TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah provinsi di Indonesia pada Minggu, 23 Januari 2022.
Menurut BMKG, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Provinsi Bengkulu, Jambi, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan. Lalu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.
Cuaca serupa berpeluang terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur. Kemudian Gorontalo, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
BMKG meminta warga mewaspadai kemungkinan terjadi bencana alam. Hujan lebat berpotensi memicu banjir dan tanah longsor. Angin kencang bisa menyebabkan pepohonan tumbang dan menimbulkan kerusakan pada bangunan.
BMKG menjelaskan keberadaan sirkulasi siklonik serta daerah pertemuan angin atau daerah konvergensi/konfluensi meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Pusat tekanan rendah atau sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat laut Australia terpantau membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur. Sirkulasi siklonik juga terpantau di Samudra Pasifik utara Papua Barat.
Selain itu, daerah konvergensi terpantau memanjang di pesisir barat Sumatera dari Sumatera Utara hingga Lampung, dari Banten hingga Jawa Barat, di Kalimantan Tengah, dan dari Teluk Cendrawasih hingga Papua.
BMKG mencatat daerah konfluensi terpantau di Laut Jawa bagian timur, Selat Makasssar, Laut Flores, Laut Banda, Laut Timor, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, perairan selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur, dan Laut Arafuru.
Baca: Strategi Anies Entaskan Banjir Jakarta yang Belum Terlihat Hasilnya











