah verifikasi yang didasarkan pada Al-Qur'an.

"Ada seorang ustad Wahabi yang mengharamkan dan mau membakar wayang, tapi itu kan sudah minta maaf, tapi terus kita verifikasi, perkuat di tengah masyarakat bahwasannya produk-produk lokal, produk budaya, itu juga ada dasarnya dalam Al-Qur'an, tapi mereka tidak mau baca," kata dia dalam sebuah diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat, 18 Februari 2022.

Irfan pun menyindir pernyataan Khalid dengan mempertanyakan apa perlu wayang mengikuti mode atau cara berpakaian ustad tersebut. Misalnya, dengan memberi jenggot, jidatnya hitam hingga bercelana cingkrang supaya tidak diharamkan dan dibakar.

"Apakah wayang-wayang itu harus tampil dengan ustad Wahabi sehingga tidak dibakar lagi. Buat wayang yang pakai jenggot, buat wayang yang hangus jidatnya, buat wayang yang pakai cingkrang agar mereka bisa bersahabat. Itu kan hanya media, bagaimana membuat media mendekatkan diri kita kepada yang menciptakan," tegas Idris.

Di luar itu, dia menekankan, dengan kejadian ini BNPT menganggap menjadi semakin penting pencegahan dan kesiapsiagaan masyarakat nasional melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme. Terutama memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai agama.

"Kalau orang-orang yang merasa diri paling benar, tidak ada kata wayang dalam kitab suci mereka, kita bisa menunjukkan ada dasarnya, ada dalilnya, karena itu menjadi media bagaimana Wali Songo menyebarkan nilai-nilai dan paham Islam tanpa melalukan kekerasan, tapi menggunakan media dan alat," ujar dia.

Di sisi lain, konsep pentahelix yang kini tengah diusung BNPT dalam menanggulangi paham intoleran, radikal hingga terorisme itu menurutnya semakin relevan. Sebab, melibatkan banyak unsur, seperti pemerintah, akademisi, pengusaha, komunitas, hingga media.

"Masyarakat, siapapun dengan pendeketan pentahelix, budayawan barangkali, seniman barangkali, melakukan dan menerangkan nilai-nilai kedamaian lewat musik, puisi, narasi, pantun karena kita sangat kaya, beda dengan negara-negara lain yang kita tidak tahu bagaimana bentuk kearifan lokal mereka," ujarnya.






Di Hadapan Ketua RW se-Jakarta Timur, Pangdam Jaya Ingatkan Bahaya Radikalisme Memasuki Tahun Politik

19 hari lalu

Di Hadapan Ketua RW se-Jakarta Timur, Pangdam Jaya Ingatkan Bahaya Radikalisme Memasuki Tahun Politik

Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto mengingatkan bahaya radikalisme dan ketua rukun warga (RW) se-Jakarta Timur mencegah potensi benturan kepentingan, serta politisasi yang mengadu domba. Mengingat, saat ini Indonesia memasuki tahun politik.


17 Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan 2022, Ini Ragam Modusnya

31 hari lalu

17 Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan 2022, Ini Ragam Modusnya

FSGI mencatat sebanyak 17 kasus kekerasan seksual terjadi di satuan pendidikan sepanjang 2022. Ada modus pencurian data anggota perpustakaan.


Ingatkan Mitigasi Sosial Menjelang Tahun Politik, Said Aqil: Kita yang Cinta Tanah Air Harus Bergerak

31 hari lalu

Ingatkan Mitigasi Sosial Menjelang Tahun Politik, Said Aqil: Kita yang Cinta Tanah Air Harus Bergerak

Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil mengingatkan soal turbulensi politik pada tahun ini. Perlu mitigasi sosial.


Soal Pengawasan Sel-sel JAD, Kepala BNPT: Peran dari Densus 88

35 hari lalu

Soal Pengawasan Sel-sel JAD, Kepala BNPT: Peran dari Densus 88

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan, langkah intelijen dalam pengawasan jaringan terorisme merupakan tugas dari Densus 88, sesuai tugas pokoknya.


Tragedi Astanaanyar, Kepala BNPT Berpesan Tingkatkan dan Perkuat Pengawasan

35 hari lalu

Tragedi Astanaanyar, Kepala BNPT Berpesan Tingkatkan dan Perkuat Pengawasan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar buka suara soal kejadian bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung pada 7 Desember 2022 lalu.


BNPT Temukan 600 Akun di Medsos Bermuatan Radikal, Terbanyak Facebook dan Whatsapp

36 hari lalu

BNPT Temukan 600 Akun di Medsos Bermuatan Radikal, Terbanyak Facebook dan Whatsapp

BNPT menemukan menemukan lebih dari 600 situs/akun yang bermuatan unsur radikal di media sosial.


BNPT Sebut Perempuan, Anak Muda dan Pengguna Internet Penyumbang Potensi Radikalisme

36 hari lalu

BNPT Sebut Perempuan, Anak Muda dan Pengguna Internet Penyumbang Potensi Radikalisme

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menyampaikan indeks potensi radikalisme 2022 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya


Viral Pelarangan Ibadah Natal di Cilebut, Politikus PSI: Kok Gak Selesai-selesai

36 hari lalu

Viral Pelarangan Ibadah Natal di Cilebut, Politikus PSI: Kok Gak Selesai-selesai

Politikus PSI itu menyoroti peran dan fungsi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam mencegah kasus pelarangan ibadah Natal seperti di Cilebut.


Di Depan Ribuan Mahasiswa, Moeldoko: Hati-hati Politisasi Agama Jelang 2024

43 hari lalu

Di Depan Ribuan Mahasiswa, Moeldoko: Hati-hati Politisasi Agama Jelang 2024

Kepala Staf Presiden Moeldoko mewanti-wanti masyarakat agar berhati-hati terhadap politisasi agama menjelang Pemilu 2024.


Cegah Remaja Terpapar Radikalisme, Solo Bersimfoni Raih Penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2022

44 hari lalu

Cegah Remaja Terpapar Radikalisme, Solo Bersimfoni Raih Penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2022

Solo Bersimfoni meraih penghargaan Anugerah Revolusi Mental atas usahanya mencegah radikalisme dan membangun toleransi di kalangan remaja di Solo.