Riset CSIIS Munculkan 3 Kandidat Capres 2024 Pilihan Warga NU, Ada Erick Thohir

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri BUMN Erick Thohir. Tempo/Tony Hartawan

    Menteri BUMN Erick Thohir. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Riset Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) mendapatkan sejumlah nama calon presiden atau Capres 2024 yang menjadi pilihan warga Nahdlatul Ulama (NU).

    Direktur Eksekutif CSIIS, Sholeh Basyari, menyatakan hasil riset itu memunculkan tiga nama, yakni Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Ganjar Pranowo.

    Di Jawa Tengah terdapat nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Erick Thohir. Di Jawa Barat ada nama Ridwan Kamil, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

    Di Banten nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Erick Thohir, serta di Lampung terdapat nama Erick Thohir, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. "Kemunculan Erick Thohir masuk tiga besar survei, bisa dibaca bahwa pendekatannya kepada komunitas NU cukup efektif," ujar Basyari mengutip Antara, Rabu, 26 Januari 2022.

    Hasil riset lainnya, lanjutnya, muncul nama Yenny Wahid yang mengalahkan politisi NU kawakan dan senior sekelas Muhaimain Iskandar dan Saifullah Yusuf. Ia menduga perubahan itu merupakan respons warga Nahdlatul Ulama atas kebijakan Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, yang ingin menghidupkan Gus Dur.

    Jajak pendapat yang dilakukan CSIIS dilakukan serentak di Probolinggo, Pasuruan, Malang, Yogyakarta, Rembang, Magelang, Tasikmalaya, Cirebon, Pandeglang dan Lampung Tengah. Survei semi riset dilakukan pada 7 Januari 2022.

    Data survei diambil dengan wawancara mendalam. Wawancara secara tidak langsung, responden tidak dalam posisi mengetahui bahwa dia tengah diambil datanya. Contoh dipilih secara purposive yang dimaksudkan untuk mendapatkan orisinalitas data dari responden dan dihindari kemungkinan melebar.

    Responden riset tentang sosok Capres 2024 merupakan santri dari pondok pesantren yang selesai menunaikan salat Jumat. Model ini adalah adaptasi dari exit pollExit poll data diambil dari pemilih setelah keluar dari bilik suara. Exit prayer adalah data diambil setelah responden keluar dari masjid setelah selesai salat Jumat.

    Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan berdasarkan hasil survei, elektoral calon presiden di Pemilu 2024 tergantung pada calon wakil presidennya.

    "Karena pemilu masih dua tahun ke depan, maka calon-calon presiden membutuhkan pendamping yang bisa membantu menambah atau menaikkan elektabilitas mereka," kata dia saat memaparkan hasil survei bertema Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19, Pandemic Fatigue dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024 di Jakarta, Minggu, 9 Januari 2022.

    Menurut dia, meskipun nama-nama seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan selalu berada di posisi teratas survei opini publik, namun kekuatan elektoral ketiganya untuk menarik pemilih tergantung siapa calon yang akan mendampingi. "Artinya siapa di posisi calon wakil sangat menentukan," ujar Burhanuddin.

    Dari hasil survei, kata Burhanuddin, Menteri BUMN Erick Thohir termasuk salah satu nama yang potensial sebagai cawapres. Erick dinilai publik tidak saja mampu menambah elektabilitas calon presiden, tapi juga sisi akseptabilitas (penerimaan). Burhanuddin menilai akseptabilitas penting untuk memuluskan langkah calon presiden. "Erick juga relatif bisa diterima di kalangan elite, khususnya di kalangan elite partai politik yang akan mengusung pasangan capres dan cawapres," ujar dia ihwal survei Capres 2024.

    Baca: Disinggung Soal Capres, Erick Thohir: 2024 Masih Jauh


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.