Pakar Nilai Indonesia Diuntungkan dari Pembelian Pesawat Jet Rafale

Jet tempur Rafale juga memiliki pod meriam kembar dan meriam Nexter (sebelumnya Giat) 30mm DEFA 791B, yang dapat menembakkan 2.500 peluru per menit. Rafale dilengkapi dengan pod penunjuk laser untuk panduan laser rudal udara-ke-darat. Foto : Dassault Aviation

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar militer Beni Sukadis memandang wajar bila pemerintah, khususnya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, memutuskan membeli jet tempur Dassault Rafale buatan Prancis. 

Menurut dia, pembelian ini tidak bisa dikaitkan dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih dalam masa krisis akibat Pandemi Covid-19. Sebab, kata dia, kepentingan pertahanan harus dilihat secara komprehensif.

"Pertanyaan bukan urgent atau tidak urgent, tapi pengadaan ini harus dilihat secara komprehensif bukan parsial," ujar Manajer Program Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia ini saat dihubungi, Senin, 14 Februari 2022.

Apalagi, dia mengatakan, tidak wajar bila pembelian itu dikait-kaitkan dengan keharusan pemerintah menyejahterakan prajurit TNI terlebih dahulu ketimbang membeli 42 pesawat jet tempur yang harga per unit ditaksir sekitar US$115 juta.

"Kesejahteraan prajurit adalah kebijakan paralel yang telah dilakukan pemerintah sejak Presiden SBY, yaitu remunerasi jabatan dan lain-lain. Sehingga, semua berjalan dengan sinkron bukan zero sum game," kata Beni.

Ia menilai pembelian enam jet tempur Dassault Rafale patut dihargai karena ini merupakan bagian dari langkah yang tepat dalam memenuhi kapabilitas pertahanan untuk mencapai sasaran renstra atau Minimum Essential Forces (MEF) tahap III periode 2019-2024.

"Dari Renstra MEF tahap II kita baru mencapai 63 persen, sehingga menuju MEF ke III masih belum memenuhi target tersebut. Karena kita ketahui Indonesia hanya punya 2,5 skuadron pesawat tempur terdiri dari F16 dan Sukhoi," tuturnya.

Ia mengatakan dengan keberadaan alat utama sistem senjata tentara nasional Indonesia atau Alutsista TNI yang ada saat ini belum cukup mengamankan seluruh luas wilayah udara Indonesia. Oleh sebab itu, dia menganggap wajar Menhan Prabowo membeli pesawat jet generasi 4.5 tersebut.

"Untuk menjaga wilayah udara RI seluas 4 juta km persegi ini, apakah cukup? Tentu tidak. Dengan pembelian tahap awal sebanyak 6 merupakan suatu Langkah yang perlu diapresiasi dan tepat," ujar Beni.

Di sisi lain, ia menyatakan pembelian ini menarik karena diikuti dengan kerja sama offset berupa lisensi produk suku cadang dan atau transfer teknologi. Hal itu, kata dia, sesuai dengan Undang-undang Nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.  

Dengan kerja sama offset ini, ia menilai, Indonesia diuntungkan dalam jangka panjang. Alasan pertama ialah dapat menghidupkan industri pertahanan dalam negeri yang akhirnya meningkatkan ekonomi negara. 

Kedua, karena sebagian suku cadang dibuat di dalam negeri maka unit-unit jet Indonesia tidak sepenuhnya tergantung suplai suku cadang dari luar negeri. Bahkan, kata dia, bila memungkinkan juga menjadi pemasok bagi negara lain pemakai pesawat jet jenis Rafale seperti Mesir dan Uni Emirat Arab. 

Ketiga, kerja sama ini dikatakan Beni bisa menyerap lapangan kerja dalam sektor industri pertahanan. "Selain itu, dengan situasi geopolitik saat ini langkah ini tepat karena secara teknologi dan strategis, Perancis merupakan mitra yang tepat dalam upaya pengadaan alutsista ini," tutur Beni ihwal pembelian pesawat jet jenis Rafale.

Baca: Prabowo Beli 42 Pesawat Tempur Dassault Rafale dari Prancis 






Bertemu Menhan Hulusi di Ankara, Prabowo: RI-Turki Punya Sejarah Panjang

10 jam lalu

Bertemu Menhan Hulusi di Ankara, Prabowo: RI-Turki Punya Sejarah Panjang

Prabowo menyinggung soal sejarah panjang antara Indonesia dan Turki saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Nasional Republik Turki Hulusi Akar.


Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

14 jam lalu

Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

Puncak perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra di Kota Depok diselenggarakan di Sawangan pada Sabtu pekan depan


Prabowo dan Menhan Hulusi Sepakati Recana Aksi Kerja Sama Pertahanan RI-Turki

17 jam lalu

Prabowo dan Menhan Hulusi Sepakati Recana Aksi Kerja Sama Pertahanan RI-Turki

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menhan Turki Hulusi Akar, di Bakanlklar, Ankara, Turki, Jumat, 3 Februari 2022.


Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, hingga Jokowi Bersaing dalam Musra

1 hari lalu

Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, hingga Jokowi Bersaing dalam Musra

Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto bersaing ketat dalam 16 Musra yang telah digelar. Keduanya disebut sama-sama menang di 4 provinsi.


Gerindra Berharap Koalisi Besar, PDIP Terbuka untuk Reuni

2 hari lalu

Gerindra Berharap Koalisi Besar, PDIP Terbuka untuk Reuni

PDIP membalas harapan Gerindra memiliki koalisi besar dengan membuka pintu.


SMRC Prediksi Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Bersaing Ketat di Putaran Kedua Pilpres 2024

2 hari lalu

SMRC Prediksi Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Bersaing Ketat di Putaran Kedua Pilpres 2024

SMRC menilai Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan akan masuk ke putaran kedua jika Pilpres 2024 digelar dengan lebih dari dua pasangan.


Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

5 hari lalu

Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

Anies Baswedan disebut hanya memiliki perjanjian dengan Sandiaga Uno soal pembagian biaya kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.


Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

6 hari lalu

Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

Prabowo mengatakan kuliah di Unhan tidak dipungut biaya sepeser pun dan tidak ada rekomendasi.


Prabowo Subianto Sebut Anggaran Pertahanan Kecil, Pengamat: Alokasi Pengadaan Hanya 10 Persen

7 hari lalu

Prabowo Subianto Sebut Anggaran Pertahanan Kecil, Pengamat: Alokasi Pengadaan Hanya 10 Persen

Menhan Prabowo Subianto mengatakan anggaran pertahanan relatif kecil karena Indonesia tengah fokus mengendalikan kemiskinan


Kiprah Politik Anak Jokowi: Kaesang Minat Jadi Kepala Daerah, Gibran Mau Maju Pilgub DKI 2024

9 hari lalu

Kiprah Politik Anak Jokowi: Kaesang Minat Jadi Kepala Daerah, Gibran Mau Maju Pilgub DKI 2024

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkap keinginan Kesang Pangarep menjadi kepala daerah. Sementara Gibran mau maju Pilgub DKI 2024.