Kominfo Sedang Dalami soal Penangguhan Akun Medsos Wadas Melawan

Dedy Permadi, Tenaga Ahli Menteri Bidang Kebijakan Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pesan kepada pengguna internet yang harus memahami privasi di Graha Niaga Thamrin, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Agustus 2019. TEMPO/Khory

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo mengklaim sedang menindaklanjuti kasus penangguhan atau pengenaan status suspend terhadap akun twitter @Wadas_Melawan. Pernyataan ini disampaikan merespons permintaan Amnesty International Indonesia agar pemerintah tidak membiarkan aksi penangguhan ini.

"Kami sedang dalami," kata juru bicara Kominfo, Dedy Permadi, saat dihubungi, Kamis, 17 Februari 2022.

Sebelumnya, penangguhan terjadi pada 16 Februari. Ini adalah akun yang rutin memberikan perkembangan terkini kondisi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, yang menjadi lokasi dugaan kekerasan terkait proyek Bendungan Bener.

Akun ini menuliskan profil lengkap GEMPADEWA (Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas) Menolak Keras Eksploitasi di Bumi Wadas. Hingga Rabu malam, pukul 20.00 WIB, akun yang diikuti oleh 18 ribu pengikut ini tak lagi bisa diakses.

"Ini jelas upaya pembungkaman suara-suara kritis dari masyarakat," kata Koalisi Advokat untuk Keadilan GEMPADEWA, Julian Duwi Prasetya, saat dihubungi, Rabu, 16 Februari 2022.

Deputi Direktur Amnesty International Indonesia Wirya Adiwena kemudian meminta pemerintah dan aparat hukum menyelidiki kasus penangguhan akun ini.

“Membiarkan kasus-kasus ini terus terjadi tanpa mengambil langkah yang konkrit untuk menyelidiki, menyelesaikan serta mencegah kasus seperti ini terjadi lagi sama saja dengan membiarkan pembungkaman warga," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 Februari 2022.

Tempo mencoba mengakses kembali akun ini pada Kamis siang, pukul 12.00 WIB. Akun ini ternyata sudah bisa diakses kembali dan bahkan menuliskan cuitan terbaru.

"HEHEHE lega. Tampilan followers belum kembali. Sabar ya, nanti kami umumkan kalau akun ini sudah bener-benar pulih. Tapi yang jelas, semangat masih membara," demikian cuitan di akun ini pada Kamis siang, di jam yang sama.

Dedy kemudian menerangkan pihaknya secara konsisten melakukan pembersihan ruang digital dari konten dan akun yang melanggar peraturan perundang-undangan. Pembersihan ini didasarkan pada hasil patroli siber maupun penerimaan aduan dari masyarakat dan lembaga pemerintahan terkait.

Dedy menyebut pemutusan akses suatu akun atau konten dapat disebabkan oleh berbagai hal. Di antaranya pelaporan oleh pengguna lain, kebijakan pengelola platform, maupun permintaan pemerintah.

Tapi dalam isu Wadas, Dedy mengklaim Kominfo tidak melakukan pemutusan akses terhadap akun twitter @Wadas_Melawan. "Kominfo tetap berkomitmen untuk terus menjunjung tinggi perlindungan hak warga negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata dia.

Menteri Komundikasi dan Informatika Johnny G Plate juga membantah pihaknya terlibat dalam penangguhan akun twitter @Wadas_Melawan. "Sepengetahuan saya Kominfo belum pernah mengusulkan pemblokiran atau take down atas akun @wadas_melawan dimaksud," ujar Johnny saat dihubungi.

Baca: Kominfo Tegaskan Tak Ikut Andil dalam Pemblokiran Akun Wadas Melawan






Kasus Korupsi BTS Kominfo, Bos Huawei hingga Eselon I Kemenkeu Diperiksa Kejagung

5 jam lalu

Kasus Korupsi BTS Kominfo, Bos Huawei hingga Eselon I Kemenkeu Diperiksa Kejagung

Kejaksaan Agung memeriksa 6 orang saksi di kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G Kominfo


Kejagung Kembali Periksa Enam Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi BTS BAKTI

8 jam lalu

Kejagung Kembali Periksa Enam Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi BTS BAKTI

Kejaksaan Agung kembali periksa enam orang saksi dalam perkara dugaan korupsi BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo


Aplikasi Shopee Bermasalah Trending di Twitter, Juga di Thailand

12 jam lalu

Aplikasi Shopee Bermasalah Trending di Twitter, Juga di Thailand

Saat ini tengah ramai pengguna akun Shopee berkeluh kesah akibat tidak bisa masuk ke aplikasi.


Bocoran, Twitter Bakal Patok Harga Centang Emas 1.000 Dolar per Bulan

13 jam lalu

Bocoran, Twitter Bakal Patok Harga Centang Emas 1.000 Dolar per Bulan

Bocoran berdasarkan pesan internal di Twitter. Akan ada tambahan tarif lain untuk lencana yang lain lagi.


Elon Musk: Twitter Akan Mulai Berbagi Pendapatan Iklan dengan Pelanggan Blue

1 hari lalu

Elon Musk: Twitter Akan Mulai Berbagi Pendapatan Iklan dengan Pelanggan Blue

Pelanggan Twitter Blue di beberapa wilayah sudah melihat iklan di linimasa mereka setengah dari jumlah pengguna lain.


Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

2 hari lalu

Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

Twitter diduga tidak membayar tagihan atas jasa yang telah mereka gunakan.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Undangan Pernikahan Jahat, Gempa

3 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Undangan Pernikahan Jahat, Gempa

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 3 Februari 2023, didominasi artikel cara menghadapi penipuan online modus Undangan Pernikahan.


5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

3 hari lalu

5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

Modus penipuan berbasis digital semakin gencar dilancarkan di dunia maya. Salah satunya dengan menyebarkan undangan pernikahan format file APK.


20 Aplikasi Paling Kuras Baterai Ponsel versi Survei pCloud

4 hari lalu

20 Aplikasi Paling Kuras Baterai Ponsel versi Survei pCloud

Sejumlah aplikasi yang biasa digunakan di smartphone ternyata tergolong rakus menguras baterai. Bukan cuma aplikasi media sosial.


Kolaborasi dengan Kominfo, Pos Indonesia Tambah 37 Kantor Cabang Pembantu

4 hari lalu

Kolaborasi dengan Kominfo, Pos Indonesia Tambah 37 Kantor Cabang Pembantu

KemenKominfo bertindak sebagai supervisor, sedangkan PT Pos Indonesia yang mengimplementasikan pembangunan LPU.