Epidemiolog Nilai Pemerintah Terlalu Dini Tentukan Puncak Kasus Covid-19

Petugas medis melakukan tes usap antigen kepada suporter sepak bola yang akan menonton pertandingan Liga 2 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu, 15 Desember 2021. Setiap klub yang berlaga mendapatkan kuota 100 penonton dengan syarat vaksin penuh dan swab antigen. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Jakarta - Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman, meminta pemerintah untuk bersabar menentukan puncak kasus Covid-19 di Indonesia. Sebelumnya, pemerintah menyatakan puncak kasus sudah terlewati di beberapa daerah, namun penambahan kasus pada Selasa dan Rabu kemarin terus memecahkan rekor baru. 

"Untuk memastikan satu negara telah melewati puncak kasus, itu tidak mudah karena periode puncak tidak tunggal atau satu hari. Ada juga variasi di beberapa daerah memiliki puncak kasus yang berbeda. Ini yang harus dipahami," ujar Dicky saat dihubungi Tempo, Kamis, 17 Februari 2022. 

Dicky menerangkan, puncak kasus memang biasanya ditentukan dari daerah dengan jumlah penduduk terbanyak. Namun, dalam hal ini Pulau Jawa merupakan pulau berpenduduk paling banyak dan penambahan kasus masih terus terjadi. 

Sehingga, menurut dia masih terlalu dini menyebut puncak kasus di Indonesia telah terlewati. 

"Saya memprediksi sejak awal tahun ini, masa puncak itu di akhir Februari atau awal Maret. Artinya kita harus melihat satu minggu minimal untuk menentukan puncak kasus," kata Dicky. 

Kemarin, kasus Covid-19 di Indonesia kembali memecahkan rekor. Jika pada hari Selasa rekor Covid-19 adalah 57.049 kasus, maka pada Rabu kemarin rekor kembali terpecahkan dengan adanya penambahan 64,718 kasus. Kasus Covid-19 di Indonesia didominasi varian Omicron

Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta menjadi dua wilayah yang menyumbang kasus Covid-19 terbanyak. Menurut data dari Kementerian Kesehatan pada pukul 12.00 WIB, Jawa Barat menjadi penyumbang nomor satu dengan total 15.196 kasus dan disusul DKI Jakarta dengan 12.388 kasus.

Kemudian dengan adanya penambahan tersebut, total jumlah kasus aktif di Indonesia saat ini mencapai 445.190 kasus. Selain itu, jumlah kasus kematian bertambah 167 kasus dan sembuh sebanyak 25.386 kasus. 

M JULNIS FIRMANSYAH 

Baca: Ganjar Pranowo Lapor Jokowi soal Persiapan Skenario Terburuk Covid-19






Gulkarmat DKI Usul Upah PJLP Naik Rp 1 Juta Jadi Rp 5,9 Juta, Alasan Risiko Bahaya

10 menit lalu

Gulkarmat DKI Usul Upah PJLP Naik Rp 1 Juta Jadi Rp 5,9 Juta, Alasan Risiko Bahaya

Gulkarmat DKI Jakarta mengusulkan kenaikan upah penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) di instansi itu sebesar Rp1 juta menjadi Rp5,9 juta.


Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

1 jam lalu

Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria, inisial SAM (23) karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mantan kekasihnya.


3 Rekomendasi BPS buat Hapus Kemiskinan Ekstrem DKI Jakarta yang Berjumlah 95.668 Orang

2 jam lalu

3 Rekomendasi BPS buat Hapus Kemiskinan Ekstrem DKI Jakarta yang Berjumlah 95.668 Orang

BPS DKI Jakarta Suryana menuturkan pihaknya memberi tiga rekomendasi untuk penghapusan kemiskinan ekstrem di Jakarta.


Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

3 jam lalu

Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

Fungsi Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air sebesar 60 kubik per detik ke Kanal Banjir Timur karena tak mampu menampung debit air


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

1 hari lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

1 hari lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

1 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

2 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

2 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

2 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.