Uji Kelayakan Calon Anggota KPU, 2 Kandidat Pilih Fokus Optimalisasi Teknologi

Petugas KPU melakukan simulasi pengisian formulir hasil penghitungan suara di tingkat TPS di KPU Pusat , Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020.Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka penerapan rekapitulasi elektronik pada pemilihan umum 2020 mendatang. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 14 calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan 10 calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Uji kelayakan digelar mulai hari ini Senin-Rabu, 14-16 Februari 2022.

Dari 14 orang, baru dua orang calon anggota KPU telah memaparkan visi dan misinya, yakni August Meliaz dan Betty Epsilon Idross. Salah satu yang menarik dari paparannya adalah fokus pada transformasi digital untuk penyelenggaraan pemilu.

“Saya akan mengoptimalisasi dan memanfaatkan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemilu,” ujar August dalam paparan di depan pimpinan Komisi II DPR, di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin, 14 Februari 2022.

August menjelaskan bahwa dirinya akan melakukan evaluasi teknologi informasi pada pelaksanaan pemilu, termasuk penentuan tujuan dan prioritas pemanfaatannya. “Juga perluasan dan peningkatan partisipasi komunitas kreatif, pengorganisasian umpan balik dari pengurus,” katanya.

Sementara, Betty mengatakan akan menggunakan perangkat teknologi yang ramah. Menurut dia, KPU memiliki banyak sekali sistem informasi, dan membaginya berdasarkan siklus pemilu, yakni pre election (sebelum pemilu), election (pemilu), dan post election (pasca pemilu).

“Dari pre election, kita punya Silon, Sipol, Sidapil, Sidakam, dan Sidalih. Ketika election kita punya Sirekap, dan post election ada yang saya sebut Simpaw,” tutur dia.

Sistem informasi ini, Betty menambahkan, dibaginya ke dalam tiga siklus pemilu. Dalam pra pemilihan lebih banyak untuk mendukung agar penyelenggaraan pemilu di hari H dapat berjalan lebih baik. Dia merasa beberapa sistem informasi itu bahkan bisa diintegrasikan, misalnya Silon dengan Sikam, Silon dengan Sipol atau dengan Sidakam, Sidapil dan seterusnya sesuai alurnya.

Berikutnya pada tahapan pre election, election dan post election, kata dia, harus dikembangkan E-Office. Sedangkan untuk akselerasi transformasi digital bisa memanfaatkan penggunaan website, platfrom media sosial seperti Facebook, Twitter, Whatsapp Blast, KPU TV, YouTube, Podcast dan online meeting platform akan tetap digunakan

“Khususnya dalam hal menghadapi kondisi saat ini. Agar koordinasi dan konsolidasi organisasi dapat berjalan dengan baik, di samping itu perlu juga call center, email, dan seterusnya,” ujar Betty.

Dia menambahkan manajerial big data juga penting bagi KPU. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Beberapa diantaranya seperti big data yang dimiliki KPU datanya bisa berasal dari media sosial, informasi, digital open data KPU dalam sistem informasi yang ada, dan juga data informasi yang diperoleh secara manual. 

Selain August dan Betty, ada 12 orang calon anggota KPU lainnya. Mereka adalah Dahliah, Hasyim Asy’ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Idham Holik, Iffa Rosita. Lalu Iwan Rompo Banne, Mochamad Afifuddin, Muchamad Ali Safa’at, Parsadaan Harahap, Viryan, Yessy Yaty Momongan, dan Yulianto Sudrajat.

Sedangkan 10 nama calon anggota Bawaslu terdiri dari 7 laki-laki dan 3 perempuan. Mereka adalah Aditya Perdana, Andi Tenri Sompa, Fritz Edward Siregar, Herwyn Jefler Malonga, Lolly Suhenty, Mardiana Rusli, Puadi, Rahmat Bagja, Subair, dan Totok Hariyono.

Baca: KPU Usul Pemanfaatan Teknologi Masuk dalam Revisi UU Pemilu






Sejak 2015, Kantor Bawaslu Kota Depok Pindah Kontrakan Empat Kali

1 hari lalu

Sejak 2015, Kantor Bawaslu Kota Depok Pindah Kontrakan Empat Kali

Bawaslu Kota Depok belum memiliki kantor sendiri dan harus mengontrak


Junta Myanmar Gelar Pemilu, Dinilai Hanya Akal-akalan

1 hari lalu

Junta Myanmar Gelar Pemilu, Dinilai Hanya Akal-akalan

Junta militer Myanmar mengumumkan persyaratan, yang dinilai tidak masuk akal, bagi partai politik untuk mengikuti pemilihan tahun ini.


Bawaslu Kota Depok Belum Punya Kantor Sendiri, Ngontrak Rp110 Juta per Tahun

2 hari lalu

Bawaslu Kota Depok Belum Punya Kantor Sendiri, Ngontrak Rp110 Juta per Tahun

Bawaslu Kota Depok berharap pemerintah memfasilitasi mereka menyediakan kantor permanen


Syarat Mendaftar Pantarlih Pemilu 2024, Apa Saja?

2 hari lalu

Syarat Mendaftar Pantarlih Pemilu 2024, Apa Saja?

Panitia Pemutakhiran Data Pemilih atau pantarlih salah satu badan yang membantu KPU


Pantarlih dalam Tahapan Pemilu, Apa Tugas dan Tanggung Jawabnya?

2 hari lalu

Pantarlih dalam Tahapan Pemilu, Apa Tugas dan Tanggung Jawabnya?

KPU selama penyelenggaraan pemilu juga dibantu panitia pemutakhiran data pemilih atau pantarlih.


Ketua Partai Ummat Lumajang Optimistis Raup Pemilih Lintas Agama

4 hari lalu

Ketua Partai Ummat Lumajang Optimistis Raup Pemilih Lintas Agama

Ketua DPD Partai Ummat Kabupaten Lumajang, Suharyo AP merasa bisa bergerak di semua lini sosial kemasyarakatan ketika bersilaturahmi.


KPU Tangsel Lantik 162 PPS untuk Pemilu 2024, Tugas Pertama Verifikasi Faktual Bakal Calon DPD RI

4 hari lalu

KPU Tangsel Lantik 162 PPS untuk Pemilu 2024, Tugas Pertama Verifikasi Faktual Bakal Calon DPD RI

KPU bersama PPS akan mengawal verifikasi faktual calon perseorangan DPD RI dari Kota Tangerang Selatan.


Lantik 189 PPS, KPU Depok Minta Kedepankan Profesionalitas dan Integritas

5 hari lalu

Lantik 189 PPS, KPU Depok Minta Kedepankan Profesionalitas dan Integritas

Usai dilantik PPS Kota Depok diminta segera tancap gas bekerja sesuai tahapan, berkoordinasi dengan stakeholder di kelurahan setempat.


Masuk Tahun Kampanye Pemilu, Ekonom Bank Mandiri: Iklim Politik Perlu Tetap Stabil

5 hari lalu

Masuk Tahun Kampanye Pemilu, Ekonom Bank Mandiri: Iklim Politik Perlu Tetap Stabil

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan memasuki tahun kampanye pemilu, iklim politik perlu dijaga tetap stabil agar investasi tetap masuk


Mengenal Badan Ad Hoc KPU dalam Pemilu 2024: PPK, PPS dan Pantarlih

6 hari lalu

Mengenal Badan Ad Hoc KPU dalam Pemilu 2024: PPK, PPS dan Pantarlih

Pemilu 2024 nanti, KPU dibantu oleh beberapa badan ad hoc: PPK, PPS dan Pantarlih, ini tugas badan-badan penyelenggara pemilu ini.